<TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DI SITUS KAMI DAN JANGAN LUPA DI BAGI KE TEMAN TEMAN LINK KAMI YA
Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR AKUN DISINIAyo Daftar Di Situs Pkv Games BAGIQQ Dengan Minimal Deposit Rp10,000 Dapatkan Juga Bonus Dari Kami Turnover 0,5% Dan Refferal 20%. Di Jamin Mudah Menang Win Rate Tinggi

Cerita Dewasa | Cerita Seks | Iseng Dapet Nikmat

Iseng Dapet Nikmat – ini bermula dari keisengan ku yang selalu mengupayakan hal-hal baru. Malam tersebut hari senin temanku yang mempunyai nama Herman datang ke lokasi kost ku dan dia bercerita tentang petualangannya menggali cewek penjaga toko. Karena aku adalahtipe orang yang nggak gampang percaya dengan omongan orang,,maka aku menyuruh Herman untuk memperlihatkan omongannya. Tepat pukul 20.30,,herman mengajakku pergi ke pertokoan yang letaknya nggak begitu jauh dengan kostku. Sekitar 15menit perjalanan kami dan kesudahannya kami hingga di pertokoan yang Herman maksud.

Tapi sesampainya di sana toko-toko telah pada inginkan tutup dan kamipun menginjak salah satu TOSERBA di sana yang masih buka. Langsung saja aku mengarah ke counter pakaian,,sambil berkeliling pura-pura menggali baju yang bakal aku beli. Kebetulan toko telah sepi sebab mau tutup. Dan pengunjungnya hanya ada sejumlah orang saja.

“Permisi mas,,ada yang dapat saya tolong untuk memilih bajunya?”,,tanyanya tiba-tiba. Kontan saja aku agak tidak banyak kaget.

Begitu aku menoleh kearah cewek itu,,aku menyaksikan sesosok cewek cantik yang mukanya serupa dengan di antara artis Indonesia.

“Iya mbak,,tolong carikan jean yang model ini dengan no.33 ya mbak”,,jawabku. Si mbak juga lanats mencarikan jeans yang ku maksud.

Karena letaknya di unsur bawah,,maka si mbak menggali dengan membungkukkan badan. Si mbak menggunakan rok yang paling mini,,maka paha mulusnya juga terlihat di depanku.

“Gila mulus bener nih paha”,,kataku dalam hati. Dan pikiranku pin jadi ngeres seketika.

“Nih mas celananaya“,,katanya seraya menyodorkan jean yang sudah dia temukan.

“Iya mbak terima kasih”,,jawabku. Lalu si mbak juga menyebutkan bon guna dikasihkan ke kasir.

“Maaf mbak boleh berkenalan?”,,tanyaku memulai pembicaraan.

“Bella”,,jawabnya seraya mengulurkan tangan.

“Aku,,rizal”,,kataku.

“Maaf mas ini bonnya”,,katanya lembut.

“Iya makasih mbak,,maaf bila boleh tahu mbaknya kembali jam berapa?”,,tanyaku berbasa-basi.

“Nanti jam 21.30 terdapat apa mas,,emangnya mas’e inginkan nganter?”,,tanya dia menantang.

“Gapapa bila situ nggak keberatan”,,jawabku mantap.

Tak lama lantas ada pemberitahuan dari pengeras suara bahwa toko inginkan tutup. Aku segera menunaikan belanjaanku di kasir. Kemudian aku dan kawanku menantikan Bella terbit dari toko. Tak lama lantas terlihatlah Bella mengarah ke ke arahku.

“Maaf ya nunggu lama?”,,katanya.

“Lumayan lama,,,habisnya yang dirindukan cewek cakep sih” kataku menggoda.

“Iih dapat aja anda mas”,,kata Bella seraya nyubit pinggangku.Kami bertiga pun berlangsung meninggalkan toko tersebut mengarah ke area parker toko.

“Bella rumahnya mana sih”,,tanyaku.

“Saya di Jl. Supriyadi mas”,,katanya.

“Oke bila begitu”,,jawabku.

Kustarter Katana tahun 90-an yang telah menemani ku nyaris 5 tahun ini.

“Zal,,turunin aku disini aja”,kata Herman ketika mobil melalui panti pijat di Jl. Supriyadi. Akupun menurutinya dan mobil juga kuhentikan,,,herman turun langsung masuk ke panti pijat tersebut. Temanku yang satu ini memeng tak waras bener. Akupun kemudian melanjutkan perjalanan bareng Bella.

“Nanti turun depan situ Zal yang terdapat pagar warna ijo”,,tunjuk Bella.

Setelah hingga di lokasi yang Bella tuju kamipun turun. Tempat kost Bella telah terlihat sepi,,penghuninya telah pada tidur. Akupun diajak masuk di kost Bella.

“Silakan duduk mas”,,katanya.

“Panggil aja namaku biar lebih akrab” kataku sok akrab.

Bella juga permisi ke dapur untuk menciptakan minuman. Kamar Bella berukuran 3 X 4 meter,,di dalamnya melulu ada TV,,VCD,,meja kursi dan lokasi tidur. Kasurnya ditaruh di bawah di atas karpet. Kucoba untuk menyaksikan koleksi VCD-nya,,ternyata terdapat VCD pornonya. Ketika aku menyaksikan VCD pornonya Bella masuk ke kamar dengan membawa segelas teh hangat. Dia telah berganti pakaian,,memakai kaos street dan celana pendek.

“Gila seksi banget ni cewek”,,pikirku.

“Diminum tehnya Zal mumpung masih hangat”,,kata Bella.

“Kamu ternyata suka sama film blue pun ya Bel?”,,tanyaku.

“Nggak begitu pun aku melihat bila cuma lagi suntuk dan perlu aja”,,katanya.

“Butuh apa emangnya?”,,tanyaku berlagak bodoh.

“Ya perlu gitu tuh…hahahaaa”,,katanya seraya tertawa.

“Aku inginkan lihat VCDnya boleh?”,,kataku.

“Boleh,,silakan saja. Asal dapat nahan diri lho ya…resiko ditanggung sendiri,,,xixixiii”,,katanya seraya meringis genit.

Aku juga mulai mengobarkan VCD dan menontonnya. Disitu ditunjukkan seorang perempuan yang diikat tangan kakinya di ranjang dan diblokir matanya, disetubuhi oleh pria dengan nafsunya.

“Ahh,,no,,,no,,uhshh”,,jerit perempuan tersebut seraya menggoyang-goyangkan pinggulnya.

“Eh Den,,kalau yang tersebut saya pun belum liat tuh”,,kata Sheilla.

Kemudian Sheilla juga duduk di samping saya. Terlihat lagi lantas ikatan tali tersebut dilepas dan si perempuan menungging dan si pria berdiri di belakangnya dan mulai menyetubuhinya dengan gaya anjing.

“Ohh,,yess,,ahh,,ahh,,yess,,yess”,,jerit perempuan tersebut.

Sheilla duduk semakin menghampiri ke tubuhku saat menyaksikan adegan itu dan dadanya justeru digesekkan ke lenganku. BandarQ Online Terpercaya

“Wah,,kayaknya dia terangsang nih”,,pikir saya.

Kemudian adegan juga semakin seru,,si perempuan menggoyang maju mundurkan pantatnya mengimbangi laju kemaluan laki-laki itu ke dalam ke kemaluannya.

“Oohh baby,,yess,,ahhk”,,jerit wanita itu dan Sheilla juga semakin menggesekkan dadanya ke lenganku dan kesudahannya saya beranikan diri guna memegang dadanya dan ternyata Sheilla diam saja seraya terus menyimak gambar. Saya semakin berani dengan menghirup bibirnya,,yang dijawab dengan ciuman pula oleh Sheilla.

Akhirnya saya dan Sheilla pun tercebur dalam acara pagut memagut yang paling seru. Lidah kami saling melilit satu sama lain. Kemudian Sheilla mencungkil kaos streetnya. Saat kaos hingga di kepalanya dan matanya masih tertutup kaos tersebut,,saya menciumi bibirnya dengan ganas.

“Mmm”,,dan dijawab dengan buas pula oleh Sheilla.

Akhirnya saya turun ke bawah menciumi lehernya yang panjang dan agak melengkung ke depan berbentuk laksana kuda. Kata orang sih perempuan dengan format leher laksana ini nafsunya besar.

Kemudian Sheila juga mendesah.

“Oohh,,shh,,shh”,,dan lantas saya buka kaitan branya dengan gigi saya dan terpampang di depan mata saya gundukan gunung kembar berbentuk kerucut dengan puncaknya berwarna merah muda. Langsung saya jilati dari lembah gunung kembar itu terus mengarah ke ke puncaknya.

“Aakhh,,okhh,,denn,,shh,,jangann,,jangan Den,,jangan,,jangan hentikan Den”,,hanya kata tersebut yang terbit dari bibir Sheilla.

Wah tak waras juga nih cewek,,masih sempat berkelakar dalam kenikmatan. Tak lama lantas ujung gunung kembar itupun pulang menjadi keras laksana penghapus pensil dan semakin keras saja. Selanjutnya berakhir mengerjakan tugas di puncak gunung,,saya turun sedikit mengarah ke lembah dan tepat di atas pusar saya jilati lagi. Terus saya berhenti.

“Aahh,,shh,,loh,,sshh kok berhenti?,,sshh”,,tanya Sheila.

“Shell anda punya susu kental manis nggak?”,,tanya saya.

“Loh kan udah terdapat susu kenyal nikmat”,,katanya.

“Beneran nih Shell”,,kata saya.“Tuh di atas meja”,,katanya seraya menunjuk ke meja.

Langsung saja saya ambil dan saya bawa mengarah ke ke Sheilla.

“Wah inginkan diapain Den?”,,tanyanya.

“Biar lebih manis”,,kata saya seraya mengoleskan susu kental itu ke wilayah di selama pusar Sheilla dan menjilatinya.

“Wah tubuhmu memang lezat gunakan susu ini Sheilla,,mmh,,slurpp”,,kata saya seraya menjilat dan menghisap-hisap tubuhnya.

“Ahh,,shh,,ukhh,,ss”,,desah Sheila.

Kemudian saya mulai membuka celana pendek Sheilla dan membuka celana dalam warna kremnya. Dan setelah semua susu kental di tubuh Sheilla habis,,saya langsung turun ke wilayah selangkangan Sheilla. Posisi Sheilla kini tidur di sofa dengan kaki mengangkang menyusun huruf M dan saya duduk di bawah dan menjilati pangkal pahanya.

“Mmm,,mm,,slurpp,,mmh,,saya jilati semua permukaan rambut di wilayah segitiga terlarang itu di situ tumbuh dengan lebatnya rambut-rambut halus laksana hutan tropis Kalimantan sebelum kebakaran.

Kujilati sampai rambut di situ basah seluruh dan lantas saya mengarah ke ke bibir-bibir kemaluan Sheilla. Kujilati bibir-bibir estetis tersebut dengan ganasnya.

“Okhh,,akkhh,,yess,,,denn,,ahh”,,desah Sheilla seraya mengusung pinggulnya.

Kemudian kusingkap kedua bibir untuk memahami rahasia di dalam kemaluannya. Terlihat dengan jelas tonjolan daging yang terdapat di dalamnya dan kujilati dengan lidahku. “Ohh,,di situu terus Den,,akhh,,oukhh,,akk”,,jerit Sheilla ketika saya jilati daging, yang biasa dinamakan klitoris.

Setelah menjilati daging tersebut,,kumasukkan tanganku ke dalamnya terasa terdapat yang menyedot jariku. dan kugesek-gesekkan jari-jariku ke dalam kemaluan Sheilla dan terasa daging yang bergelombang-gelombang di dalamnya. Mungkin ini yang dinamakan G-spot pikir saya. Langsung saja saya korek-korek wilayah situ. Sheilla juga semakin tak terkendali.

“Aahh,,sshh,,ohkk,,uhh,,yess,,dennyy,,teruss,,ahkkh”,,jeritnya semakin nggak jelas.

Saya semakin memperbesar frekuensi mengobrak-abrik wilayah tersebut,,yang kian lama terasa semakin basah dan semakin menyedot-nyedot jariku.

Tak lama kemudian.

“Ohh,,dennyy,,shh,,akkhh”,,jerit Sheilla mengejang tanda menjangkau klimaks dan jariku di dalamnya juga semakin basah oleh semburan air dari dalam kemaluannya.

Kemudian saya keluarkan tangan saya dari genggaman kemaluannya dan menciumi Sheilla.

“Sudah puas sayang?”,,tanya saya. Dia juga tersenyum genit.

Kemudian Sheilla saya rebahkan di karpet dan saya ambil inisiatif 69 dan saya mulai menjilati kemaluan Sheilla.

“Den,,masih ngilu,,kamu aja yang saya jilatin deh!”,,kata Sheilla.

Saya langsung duduk di sofa dan Sheilla mulai menjilati kemaluan saya. Dia jilat kantung kemaluan saya dengan nikmatnya seraya sekali-kali melirik ke arah saya. Kemudian dia menjilati batangan saya yang 7 inchi menyusuri jejak urat-urat yang menonjol di situ. Saya cuma dapat bilang,

“Ahh,,ohh,,shh”,,saat dia menjilati batangan saya.

Dia juga lalu mulai menjilati kepala kemaluan saya yang laksana helm astronot seraya memainkan lubangnya dengan lidah yang menari-nari di atasnya. kemaluan saya juga semakin tegang saja, dan lantas dia mulai memasukkan dan menerbitkan kemaluan saya di dalam mulutnya dengan frekuensi tinggi, sampai-sampai dengan gerak reflek saya maju mundurkan kemaluan saya seraya memegangi rambutnya.

Setelah nyaris 6 menit selesai sepertinya dia telah capai sebab saya nggak keluar-keluar juga. Akhirnya dia juga menghentikan aktifitasnya.

“Denn.. lama bener sih keluarnya,,masukin ke kemaluan aja ya biar cepet keluar!”,,katanya.

Kemudian Sheilla memungut sesuatu dari lemarinya. Ternyata dia memungut kondom yang bentuknya lucu laksana ikan lele,,ada sungutnya. Dan menyerahkan ke saya.

“Nih Den pake,,biar saya nikmat dan tahan lama”,,katanya.

Lalu saya memakaikan kondom itu ke kemaluan saya dan Sheilla telah siap tempur dengan istirahat telentang dan kakinya menyusun huruf M. Langsung saya masukkan kemaluan saya ke dalam kemaluan Sheilla. Wah,,ternyata masih seret pun nih lubangnya pikir saya. Dan dengan desakan sedikit tenaga masuklah batang saya ke dalam cengkraman kemaluannya. Saya dorong terbit masuk kemaluan saya ke dalam kemaluannya.

“Aahh,,oohh,,shh,,,akhh,,shh,,teruss,,denn,,ahh”,,desah Sheilla semakin tak beraturan.

Kemudian saya berhenti,,kemaluan saya di dalam kemaluannya dan memainkannya laksana orang sedang menyangga air pipis.

“Ih,,kamu nakal,,den”,,dan Sheilla ganti membalasnya dengan perlakuan laksana saya.

Saat dia mengerjakan hal tersebut,,kemaluannya terasa menjepit-jepit semua batang kemaluan saya secara periodik, dan menciptakan saya tak dapat mengendalikan diri.

Kemudian saya genjot lagi kemaluan saya dan menggesekkan sungut-sungut pada kondom,,sepertinya menciptakan sensasi tersendiri pada kemaluannya. “Ahh,,oohh,,denny,,sungut lelemu,,ohkss,,akk,,yes ahh,,ohkk”,,jerit Sheilla merasakan sungut lele dan dia juga menggoyangkan pinggulnya semakin powerful dan berbunyi kecipak-cipak ketika saya memasuk-keluarkan kejantanan saya di dalam kewanitaan Sheilla yang kian basah.

REDMIQQ – Setelah 15 menit lantas Sheilla mendesah.

“Deny,,ouchh,,akuu,,mmaauu,,akh,,sampaii”,,tak lama lantas terasa tumpahan cairan dari kemaluan Sheilla menciptakan batang kemaluan saya panas dan terasa terdapat yang menghisap-hisap kemaluan saya yang menciptakan saya tak dapat mengendalikan diri dan keluarlah lahar panas dari kemaluan saya pada kantong kondom di dalam kemaluan Sheilla.

HITSBOLA – Kami berdua juga lemas dalam kenikmatan. Saya biarkan kemaluan saya di dalam kemaluan Sheilla hingga hilang hisapan-hisapan dari kemaluannya. Kemudian kukeluarkan kemaluan saya dan saya lepas kondom dan saya berikan ke Sheilla.

“Nih, sumbangkan ke bank sperma”,,kata saya.

BANDARPKV – Dia juga tersenyum genit dan pergi ke kamar mandi untuk melemparkan kondom tersebut. Kemudian kami juga tertidur dengan tubuh tanpa busana hingga keesokan harinya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *