Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Cerita Dewasa | Cerita Seks | Delia Pelampiasan Nafsu Birahiku

Delia Pelampiasan Nafsu Birahiku – Terlebih dahulu aku hendak memperkenalkan diriku, namaku Banu. Aku akan mengisahkan pengalaman sex ku yang terjadi waktu ruang belajar 2 SMA. Aku tergolong orang yang haus bakal sex dan memiliki nafsu yang besar. Demi kepuasan sex ku kadang aku mengerjakan hal diluar kendali. Di sekolahan aku punya kegemaran ngintip cewek-cewek di toilet sekolahan seraya onani. Kadang pula aku mengintip cewek-cewek yang sedang pelajaran cheerleaders seringkali kalau pelajaran cewek-cewek tersebut memakai celana yang seksi, kadang pun memakai rok mini jadi aku tidak jarang kali berimajinasi seraya mengocok batang kontolku.

Pernah pun aku nekat masuk ke ruang ganti cewek yang sedang ganti baju olahraga, aku menyaksikan paha-paha mulus dan pun CDnya. Tidak melulu siswi-siswi di sekolahan saja yang jadi pelampiasanku, bahkan guru wanita yang masih muda dan cantik jadi bahan imajinasiku.

Dan kali ini aku akan mengisahkan pengalaman sex ku dengan di antara siswi yang terdapat di sekolahanku, namanya Delia.

Hari tersebut tidak laksana biasanya, nafsuku tidak begitu bergejolak, melulu biasa-biasa saja saat melihat Delia. Yang terdapat aku justeru jatuh cinta sama Delia,,kayaknya sih Delia pun cinta sama aku. Teman-temanku tidak jarang mencomblangkan aku dengannya.

Delia orangnya biasa saja tidak begitu cantik dan seksi. Badannya tidak mengandung banget,,bokongnya juga tidak bahenol lagipula toketnya barangkali ukuran BHnya hanya 34 tidak begitu montok. Tapi dia mempunyai kulit yang cukup putih mulus. Aku suka mencuri-curi pandang kearahnya. Di depan Delia aku tidak jarang kali JAIM (Jaga Image),,aku berencana bila nanti telah jadian baru bakal kuapa-apain dia. Hehehhe.

Hari tersebut juga aku menjalankan lagi pekerjaan nekadku sebab hari tersebut cewek-cewek cheerleader mau pelajaran gladi bersih jadi otomatis bakal akan mengupayakan kostum cheerleadersnya yang tidak banyak terbuka dan seksi. Pertama-tama aku bersembunyi dulu di toilet cewek. Tak lama lantas grup cheer masuk dan mereka berganti baju cheer. Disitu aku melihat sekian banyak model CD yang mereka pakai. Ada sejumlah memakai model Gstring. Mulai dari warna merah menyala,,putih polos dll.

Otomatis batang kontolku jadi menegang, kemudian aku perlahan membuka retsleting celanaku. Aku mulai mengerjakan onani. Dan tiba-tiba terdapat seseorang yang memperbaiki rok abu-abu ke tembok toilet. Kalau disaksikan sepatunya sih tersebut milik Delia. Kulihat jelas paha yang putih mulus. Batang kontolku juga semakin mengeras. Tapi sebelum spremaku sukses menyemprot,,cewek-cewek cheer sudah terbit semua dari toilet. Akupun segera beralih tempat ke dalam kelas. Kulanjutkan onaniku di dalam ruang belajar sambil mengintip duduk di kursi dekat jendela dan menyaksikan nak cheer latihan.

Redmi99.net – Betapa seksi-seksinya cewek-cewek itu. Belum juga sukses ngecrot lagi tiba-tiba ada rekan cewekku masuk ke dalam kelasku,,belum sempat pun aku memperbaiki celana, Delia menyaksikan kearahku. Betapa kegetnya aku ternyata yang masuk ialah Delia. Kaget dan Maluku tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Delia pun separuh berteriak bertanya padaku.

“Hay Banu,,kamu lagi ngapain?”,tanyanya seraya menatap tajam melihatku dengan separuh tersenyum malu-malu.

“Oh,,eehh…Delia,,aku,,”,,jawabku terbata-bata.

“Dasar kamu…sini bantuin aku cari kitab LKS”,,sahutnya lagi.

Sejenak aku jadi bingung, yang jelas-jelas dia menyaksikan aku lagi ngocok justeru disuruh tolong cari buku. Dengan pura-pura tidak terjadi apa-apa,,aku langsung menghampirinya dan membuka serta mencari-cari di lemari kelas. Delia berdiri di dekatku seraya membungkuk. Waktu aku sedang mencari-cari buku,,aku menyadari bila Delia menyimak aku. Saat kulihati dia dan kutanya.

“Hy Delia kenapa anda melihat aku terus?”,tanyaku berpura-pura.

“Ehhh…gakpapa kog”,,jawabnya tidak banyak gugup. Lalu sekilas kulihat leher seragamnya agak turun,,sehingga toketnya yang terbalut BH jadi terlihat. Memang sih ukurannya tidak begitu besar,,tapi tersebut membuat gairah nafsuku bangkit. Aku kemudian meneruskan mencari kitab lagi,,tapi dengan tiba-tiba Delia menghirup pipiku kananku dengan lembut. Dan tersebut membuat bulu kudukku jadi berdiri apalgi ciumanya merambat ke wilayah kupingku. Aku mendesah kecil

“Ahhh…Deliaaa”.

Ciuman Deliapun beralih ke mulutku,,akupun menjawab ciuammnya itu. Kulumat mulut dan lidahnya,,ciuman kami semakin panas. Delia kemudian melingkari kedua tangannya di leherku. Kubalas dengan kupeluk pinggangnya seraya sesekali kuremas pantatnya. Ternyata nafsu Delia sama dengan nafsuku. Kumasukkan di antara tanganku menyelinap di balik punggungnya lewat seragamnya yang telah keluar.

Kuelus punggungnya. Ciuman kami cukup lama. Delia benar-benar merasakan ciuman kami. Tak lama lantas Delia lalu mencungkil kancing bajunya sendiri dan kancing kemejaku juga. Waktu tersebut aku kebetulan tidak menggunakan kaos dalam,,jadi tidak terlampau repot-repot.

Delia lalu mencungkil BHnya,,kulihat toketnya nampak kencang dan tidak banyak membesar,,mungkin sebab ereksinya cewek. Apalagi ketika aku mulai merabanya,,terasa sekali alangkah kencangnya toket Delia. Putingnya berwarna merah muda. Masih dalam posisi berdiri,,kuturunkan kepalaku dan kuelus toketnya yang estetis itu dengan lidahku. Kujilati semua toketnya. Delia merasakan setiap jilatan dan hisapan yang kulakukan pada putingnya.

“Aahhh,,sssthhh,,aahhh,,”,,desahan yang terbit dari mulutnya.

Setelah puas menghisap putingnya. Kemudian Delia menuntunku guna duduk di kursi,,dia melepas celana abu-abuku dan pun CDku. Rupannya Delia hendak mengulum batang kontolku. Sebelum Delia mengerjakan aksinya dia mengawali dengan mengocoknya dulu dengan tanganya seraya mendesah. Baru kali ini aku menikmati batang kontolku dikocok oleh perempuan. Dan benar kata orang rasanya laksana terkena getaran atau sengatan listrik.

Dengan mendadak kontolku langsung tegak berdiri. Delia pelan-pelan memasukkan kepala kontolku ke mulutnya. Saat mulutnya tentang ujung kontolku,,aku dengan refleks mendongakkan kepalaku ke atas,,kedua tanganku memegang erat pinggir meja dan kursi dengan keras. Rasanya benar-benar nikmat sekali.

Delia pun sesekali menghisap kontolku. Delia memegang pangkal batang kontolku dengan keras. Delia kadang pun mengelus bulu testisku dan menjilatinya membuatku paling geli tetapi bukan geli guna tertawa,,melainkan geli nikmat. Selama pekerjaan sex itu,,aku dan Delia tidak menerbitkan sepatah katapun kecuali melulu mendesah.

Tidak lama lantas Delia mulai mengonanikan aku. Sejenak aku beranggapan mungkin dia belum inginkan perawannya hilang,,tapi aku tidak perduli. Aku menerima kocokannya yang ternyata lebih enak daripada kocokanku sendiri. Apalagi bila kocokan tangannya tentang pangkal kepala kontolku, Rasanya laksana tersengat aliran listrik ratusan volt. Mungkin sebab nafsuku yang sudah paling besar,,aku hamper menjangkau orgasme.

Kemudian kusuruh Delia bersiap guna menyedot kontolku.

“Deliaaa,,,aku inginkan keluaaarrr…sedot ya sayaaannggg,,”,,pintaku.

Tanpa beranggapan panjang Delia pun kemudian membuka rongga mulutnya di depan batang kontolku. Dan lalu,”Crooottt…crooott..ccroooott,,”,,menyemburlah spermaku ke dalam mulutnya,,tapi setelah sejumlah semprotan,,aku sempat berhenti sejumlah detik dan kuangkat badan Delia. Aku bermaksud untuk mengguyur spermaku tidak melulu di wajahnya saja,,namun di toketnya pun seperti di film-film biru yang tidak jarang aku tonton. Sisa spermaku pun mengairi dadanya.

Delia lantas terdiam sejenak,,dia mencampakkan badannya ke kursi sebab kelelahannya,,sambil melihati dadanya yang tersiram air mani,,dia pun mengelap wajahnya yang lebih sarat dengan cairan hangat putih kental dengan telapak tangannya. Delia kemudian berkata.

“Pejuhmu tidak sedikit banget sihh,,”,,sambil tersenyum. Kemudian dia bangkit untuk memungut handuk kecil yang tidak jarang ia bawa dari tasnya dan lanjut mencuci spermaku lagi.

Setelah itu,,dengan masih telanjang bulat dia menempati pahaku seraya melingkari tangannya di leherku. Lalu ia berkata,

“Banu,,yang ini tidak boleh dulu ya ( sambil membelai memeknya ),,kamu bila ngecrot aku oral lagi aja ya”,,katanya manja.

Aku langsung memahami maksudnya dengan mengangguk seraya tersenyum. Kemudian,,setelah dia memelukku dengan erat,,dia menyuruhku agar segera berpakaian.

“Ayo Banu,,pakai pakaiannya lagi,,entar keburu terdapat guru atau murid lain yang menyaksikan kita” katanya.

Aku dan Delia juga segera berpakaian dan keluar ruang belajar dengan hati-hati setelah memungut LKS yang dia cari tadi dan memasang tampang biasa-biasa agar tidak dicurigai.

Bandar PKV – Malamnya,,akhirnya aku dan Delia sah jadian. Lumayan mengherankan kan,,terbalik,,jadian sesudah bercinta duluan. Sejak itu sampai sekarang,,aku tidak pernah lagi mengintip dan onani menyaksikan cewek cheers,,di toilet cewek ataupun guru-guru wanita.

Togel HK – Sekarang aku punya Delia yang jadi pelampiasan nafsuku.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *