Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Cerita Dewasa | Cerita Seks | Pegawai Bank Pengobat Nafsu

Pegawai Bank Pengobat Nafsu – Kisah sex ini menceritakan kisah sex nyata dari seorang owner Showroom mobil yang mempunyai nama Adhen dengan teller bank cantik dan bohay yang mempunyai nama Risha. Berawal dari langganan meminjam modal usaha selesai dengan ML. Ingin Tahu kelanjutanya semua pembaca??? langsung saja simak kisah dibawah ini!!!

Jual beli mobil ialah pekerjaan sehari-hariku. Sebagai seorang empunya Showroom mobil yang lumayan besar pastinya aku tidak jarang kali bekerja sama dengan sejumlah Bank guna menambahkan modal. Panggil saja namaku Adhen,,usiaku 35 tahun dan aku berstatus duda semenjak istriku berselingkuh dengan temanku yang berprofesi sama sepertiku.

Bisa dibilang showroom mobilku ini melayani untuk para kalangan menengah keatas,,karena aku melulu menyediakan mobil bekas yang harganya diatas100 juta,,bahkan sampai aku menyediakan pun mobil yang harga secondnya milyaran rupiah. Aku memasarkan mobil rakitan produksi jepang,,amerika,,dan german.

Shorumku ini terletak di wilayah Serpong Tangerang yang letaknya tidak butuh saya sebutkan,,jangan kepo yah yang terdapat didaerah Serpong,,hha. Bisa dibayangkan semua pembaca andai mobil yang aku jual harganya segitu tentunya showroom mobilku dapat dikatakan showroom besar. Sebagai seorang duda,,aku dapat dibilang duren (duda keren).

Mengapa aku berbicara seperti itu,,karena di samping aku memiliki uang,,dan asset yang dapat dikatakan banyak,,aku pun mempunyai wajah ganteng serta memiliki tubuh yang proposinal. Tinggi,,badan berisi,,dan tentunya isi kantong juga berisi,,hhe. Oh iya sekitar aku menjalani lokasi tinggal tangga dengan mantan istriku dulu aku belum memiliki keturunan.

Sebagai seorang pengusaha pastinya tidak bakal terlepas dari Bank guna meminjam modal dengan destinasi memperbesar usaha. Itu bukan berlaku untuk semua pegusaha besar saja,,namun pengusaha kecilpun tidak luput dari pinjaman modal dari Bank. Okey aku kira lumayan yah basa-basi dan perkenalan mengenai diriku.

REDMIQQ – Dengan menulis kisah ini aku bakal menyebutkan kisah sex yang aku alami dengan seorang pegawai bank yang cantik,,bohay dan pastinya putih bersih. Sebut saja namanya Risha,,dia ialah pegawai bank yang eksklusif menangani semua nasabah Bank yang meminjam modal besar. Risha ini memiliki tinggi badan selama 167 cm,,berat badan 56 kg, ukuran Bra 34 B,,dan memiliki pantat yang sedang tetapi kencang.

Kebetulan Risha ini yang mengurus segala keperluanku andai aku bakal meminjam modal. Sudah 5 kali ini aku meminjam modal pada di antara bank besar yang terdapat dinegara anda ini. Karena track recorku bagus maka pinjaman-pun selalu gampang aku dapatkan. Suatu saat pada siang hari tersebut aku telah memebuat janji dengan Risha untuk membicarakan peminjaman modal.

Karena aku ialah peminjammoal yang tertib dan dapat dibilang peminjam modal besar maka dari Pihak Bank-pun mengajak Risha untuk mengunjungi aku di showroom mobilku. Tepat pukul 1 siang terdapat telfon berbunyi.

“Kringgggg…. Kringgggg…. Kringgggg”,,suara telefon kantorku berbunyi.

Mendengar suara telefon berbunyi aku-pun mengusungnya.

“Halo terdapat apa ya Don,???,”,,ucapku dalam telefon pada pegawaiku yang mempunyai nama Doni.

“Ini pak terdapat Mbak Risha,,katanya dia ma bertemu bapak dan dia dari pihak Bank”,,ucap Doni menjawab.

“Oh iya Don suruh langsung keruangan Gue aja Don”,,jawabku untuk Doni.

“Siap Pak”,,ucap sigap Doni.

Aku memiliki ruangan eksklusif dimana letak ruangan tersebut ada di lantai 2 Shoroom mobilku. Ruangan khususku tersebut aku terdapat kamar dan ruang kerja yang pastinya aku fasilitasi dengan Ac,,Smart TV, Home theater,,sofa,,dan ruang kerja. Dalan ruangan tersebut ada kamar dan ruang kerja,,intinya laksana itu.

Selang sejumlah menit terdengarlah pintu ruangan kerjaku diketuk.

“Dokkkk…. Dokkkk…. Dokkkk”.

“Ya silahkan masuk”,,ucapku.

Masuklah seorang bidadari dengan pakaian seragam Bank yang ketat dan minim,,lalu mengarah ke kearahku dan bersalaman denganku.

“Siang Pak Adhen”,,ucapnya dengan senyuman ramah dan menggemaskan.

“Oh iya Mbak Risha sialhkan duduk,,anggap saja lokasi tinggal sendiri tidak boleh sungkan-sungkan,,hhe”,,ucapku ramah juga.

“Oh iya Mbak inginkan minum apa,,minuma soda atau air mineral”,,tawarku.

“Terserah Pak Adeh saja,,saya nuru,,hhe”,,jawabnya.

“Okey deh bila gitu”,,ucapku.

Kemudian aku bergegas memungut minuman di kulkas yang terdapat dirunaganku ittu. Saat tersebut aku ambilkan minuman soda coca-cola.

“Coca-cola aja yah Mbak,,seger bila siang gini,,silahkan diminum Mbak”,,ucapku sembari menyerahkan minuman soda itu.

“Iya Pak,,terima kasih sebelumnya pak,,hhe”,,ucapnya dengan senyuman manisnya.

Saa tersebut aku kami-pun sejenak mengobroldan berbasa basi. Saat tersebut Risha datang ke Shoeroom mobilku dengan supir dari pihak Bank tetapi supir tersebut ada ruang tunggu lantai 1. Risha siang tersebut benar-benar tampak menggemaskan sekali,,rambut panjang pirang dengan model rambut bawah di blow menciptakan dia semakin menggairahkan saja.

Sejenak berbasa-basi,,kami-pun segera membicarakan tentang peminjaman modal untukku. Sepanjang obrolan kami tersebut aku tidak focus dengan percakapan Risha. Aku yang menyaksikan kearah Risha melulu melamun dan berimajinasi mesum saja,,hha. Kog dapat yah perempuan ini tampak megairahkan sekali.

Aku pandangi secara terus menerus wajah dan payudara Risha yang montok dibalik seragam ketatnya itu. Entah sadar atau tidak andai Risha aku saat aku memandangi Risha sepanjang dia menyatakan prosedur dan proses peminjaman untukku. Fantasiku jadi binal saat itu,,aku membayangkan andai saja Risha inginkan ML denganku tentu akan aku berikan apapun untuknya,,hhe.

Setelah sejumlah saat menyatakan pada akhirnya berlalu juga.

“Bagaimana pak Adhen apakah telah jelas dengan keterangan saya,???”,,ucapnya.

Saat aku tidak sadar bila penjelasan Risha telah selesai sebab aku masih terhanyut dalam lamunan mesumku.

“Pak, Pak Adhen,,kog melamun sih pak,,hayow lagi ngelamunin siapa hayow???,”,,ucapnya.

Seketika tersebut aku-pun barus adar andai sudah selesai.

“Oh iya gimana tadi mbak,,maaf saya nggak konsen karena ngelihatin Mbak,,hhe”,,ucapku sekenanya.

“Ihhhh bapak buat aku malu aja deh, yaudah saya ulang yah pak”,,ucapnnya.

“Udah nggak usahlah,,lagian sayakan telah nasabah lama,,udah tau kog saya prosedurnya, yaudah anda ngobrol aja deh yah”,,ucapku.

“Siap deh pak,,buwat nasabah laksana bapak jangankan ngobrol,,minta yang lainya aja aku kasih,,hhe”,,ucapnya.

“Ah dapat aja deh anda Mbak,,kalau aku minta anda nemenin aku semalam emangnya anda bisa”,,ucapku langsung saja to the point.

Tanpa ragu Risha menjawab.

“Jangankan semalam setahun,,selamanya-pun aku inginkan Pak. Wanita mana sih yang nggak inginkan sama bapak,,udah ganteng,perhatian,tajir lagi,,hhe”,,ucapnya semakin badung saja padaku.

Ini dia yang aku harapkan dari tadi. Nice ternyata Risha Ready to Sex,,hha.

“Wah,,ini seriuskan Mbak,???”,,ucapku meyakinkan.

“Tiga rius Pak Adhen”,,ucapnya genit sembari mengedipkan mata.

Tanpa aku mohon Risha-pun mulai berdiri dan mengarah ke kekursiku. Dia memegang pundak dan mulai menggerayangi leher dan telinga dengan tanganya.

“Ssssshhhhhhh….. Euhhhhhhh”,,tanpa sadar desahku terbit dari bibirku.

“Kenapa Pak,,kog mendesah sih, Horny yah,,hahhaha”,,ucapnya sembari terus menggerayangiku.

“Hehe,,tau banget deh kamu, Ssssshhh,,bentar Ris,,aku tutup dulu yah tirai sama pintunya”,,ucapku kemudian bergegas memblokir tirai dan mengunci pintu.

Selain tersebut aku pun menelfon Doni supaya tidak terdapat satu karyawan-pun yang naik keatas dengan dalil aku sedang metting,,hhe. Aku melakukan seperti tersebut untuk antisipasi saja supaya perbuatan mesum kami tidak terganggu. Hhe. Setelah mengerjakan itu,,tidak aku sangka Risha telah melepas seragamnya dan dia melulu tinggal menggunakan celana dalam serta Bra saja.

Dia duduk diatas kursi dan dia berlenggak lenggok diatas kursi layaknya laksana seorang penari striptis yang terdapat exekutif club.

“Wow,,sexy banget anda Ris,,gila,,,aku sangka anda seliar ini yah”,,ucapku sembari menghampiri kearah Risha.

“Come on Baby,,come to me”,,ucapnya.

Saat tersebut dia berlenggak lenggok diatas kursi sembari menjulurkan lidah kemudian memnggit bibirnya. Benar-benar Profesional banget nih cewek, Ucapku dala hati. Setelah aku berada didepanya diapun segera menggerangi tubuhku sembari mendesah.

“Shhhhhhhh… Ouhhhh baby,,you’r sexy boy baby… Ahhhhh”.

Saat tersebut aku-pun mengimbangi gerilianya padaku dengan mulai melepas Bra kemudian menggerayangi payudaranya.

“Ssssssshhh… Ouhhhhh,,remas terus sayang,,remas toket aku… Ouhhhh”,,ucapnya sembari membuka resleting dan kancing celana panjang jeansku.

Setelah tersebut Risha mencungkil celana jeans dan celana dalamku kebawah.

“Ssssssshhh… penis anda udah siap tempur yah,,hhe”,ucapnya sembari menggenggam penisku dan mengocoknya secara perlahan.

“Iya Ris, Ouhhhhh”,jawabku.

Risha mulai mengocok penisku secara perlahan dengan lembutnya. Penisku yang telah tegak keatas dia mainkan dengan manja. Dimainkanlah kepala penisku dengan ibu jarinya,

“Ouhhhh… Geli Ris… Ahhhhh”,ucapku dengan sarat gairah sembari meremas-remas payudaranya.

Euhhhhh… Iya Honey,,aku pun geli,,terus remas toket aku honey, Ahhhhh”,,ucapny mulai melantur.

Dia memanggilku dengan sebutan sayang,,honey lainya sembari terus mendesah memgocok penisku. Nampaknya dia telah terhanyut dalam keadaan mesum ketika itu. Puas memainkan penisku dengan tanganya mulailah dia mengkulum penisku.

“Ahhhhhhhhhhh… Sssssssshhhhhh,,sepongan anda nikmat sekali sayang, Ahhhhh”,,ucapku sembri memejamkan mataku.

Dia mengkulu dengan lihaynya,,tidak sekalipun penisku terpapar giginya ketika dia mengkulum penisku. Aku yang tidak kuasa menyangga kuluman Risha bukan lagi memainkan payudara Risha. Tanganku berpindah memegang kepala Risha dan medorong kepalanya supaya dia menghisap penisku lebih dalam lagi.

“Ayo sayang,,telan seluruh penisku sayang, Ahhhhh,,telan sampai berakhir batang penisku, Ouhhhhhh”.

Risha memang benar-benar profesional sekali,,dia mengkulum berakhir batang kejantananku didalam mulutnya. Hisapannya benar-benar nimat sekali,,penisku dihisap powerful sekali,

“Ouhhhhh… Ris… Ssssshhhh… Ouhhhhh… Ahhhhh”.

Aku terus meracau sebab memang sepongan Risha nikmat sekali. Dia tidak kalah bila dikomparasikan dengan pemain video bokep. Rish tidak melulu mengkulum penisku,,saat tersebut dia pun menjilati selangkangan,,dan buah zakarku. Ouhhh,,rasanya jantungku inginkan copot saat tersebut karena nikmat dan geli sekali rasanya.

Kurang lebih selama 15 menit Risha mengkulum penisku dengan liarnya.

“Ris,,udah yok anda ML,,aku udah nggak powerful Ris, Ouhhhh”,,pintaku.

Mendengar permintaanku dia-pun segera menghentikan kulumanya. Tanpa membalas dia segera nekepas celana dalam bawah putih yang minim,,tipis dan tidak banyak berenda.

“Ris anda Ml dikamar pribadiku aja yah tidak boleh disini,,nggak enak bila ML diruang kerja”,,ucapku.

“Iya sayang”,,jawabnya singkat.

Dengan sarat birahi aku-pun mennggendong Risa mengarah ke kekkamar. Pintu kamar yang kebetulan terbuka mempermudah aku guna masuk kekamar. Sesampainya dikamar aku rebahkan Risha diranjangku dengan posisi yang telah telanjang bulat. Aku yag telah tidak menyangga nafsuku segera aku tindih Risha dan aku ciumi Risha.

Kami bergerumul diatas ranjangku sembari berciuman dengan sarat nafsu sex. Sembari berciuman aku-pun mengesek-gesekan penisku yang telah tegang sejak tadi pada vagina Risha. Aku gesekan pada bibir vagina dan clitorisnya dengan sarat nafsu. Tubuh Risha menggeliat dan ciumanya pada bibirku mengeras dampak gesekan penisku pada vaginaya.

“Ouhhhhh… Ssshhhh… Ayo masukan sayang,,udah basah memek aku,Ahhhh”,,pintanya.

Karena memang telah basah vagina Risha,,aku-pun mulai menenggelamkan penisku.

“Blessssssssssssssssssssssssss….. Ahhhhhhhhhhhhhhhhh…. Ssssshittttttttttt… Ouhhhh”,,desah Risha.

Risha mendesah saat penisku mulai tertanam didalam vaginanya.

“Ayo sayang,,sodok memek aku sayang… Ahhhh… Ouhhhh”,,ucapnya sarat gairah sex.

“Iya sayang,,aku akan buwat anda ngefly hari ini, Ahhhhh”,,jawabku.

Aku sodok memeknya dengan sarat gairah. Dengan gaya Man on top aku menciptakan Risha mendesah dan menggelincang dengan hebatnya. Aku tarik penisku hingga nyaris terlepas kemudain aku masukan pulang sedalam-dalamnya sampai batang penisku tertetlan berakhir oleh liang senggamnya yang semakin basah itu.

Desahan dan suara percintaan kami bercampur menjadi satu diakamar pribari showroom mobilku. Kulit Risha yang putih bersih seketikaberwarna semu merah sebab hubungan sex kami. Dia terus mendesah sembari memejamkan mata saat aku menyetubuhinya.

“Ouhhh… Ahhh… Ahhh…Ouhhhh Shit baby, Ahhhh… Oouhhh No”,,desah liarnya.

Dengan sepenuh tenaga aku terus menggenjot vagina Risha dengan penisku yang panjang dan berurat. Risha nampak nikmat dan gelingsutan ketika bersangkutan sex denganku. Memeknya semakin lama semakin basah saja,,entah dia telah orgasme berapa kali. Yang aku tahu andai memek perempuan basah tersebut tandanya dia telah orgasme.

Menit demi menit berlalu,,dan percintaan kami semakin memanas saja. Tidak terasa jarum jam telah menunjukan pukul 14.15 wib. Nampaknya kami bercinta sudah lumayan lama,,karena sebelum mengawali percintaan kami tadi jam tanganku menunjukan pukul 13.30 wib. Semakin lama semakin cepat sodokanku pada vagina Risha.

Selang sejumlah detik aku merasa terdapat sesuatu yang mendesak dari batang penisku. Aku tahu tersebut tanda bahwa aku bakal orgasme.

“Sayang aku mau terbit nih,,keluarin dimana, Ouhhhh”,tanyaku.

“Terserah anda sayang.. Ahhhh,,aku nggak akan hamil sekalipun anda memuntahkan pejuh kami didadalam memekku, Ahhhhh”,,ucapnya tampak sangat merasakan penisku.

Aku genjot vagina Risha dengan gerakan semakin cepat,,dan.

“Cruttttttttttttttttttttttt….. Crutttttttttttt…. Cruttttttttttt…. Crutttttttt”.

Ahhhhh,,lega sekali rasanya sesudah spermaku tertumpah didalam vagina Risha. Aku tanamkan penisku dalam-dalam pada vagina Risha.

“Ouhhhhhhhhhhhhhhhh,,hangat sayang pejuh anda Ouhhhh”,,kata Risha sarat gairah.

Aku menindihkan tubuhku pada tubuh Risha dan Risha memelukku erat-erat sembari merasakan orgasme kami. Risha mendekap menciumiku dengan sarat nafsu seiring tertumpanya sepermaku pada liang seggamanya. Beberapa ketika kami tidak mempedulikan alat kelamin kami saling menyatu. Dengusan nafas kami tersiar nyaring sekali sesudah kami orgasme.

Setelah puas merasakan percintaan kami, kami-pun terkapar diatas ranjang dengan posisi telanjang bulat. Risha dan aku sama-sama puas dengan hubungan sex kami ketika itu. Beberapa ketika kami menghela nafas kami-pun mengarah ke kamar mandi untuk mencuci alat kelamn dan tubuh kami yang kotor.

Mengingat Risha yang masih dalam jam kerja, Risha dan aku segera menggunakan pakaian kembali. Sseragam dan makeup Risha diabenahkan laksana semula supaya tidak terlihat andai kami ketika itu berakhir bercinta,,hhe. Cedik pun yah Risha,,hha. Selesai tersebut dia-pun berpamitan denganku.

“Pak saya pamit dulu yah,,ini kartu nama aku, If you Need,,call me”,,ucapnya genit sembari meninggalkan kartu namanya.

“Eh sebentar Ris,,nih ada duit jajan buwat kamu”,,ucapku menyerahkan amplop yang berisi duit 5 juta rupiah.

Agen BandarQ Online – “Makasih tidak sedikit ya nasabahku sayang… Nih bonus buwat kamu,,emuuaaahhhh”,,ucapnya mengecup bibirku.

“Bey nasabahku sayang,,”ucapnya kemudian pergi meninggalkan ruanganku.

Hasil Togel – Siang yang mengasyikkan buwatku hari itu. Di samping pinjaman modalku di approve,,aku juag mendapat service sex dari Risha,,hhe. Sejak kejadian tersebut aku tidak jarang membooking Risha andai aku Horny. Aku bahkan memadai semua keperluan Risha mulai dari duit jajan,,make up,,dan baya shopingnya. Itulah sekilas kisah sex nyata didalam hidupku dengan Risha pegawai Bank yang hot dan sexy. Sekian.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *