Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Berawal Dari Membaca Majalah Dan Berakhir Dengan ML

Berawal Dari Membaca Majalah Dan Berakhir Dengan ML – kali ini mengisahkan pengalaman Sex seorang Pria yang benama Sigit. Sigit ini bekerja di kantor Pengacara. Pada masa-masa perjalanan dinas ke Jakarta Dia mendapat kenalan di dalam Kereta Api. Perkenalan itupun berjalan fasih dengan perempuan yang mempunyai nama Anggi. Berawal dari perkenalan kesudahannya menjadi sebuah hubungan Sex. Mau tahu kelanjutan ceritanya,,Langsung aja yuk baca dan simak baik baik kisah dewasa ini.

Hey guest perkenalkan nama saya Sigit,,saya bakal berbagi sedikit kisah tentang cerita mesumku,,kejadian ini terjadi pada ketika saya terdapat tugas di Jakarta Tgl 1 maret 2016. Ketika tersebut perjalananku ditemani oleh kereta api,,karena paling nyaman sekali,,pada saat tersebut setelah saya duduk di kereta api saya merasa mengantuk. Saking nyaman-nya saya nyaris tidak tahu bila yg duduk di samping saya ternyata seorang perempuan cantik guest. Sekejap rasa ngantuk saya langsung hilang begitu saja,,,dan sayapun mengupayakan menyapanya.

“Siang Mba?,,”,ucap basa-basi saya.

“Emm.. Siang pun Mas,,”,,jawab perempuan itu.

Oh ya guest,,gambaran dari perempuan cantik ini laksana berikut,,dia memiliki wajah Asmiranda,,postur tubuh laksana Tiyas Mirasih. Dia berkulit putih,,berhidung mancung,,alis mata tebal,,dan memiliki bibir sensual sekali. Kalau saya taksir guna ukuran bra-nya selama 34B. Nampak kencang,,kenyal dan estetis sekali payudaranya dibalik blazer berwarna merah itu. setelah pembicaraan kecil tadi sayapun menguras waktu saya dikereta dengan menyimak majalah bola Fotball. Bisa disebutkan kalau saya ini tergolong maniak bola guest, Eh ternyata majalah bola tersebut pembawa hoki,,karena wanita tersebut ternyata maniak bola juga,,hhe. Kesempatan nih.

“Lagi baca majalah Fotball ya Mas,,pasti mas maniak bola yah,?”,,ucap perempuan itu.

“Iya nih Mba,,emang mengapa Mba,,memangnya Mba seneng bola pun yah,,”,,tanya balik saya.

Benar-benar majalah magic ini,,hha. Akhirnya sepanjang perjalanan tersebut kami-pun berbincang tidak sedikit tentang Fotball.

“Oh iya Mas,,kalau boleh tahu Mas kerja apa di Jakarta?,,”,tanya perempuan itu.

“Oh Saya kerja di kantor pengacara Mba dijakarta, Oh ya mba dari tadi anda ngobrol kog saya belum tahu nama Mba ya,,hhe,,Perkenalkan nama saya Sigit Mba,,kalau nama mba siapa ?,”,,tanya saya.

“Oh iya ya Mas,,hhe, Nama saya Anggi Mas,,salam kenal ya mas ya,,”,,jawab waita itu.

Perbincangan kami-pun semakin seru,,dan pada akhir nya saya tahu namanya juga. Sampai-sampai kesudahannya dia menawarkan guna hangout weekend ini di Jakarta. Lampu hijau nih bikin saya,,tanpa pikir panjang saya-pun menerima tawaranya. Setelah sejumlah jam kami membual tak terasa kami telah sampai Jakarta,,kebetulan kami turun di stasiun yg sama.

“Oh ya, Mas yg jemput siapa memangnya,,kalau tidak terdapat yg jemput ikut saya aja gimana ? Nanti saya anterin sampai destinasi deh Mas,,hhe”,,ucap Anggi.

“Belum tahu nih Mba,,,palingan pun naik taksi, lagian distasiun-kan tidak sedikit Taksi,,hhe,,”,,ucap saya.

“Sudah bersama saya aja nggk usah malu-malu,,nanti biar diantar supir saya sampai lokasi mas,,”,ucap Anggi lagi.

Yasudahlah kesudahannya saya dari stasiun-pun bersama dengan Anggi. Singkat kisah sampailah saya di ujung gang lokasi saya, kesudahannya saya mohon turun di ujung Gang itu.

“Makasih ya see you Anggi !!! kelak saya bakal telefon anda yah,,”,,ucap saya pada Anggi.

“Sama-sama Mas,,see you to Mas,,aku tunggu yah telfonnya.hhe,,”,,balasnya.

Redmi99.com – Sampailah saya di destinasi saya lantas saya bergegas istirahat sebab capek. Tak terasa sang mentari pagi telah menerangi pagiku itu,,kebetulan saya pun harus bangun pagi-pagi sebab saya inginkan pergi ke kantor atasanku. Nah setelah berlalu meeting di kantor,,saya langsung telefon perempuan cantik kemarin.

“Hallo,bisa bicara dengan Anggi,,”ucap saya.

“Dari siapa ini,,”,tanya suatu suara wanita.

“Ini dari Sigit,,teman Anggi dari Malang,,”,,ucap saya agar si Anggi tidak lupa.

“Hi Mas,,apa kabar,,dan gimana acara kami malam ini,,”,,jawab Anggi.

“Saya sih udah siap jemput anda sekarang,,”,,ucap saya.

“Ya langsung aja Mas bila gitu”.

Saya langsung meluncur ke lokasi tinggal Anggi. Gila benar,,ternyata lokasi tinggal si Anggi ini besar dan mobilnya selusin.

“Wah anda malam ini lain sekali ya,,,kelihatan lebih simpel tapi tetep wah. ”ucap saya seraya jelalatan menyaksikan badannya yg ternyata wah wah wah.

“Ah Mas Sigit dapat saja,,saya kan emang begini ini”,,ucap Anggi merendah.

“Gini-gini juga buat pusing saya nih”,,ucap saya menggoda.

Eh ternyata Anggi tersebut mencubit lenganku.

“Mas Sigit pun paling dapat deh,,kemarin katanya karyawan biasa,,kok mobilnya Mercy yg baru”.

“Oh itu,,itu mobil dinas kok?”,,ucap saya.

“Ah Mas ini dapat aja,,masak mobil dinas Mercy baru sih”,,katanya seraya mencubitku.

Malam tersebut kami ke restoran mewah. Selesai santap kami ke pub.

“Mas,,kalo Anggi minum banyak,,nggak pa-pa kan?”,,tanya Anggi.

“Untuk kesehatan sih jangan,,tapi bila sekali-sekali terserah kamu,,masak saya melarang,,nanti anda bilang emangnya elu siapa”.

“Nggak maksudnya Mas Sigit nggak pa-pa ngeliat Anggi minum banyak”.

“Oh tersebut sih Okey,,saya ini nggak tidak sedikit ngatur dan,,‘possesive’,,ke wanita,,yg urgen jgn reseh ya!”,,ucap saya ke Anggi seraya kupegang dan usap kepalanya.

“Kalo gitu anda minum aja Tequila”,,teriak Anggi.

“Aduh ampun deh,,kalo minum itu,,nanti bila saya pun teler siapa yg anter”,,tanya saya.

“Ya anda nggak usah pulang,,kita nginep aja di hotel sebelah”.

“Hah,,kamu serius nih”.

“Iya bener,,kenapa sih,,kok anda belum ngerti pun kalo saya dari kemarin di kereta udah menyimak kamu”,,ucap Anggi seraya menggalayut ke badanku.

Uh mati deh saya,,disosor sama perempuan cantik yg umurnya lumayan jauh di bawahku.

“Ya kalo anda bilang gitu saya ikut aja,,tapi anda nggak nyesel dan emang sadar kan ambil keputusan ini”,,ucap saya sekali lagi guna meyakinkan diriku sendiri.

“Yes darling, I’ve decided and never regret”,,ucap Anggi seraya memelukku dengan sebelah tangannya.

Dan malam tersebut saya minum barangkali sekitar 12 gelas kecil Tequila,,dan Anggi menenggak tidak tidak cukup dari 6 gelas. Kami berdua telah mulai tinggi sebab kebanyakan minum.

“Nggi,,pulang aja ya,,mumpung saya masih dapat nyetir”.

“Iya deh kembali aja,,biar dapat lamaan berduaan sama Mas Sigit”,,jawab Anggi manja.

Di mobil Anggi telah tidak dapat menahan diri lagi.

“Mas, Anggi nggak tahan nih”.

“Kamu inginkan muntah ya”,,tanya saya.

“Bukan,,,bukan itu,,tapi tersebut tuh,,nggak tahan itu”,,tangannya dengan jahil menunjuk-nujuk ke pangkal paha saya.

“Anggi buka ya”,,katanya dan tanpa menantikan aba-aba,tangannya segera menggerayangi reitsleting celana saya dan menerbitkan Kejantananku yg masih separuh tidur.

Dengan perlahan namun pasti,,dilahapnya semua batanganku ke dalam mulutnya yg seksi. Dimainkannya ujung batangku dengan lidahnya. Saya menikmati batangku mengeras dan semakin mengeras.

“Nggi,,,aduh gimana nih sekarang,,kamu tanggung jawab lho”,,ucap saya menggodanya.

“Ya udah deh cari aja hotel”,,ucap Anggi seraya terus mengocok batangku,,dan dengan tangan satunya dia meremas-remas payudaranya sendiri.

Hotel juga pilihannya jatuh di Hotel “ A “ Menteng Prapatan. Kami berdua naik ke kamar telah agak sempoyongan namun ditegak-tegakkan agar kelihatannya sehat. Setibanya di kamar Anggi menyempatkan menelepon ke adiknya.

“Nggin“,,ini saya nginep di Hyatt,,“ A “,,kamar 900,bilangin bokap ya!

Saya begitu datang dari kamar mandi mengenakan handuk saja,,langsung ditubruk dan handuknya ditarik Anggi yg buas itu. Sambil menghirup dada,,perut dan sekujur tubuhku, Anggi dengan tergesa-gesa melepas bajunya dan melemparkannya ke penjuru kamar. Begitu terlepas BRA yg menutupi payudaranya yg padat itu,,terlihat payudaranya yg putih padat dengan putingnya yg tampak kecil mencuat sebab terangsang.

Disambarnya batanganku yg telah tegang sebab melihat keganasan dan tubuh Anggi yg estetis itu. Sambil menaik-turunkan mulutnya mengikutipanjangnya batangku,,tangan kanan Anggi mengelus dan mempermainkan klitoris dan selama bulu Vaginanya sendiri,,serta sesekali tersiar erangan dari mulutnya yg terus menghisap batangku.

Capek dengan kegiatannya,,Anggiitu menjatuhkan badannya ke lokasi tidur seraya mengusung kedua kakinya ke atas. Tangan kirinya mengelus rambut Vag1nanya sendiri,,dan tangan kanannya mempermainkan lipatan-lipatan kulit klitoris di Vag1nanya. Saya menyaksikan Anggi laksana itu,,langsung ikut mengelus bulu Vaginanya yg halus. Kujilat putingnya yg menonjol kecil namun keras,,kujelajahi perutnya yg kencang,,kumainkan ujung lidahku di dekat pusarnya. Dan tersiar erangan Anggi.

“Egghh,,uhh,,”,Langsung kuhujamkan ujung lidahku ke lubang Vag1nanya yg telah basah,,dengan kedua jempolku, kudorong ke atas lipatan klitorisnya,,kupermainkan ujung lidahku di dekat klitoris itu.

“Uuhh,,egghh,,ahh,,”teriak Anggi.

Karena tidak tahan lagi,,langsung saja kumasukan batang kejantananku yg dari tadi sudah paling keras. Dan ternyata basahnya Vagina Anggi tidak menyebabkan rasa licin sama sekali,,karena lubangnya masih terasa sempit dan susah ditembusnya. Begitu terasa semua batang kemaluanku masuk di dalam jepitan lubang Vagina Anggi,,perlahan-lahan kupompa terbit dan masuk lubangnikmat itu. Belum terlampau lama saya memompa Vagina Anggi,,tiba-tiba.

“Aaahh,,uugghh”,,teriak Anggi,,rupanya dia telah orgasme.

Saya mempercepat gerakan dan teriakan Anggi semakin menjadi-jadi,,lalu kuhentikan tiba-tiba sambil mengurangi dan memasukkan batang kejatananku sedalam mungkin kelubang Vaginanya.

“Oh.. Oh.. Oh,,that was so nice darling,,let’s make another,,”katanya.

Kubalikkan badannya telungkup ke lokasi tidur, dan dari belakang kupompa lagi terbit masuk lubang Vaginanya yg ketat itu, kurebahkan badanku menempel ke punggung Anggi dan kugerakkan pinggulku secepatnya.

“Uh,,uh,,uh,,uh,,aduh Mas enak sekali,,aahh”,,teriak Anggi lagi sebab orgasme yg kedua.

Tapi kali ini saya tidak stop,,karena saya pun sudah menikmati denyutan yg memuncak di sepanjang batangku. Dan dengan kecepatan sarat kupompa terbit masuk lubang Vag1na ketat itu. Diiringi erangan yg semakin menjadi-jadi dari Anggi,,akhirnya saya pun mencapai klimaksnya.

Paginya sebab hari Minggu,,saya tidak terlampau resah guna bangun pagi. Apalagi saya kini sedang menginap di,,“ A “,,bersama Anggi. Waktu saya bangun kulihat jam di meja samping lokasi tidur,,eh baru jam 8:00 pagi. Kepala masih nyut-nyutan,,dan kamar masih gelap sekali,,tapi saya tetap bangun dan ke kamar mandi. Setelah sikat gigi dan,,“nyetor saham”,,saya langsung ke lokasi tidur lagi dan masuk ke balik selimut.

“Emm, Mas kok pagi-pagi telah bangun sih. Uuhh,,tangan anda tuh dingin,,jgn nempel-nempel dong!”,,ucap Anggi protes.

Tapi tanpa menghiraukan protes Anggi,,saya tetap menempelkan badanku ke badan Anggi yg pun telanjang bulat. Dari belakang kupeluk badannya yg padat berisi,,dengan tangan kananku,,kuraba buah payudaranya yg menonjol. Saya memainkan jari-jariku di dekat putingnya yg terasa menonjol kecil. Kurasakan badan Anggi menggeliat tidak banyak tapi lantas diam kembali. Kulanjutkan lagi rabaanku ke wilayah perut mengarah ke rambut-rambut halus di dekat Vaginanya.

Perlahan-lahan kuusap-usap rambut-rambut itu,,dan di balik rambutnya kuraba dan mainkan klitoris Anggi.

“Emm,,ehh, Mas,,uhh, Mas,,ya tersebut di situ enak, terus ya,,”,,ucap Anggi tiba-tiba.

Tanpa terasa,,batangku mulai mengeras lagi. Tidak pikir lama-lama langsung kutempelkan pinggulku ke pantat Anggi. Terasa Kejantananku tepat di belahan pantat Anggi. Tanganku tetap kumainkan di wilayah Vag1nanya, dan saya dapat merasakan Vaginanya mulai basah. Segera kuarahkan ujung batangku ke lubang Vagina Anggi.

“Aghh,,”,,erang Anggi ketika ujung batangku agak dengan paksa menusuk ke liang Vag1nanya.

Kugenjot Kejantananku hingga akhirnya.

“Akhh”,,erang Anggi rupanya dia telah sampai.

cerita seks – Anggi melepas Kejantananku dari lubang Vaginanya, dan memintsaya untuk istirahat terlentang. Lalu dengan perlahan lagi,,dia naik ke atas badanku dan mulai memasukkan Kejantananku yg awalnya sudah nyaris mencapai puncaknya. Anggi menghadap ke arahku,,sehingga tampak wajahnyayg cantik serta buah payudaranya yg menonjol besar. Pinggul Anggi meliuk-liuk memunculkan rasa enak dan ngilu di sepanjang dan ujung Kejantananku yg terjepit erat salah satu Vagina Anggi. Kuraih buah dada Anggi dan kuremas-remas.

Bandar Q – “Ohh,,yes,,yes,,yah terus Mas,,oouhh enaknya,,ya,,”teriak Anggi seraya menggeleng-gelengkan kepalanya secara membabi buta.

Togel Hongkong -Rambutnya yg agak panjang tampak menyabet ke kiri dan ke kanan. dan tak lama lantas kami pun menjangkau puncak secara bersamaan. Begitulah kisahku bareng Anggi,dan semenjak saat tersebut saya sering mengerjakan hu yg melelahkan sekaligus mengasyikkan hubungan sex bareng Anggi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *