Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Cerita Dewasa | Cerita Seks | Selingkuh Ngentot Istri Teman

Selingkuh Ngentot Istri Teman – Dengan cocok rencan aku dan istriku janjian guna ketemuan dengan keluarganya pak Erik dan Nana di villa puncak kira kira ketika panas terik aku telah sampai di puncak,,tak taunya Pak Erik dana Ibu Nana telah datang duluan,,ibu Nana tampak cantik sebab dia menggunakan rok dengan terusan dan rambutnya yang dicukur pendek terlihatlah leher yang menggoda.

Setelah santap dan mengobrol sebentar kami sepakat guna menukar penumpang,,lily istriku ikut mobil Erik begitu kebalikannya Nana ikut mobilku. Beriringan kami mengarah ke ke Cipanas dengan mobil Erik di depan.

Jalanan telah mulai padat,,sehingga kami mulai kehilangan pandangan atas mobil Erik. Selama perjalanan mengarah ke vila,,tangan Nana mulai menggerayangi selangkanganku,,sesekali kubalas dengan elusan | belaian | belaian di pahanya dengan menyingkap roknya ke atas paha.

45 menit lantas sampailah kami di vila family P.Gun,,ternyata mobil Erik belum kelihatan. Tempatnya lumayan terpencil dan jauh dari keramaian,,hanya hamparan kebun teh di sekelilingnya,,tidak terdapat tetangga atau vila beda dalam radius ratusan meter.

Vila tersebut paling besar dengan 5 kamar istirahat dan empang renang yang besar,,bangunan guna pengurus vila terletak jauh di belakang yang dihubungkan jalan setapak melalui taman.

Nana segera memberi instruksi ke pengurus rumah supaya acara kami tidak terganggu,,mengijinkan mereka kembali selama kami di sini,,kecuali siang untuk mencuci dan menyiapkan santap siang, jadi praktis vila itu tanpa penolong yang mengganggu.

Kemudian Nana pulang ke teras depan dimana aku duduk sambil merasakan indahnya pemandangan dan sejuknya hawa pegunungan. Langsung saja dia duduk di pangkuanku. Tanpa menantikan lebih lanjut,,kupeluk tubuhnya dan kami berciuman di kursi teras depan diselingi angin sepoi wilayah puncak yang dingin.

Disini lah kesatu kali aku melayani Erik dan Papanya. bisiknya seraya menjilati telingaku.

Tapi aku tidak terlampau memperhatikan,,tanganku segera mengembara ke tubuhnya yang menantang,,buah dada ialah sasaran kesatuku,,masih terasa kenyal dan padat laksana yang kurasakan sejumlah waktu yang lalu.

Kuremas dengan sarat nafsu pada kedua bukit di dadanya secara bergantian,,sementara tanganku satunya membuka resluiting baju di belakang. Sekali tersingkap maka rok terusan tersebut merosot turun sampai ke pinggang,,dan tampaklah buah dadanya yang putih mulus dengan berbalut bra satin biru tua, sungguh kontras dengan kulitnya yang putih mulus,,menambah sexy tubuhnya.

Ciumanku mulai tiba di leher jenjangnya,,tanganku tidak pernah lepas dari dada Nana. Dia melulu menggelinjang dan mendesah saat lidahku menjelajahi lehernya,,terus turun sampai bahu dan berputar di dekat dada.

Dinginnya udara puncak tidak dapat mengenyahkan panasnya birahi kami berdua. Nana menjambak mesra rambutku saat putingnya kukeluarkan dari bra-nya dan kupermainkan dengan lidahku,,sambil tanganku mulai menyelinap di balik roknya dan menjelajah di dekat pangkal pahanya yang masih tertutup celana dalam halus. Terasa lembab dan basah salah satu pahanya.

Sshh,,agh!,,desahnya di sekitar telingaku seraya sesekali mengulum daun telingaku, membuatku kegelian dalam kenikmatan.

Akhirnya dengan sekali sentil di kaitan bra,,maka terlepaslah bra dari lokasi semestinya. Kini terpampang tepat di wajahku kedua belahan buah dada yang putih montok dengan puting yang kemerahan,,sungguh estetis dan menantang guna diremas dan dikulum.

Maka segera kudaratkan bibirku salah satu kedua bukit tersebut dan pulang lidahku menjelajahi kulit mulus tersebut terus memanjat ke puncak bukit.

Kuputar-putar jilatanku di dekat putingnya sebentar,,lalu kukulum putingnya dan kusedot dengan gigitan-gigitan enteng nan nakal. Nana kian menggelinjang,,pantatnya mulai digoyang-goyangkan di pangkuanku,,sehingga mengurangi dan menggesek-gesek kemaluanku yang telah menegang.

Tangan kiriku telah masuk di balik celana dalamnya yang basah. Mulanya satu jari masuk ke liang vaginanya,,kemudian dengan dua jari kukocok vaginanya seraya kusedot kedua putingnya secara bergantian.

Aaghh,,yess,,yaa,,truss,,sshh!,,desahnya kian kencang tidak perduli dengan keadaan sekitar,,bahwa kami masih di teras villa.

Goyangan pantatnya kian kencang seirama kocokan jariku di vaginanya. Kemudian dia berdiri,,dengan sendirinya roknya merosot ke bawah,,hingga bermukim celana dalam yang masih menempel,,sekali tendang terlemparlah rok tersebut entah kemana.

Nggak adil,,aku sudah nyaris telanjang horny tapi anda masih lengkap.katanya seraya melepas kaosku dan langsung jongkok di depanku.

Dibukanya celanaku dan dikeluarkannya perangkat kebanggaanku dari sarangnya.

Aku rindu batang besar ini!,,katanya sebelum bibirnya mungilnya menyentuh ujung kejantananku yang menegang.

Ujung kejantananku telah basah,,lidah Nana menari-nari di lubangnya seraya tangannya mengocok batangnya. Kepala kejantananku telah berada dalam kuluman mulut manisnya,,sementara tangannya mengembara ke bawah ke kantong bola,,dan tangan satunya memilin enteng putingku. Aku begitu terangsang dan kelojotan kesenangan dibuatnya.

Kupegang kepalanya dan kugoyangkan pinggulku sampai-sampai aku bisa mengocok mulutnya dengan kejantananku. Meskipun Nana tidak bisa mengakomodasi seluruh kejantananku yang 17 cm panjang dan 4 cm diameter

Tapi dia lumayan memberi rangsangan dengan menggoyang-goyangkan kepala ketika kukocok mulutnya. Nana laksana kewalahan menghadapi kocokanku di mulutnya. Kuangkat tubuhnya,,kutarik celana dalamnya ke bawah sampai terlepas kemudian kutelentangkan di meja teras tubuh telanjangnya.

Baru kali ini aku dapat menyaksikan dengan jelas tubuh telanjang Nana,,begitu putih mulus dan padat berisi,,sungguh beruntung Erik menemukan istri Nana dan sungguh beruntung aku bisa ikut merasakan tubuh estetis dan seksinya.

Aku jongkok salah satu pahanya,,kucium wewangian khas dari vaginanya yang telah basah,,kembali kumasukkan jariku ke liang vaginanya seraya kujilati klitorisnya yang merah gampang dan dikelilingi rambut halus tipis di sekelilingnya.

Nana unik rambutku dan memaksanya guna masuk lebih dalam lidahku ke vaginanya. Jilatan lidahku langsung mencari bibir vaginanya sampai akhirnya mengubah kocokan jari tangan dengan kocokan dan jilatan lidah di vagina basahnya.

Nana pulang mendesah atau lebih tepatnya teriak histeris dalam gelombang kenikmatan. Tidak inginkan menyiksa-nya lebih lanjut,,maka aku berlutut dan menata posisiku salah satu kakinya yang kurentangkan tersingkap lebar. Karena aku masih ingat pada pertemuan terakhir,,lubang vagina Nana terlampau sempit guna ukuran kejantananku,,hingga dia menjerit pada ketika awalnya.

Dengan perlahan kuusap-usapkan kepala kejantananku di bibir vaginanya. Aku tidak mau terlampau bernafsu guna segera memasukkan ke dalam,,karena tersebut akan menciptakan dia kesakitan. Setelah kurasakan cukup,,perlahan kudorong kejantananku masuk tidak banyak demi tidak banyak sambil merasakan expresi di wajah cantik Nana saat menerima kejantananku di vaginanya yang sempit. Kulihat dia menggigit bibir bawahnya yang mungil dan tangannya meremas pinggiran meja.

Aku menghentikan sesaat doronganku guna memberi dia peluang bernapas,,kemudian kulanjutkan untuk menenggelamkan sisa dari batang kejantananku di vagina Nana. Setelah seluruh masuk,,kudiamkan sejenak guna kembali merasakan expresi wajah Nana yang memerah dalam kenikmatan.

Sshh,,yess,,lakukan dengan pelan..! katanya pelan bercampur desahan.

Perlahan kutarik kejantananku terbit dan memasukkan lagi dengan pelan,,semakin lama semakin cepat sampai aku bisa mulai mengerjakan kocokan-kocokan ke vaginanya.

Yess,,ya,,ouugghh,,yess,,good.. I love it.. I like it.. I miss it,,!desahnya.

Tangan Nana kini meremas kedua buah dadanya sendiri yang dari tadi bergoyang-goyang mengekor goyangan atas kocokanku.

Dipilinnya sendiri kedua putingnya seraya tetap mendesah dan merintih dalam kesenangan birahi. Kunaikkan kedua kakinya ke pundakku,,sesekali kujilat dan kukulum jari-jari kakinya seraya mengocok vaginanya,,nana kian menggelinjang.

Ougghh,,sshhit,,aaku,,belum sempat dia menuntaskan desahannya,,kulihat tubuhnya menegang dan kurasakan denyutan dan remasan dari dinding vaginanya.

Kemudian tubuhnya terkulai lemas di atas meja teras,,aku masih belum menuntaskan hasratku,,bahkan belum separuhnya terpenuhi.

Udah Hen,,istirahat dulu,,aku udah keluar,,enaak banget,,lemes nih!,,katanya memelas padaku.

Tidak kuperdulikan permintaannya,,kocokanku kian kutingkatkan frekuensinya. Nana melotot padaku,,tapi jadi tambah cantik dan lebih menggairahkan.

Kemudian kutelungkupkan tubuhnya di atas meja dan kakinya berlutut di lantai,,aku masih hendak menikmati anal sex padanya namun belum kesampaian. Kulakukan laksana yang dilaksanakan dengan suaminya di Singapore tempo hari,,dimana dia menemukan double penetration denganku di vagina dan suaminya di anal.

Kuusapkan kejantananku yang basah di analnya,,tapi Nana menolak,,dia menuntun kejantananku ke vaginanya. Maka tanpa menantikan lagi,,kusodokkan kejantananku dengan keras ke vaginanya.

Aauugghh,,yess!,,dia menjerit kaget,,tapi terus berlanjut dengan kenikmatan.

Kupegangi pantatnya dan kutarik maju mundur seirama dengan kocokanku. Dengan posisi laksana doggie style,,penetrasi kejantananku di vaginanya bisa masuk ke dalam dan kurasakan kepala kejantananku menyentuh laksana rahimnya.

Kocokanku semakin lama semakin keras menghantam dinding vaginanya,,kuputar-putar pantatku untuk menyerahkan gairah erotik pada Nana. Kedua tangan Nana kupegang dan kutarik ke belakang,,kini dia bergantung pada tangannya yang kupegangi.

Tidak lama lantas kepalanya digoyang-goyangkan pertanda dia kembali merasakan orgasme hebat,,tapi tetap aku tidak inginkan menghentikan kocokanku. Aku pulang duduk di kursi,,nana kutarik ke pangkuanku. Perlahan dia menurunkan pantatnya sampai-sampai kejantananku melesak mulus masuk ke vaginanya.

Kini giliran dia ambil kendali. Nana mulai menggoyang goyangkan pantatnya,,sehingga kejantananku terasa dipelintir di dalam vagina. Kusedot dan kupermainkan puting buah dadanya yang bergoyang-goyang di depan wajahku.

Nana pulang mengimbangi permainan ini dengan posisi seperti tersebut dia bebas berkreasi,,baik bergoyang maupun turun naik,,ganti aku yang diciptakan kelojotan olehnya. Dari expresi wajahnya aku yakin dia telah orgasme guna kesekian kali dengan posisi laksana ini. Dia sungguh merasakan posisi laksana ini.

Aku sudah nyaris sampai di puncak kesenangan ketika tiba-tiba kudengar bunyi klakson mobil dari luar pagar,,tentu saja mengganggu kesenangan dan fokus kami berdua.

Sialan,,!,,gumanku sebab puncak yang sudah nyaris terengkuh buyar begitu saja.

Nana melulu tertawa menggoda mendengar gerutuanku,,tentu saja dia telah mendapatkan puncak kesenangan birahi sejumlah kali sedangkan aku belum. Dia segera turun dari pangkuanku. Dengan tetap telanjang lantas lari mengarah ke pintu pagar yang tinggi dan tertutup fiber,,lalu membukanya.

Masukklah mobil Mercy Erik ke halaman vila.Setelah parkir di sebelah mobilku,,erik dan Lily terbit dari mobil. Kulihat sepintas Lily menenteng celana dalam dan bra yang aku masih ingat tadi dipakainya sebelum berangkat.

Apa yang sudah mereka kerjakan tadi,?,,pikirku.

Belum sempat beranggapan lebih lanjut,,erik menyapaku duluan,,wah wah wah,,rupanya kalian telah mulai dan tak sabar menantikan kedatangan kita,,?

Nana telah langsung mencemplungkan diri ke empang renang di samping teras. Dengan telanjang tak usah khawatir dia berenang. Aku tidak dapat mengekor dia berenang sebab memang aku tidak bisa berenang,,tidak laksana istriku yang nyaris tiap minggu berenang.

Ketika Erik dan Lily hingga di teras,,kutarik lengan istriku,,kupeluk dan kucium lehernya. Bau sperma masih menyengat dari wajahnya.

Aku hendak menyelesaikan permainan yang anda ganggu tadi. kataku seraya meremas buah dadanya yang ternyata memang telah tidak menggunakan bra.

Tanya dulu sama dia,,bukankah kita telah sepakat?,,kata istriku menggoda seraya menoleh ke Erik yang masih berdiri di belakangnya.

Erik melulu tersenyum,,boleh,,tapi sesudah aku berlalu dengan dia. jawabnya kalem,,tapi tidak terlampau kuhiraukan.

Tanganku meremas pantatnya,,kembali kurasakan bila istriku telah tidak menggunakan celana dalam di balik rok mininya,,berarti Erik sudah berlalu dengan istriku,,pikirku. Kembali aku menghirup istriku,,erik mengunjungi istriku dari belakang,,disibakkannya roknya ke atas sampai tampak pantat istriku yang telanjang.

Erik menerbitkan kejantanannya tanpa membuka celana dan bajunya,,hanya membuka resluiting celana. Dia mengusap-usapkan kejantanannya di pantat istriku yang lantas mencondongkan tubuh dan mengusung kaki kanannya sampai memudahkan Erik guna memasukinya dari belakang dengan tanpa melepas ciumannya dariku.

Lily istriku tidak banyak tersentak dan mendongak ke atas pertanda Erik sudah sukses membenamkan kejantanannya ke vaginanya. Sambil tetap mendekap tubuhku,,istriku menerima kocokan Erik dari belakang,,sementara Erik memegang pinggul istriku guna lebih menghunjamkan kejantanannya lebih dalam di vagina. Istriku mulai mendesah kesenangan di telingaku ketika menerima kocokan buas dari Erik. Sodokan dan hentakan Erik bisa kurasakan dari pelukan istriku.

Yeah,,uugghh,,yess,,!,,desah istriku kian keras di telingaku seraya tangannya mulai mengocok kejantananku yang masih basah dari saldo Nana.

Aku mengimbangi dengan remasan-remasan di dadanya dan jilatan di leher,,kocokan tangannya semakin keras sekeras sodokan Erik padanya. Kulepas kaosnya dan rok mininya lewat atas,,erik pun mengikuti melepas baju dan celananya sampai telanjang,,karena dia pun sudah tidak bercelana dalam,,maka itu dilaksanakan tanpa mencungkil kejantanannya dari vagina istriku.

Kini kami seluruh sudah telanjang bulat. Dan permainan diteruskan,,kami main bertiga dengan Erik sebagai leader sebab dia sebagai ownerdari istriku ketika ini dan aku ialah guest of honornya. Dan aku mesti terima fakta ini sebab saat ini sebetulnya haknya Erik atas istriku dan kebalikannya hakku atas istrinya.

Sepintas kulihat Nana menyaksikan permainan kami dari empang renang,,dia merasakan pertunjukan dimana suaminya sedang mengocok istriku di hadapanku. Tentu nanti bakal terjadi sebaliknya,,pikirku.

Lily membungkukkan badannya,,kini kepalanya sejajar dengan kejantananku dan siap mengulumnya,,ketika Erik kian mempercepat tempo permainannya. Kami bergeser ke meja,,istriku telentang di atas meja dan Erik memungut posisi salah satu kakinya,,aku mendekatkan kejantananku ke mulutnya yang segera disambutnya dengan kuluman ganas.

Dengan sekali sodok ke vagina,,melesakklah kejantanan Erik pulang ke vagina istriku,,dan langsung memompa dengan cepat. Tangannya meremas-remas kedua buah dada istriku seraya memilin putingnya dengan ringan.

Uugghh,,eemmpphh,,eerrhh,,!,,desahan istriku yang tertahan terbit di sela kulumannya.

Ketika aku nyaris memuncak,,erik unik kejantanannya dan menggeser ke posisiku guna bertukar tempat,,segera kami berganti posisi. Seperti halnya Erik,,dengan sekali sodokan keras kulesakkan kejantananku ke vagina istriku.

Aauugg,,sshhitt,,! Pelaan doong..! teriak istriku seraya melepas kulumannya pada kejantanan Erik.

Aku lupa bila kejantanan Erik tidak sebesar punyaku,,sehingga istriku terkaget menerima sodokan kasar itu. Tapi tidak lama lantas dia telah dapat menguasai diri dan mengekor irama kocokanku yang semakin cepat dan keras.

Tidak lama lantas Erik menyemprotkan spermanya di mulut istriku, Lily seolah menikmati wewangian rasa sperma dan menjilati saldo di kejantanan Erik sampai bersih. Tidak lama lantas kocokanku kian keras dan tidak beraturan,,dan menyemprotlah spermaku di vagina istriku bersamaan dengan dia merasakan orgasme. Aku segera menarik terbit dan menyodorkan ke mulutnya,,kembali dia menjilati saldo sperma yang terdapat di kejantananku sampai bersih.

Kucium kening istriku dan kami bertiga mengarah ke ke empang renang guna bergabung dengan Nana yang dari tadi merasakan pertunjukan threesome kami. Erik,,nana dan Lily langsung mencemplungkan diri ke kolam,,sementara aku melulu duduk di kursi samping empang melihat mereka bertiga mandi telanjang.

Tidak lama lantas kunikmati peragaan bagaimana Erik merasakan istriku di empang renang. Lily duduk di ambang kolam renang,,sementara kepala Erik sudah salah satu kedua kakinya merasakan nikmatnya wewangian vagina istriku.

Tanpa menghiraukan dinginnya udara sore,,istriku lalu mencemplung ke kolam,,mereka langsung berciuman dalam air. Dari bayang-bayang air yang tidak terlampau jelas,,sepertinya Erik menggendong istriku secara berhadapan dan kaki istriku menggapit pinggangnya.

Mereka pulang in action,,erik mengocok istriku dari depan seraya menggendongnya,,karena di air maka tubuh istriku dengan mudahnya ditinggikan naik turun sampai semua kejantanannya masuk ke vaginanya bercampur dengan air kolam.

Aku tidak dapat menyimak mereka lebih lanjut sebab Nana telah mendatangiku dan mulai menciumi punggungku. Kemudian aku terlampau sibuk merasakan Nana sampai tidak menyimak permainan mereka lebih lanjut.

Sebelum malam mendarat kami telah menuntaskan satu ronde di dekat kolam renang,,tapi aku masih penasaran sebab belum menikmati kuluman Nana ketika aku orgasme dan belum sukses mendapatkan anal darinya.

Setelah santap malam,,kami seluruh duduk di sofa ruang tengah seraya nonton VCD,,pakaian yang kami kenakan melulu untuk sekedar mengenyahkan dingin, namun tetap membuat horny yang melihat,,seminim barangkali pakaiannya,,bila butuh tidak usah bila tidak kedinginan. Istriku bercerita mengapa mereka terlambat datang. Dengan tenangnya dia duduk di samping Erik,,dia mulai bercerita.

Kami sengaja jalan dulu ke Pasar Cipanas untuk menggali VCD porno di kaki lima pasar. Ketika mengarah ke vila melalui jalanan setapak itu,,kami menghentikan mobil di ambang jalanan yang sepi,,karena jalan itu memang melulu menuju vila ini.

Mulanya kami berciuman saja dan saling meraba,,tetapi keadaan meningkat panas,,maka pindah ke jok belakang. Erik lantas menyingkap rokku dan melepas celana dalamku lalu dibuntuti dengan melepas bra.

Di jok belakang kami berciuman seraya tangan Erik mengocok vaginaku sampai basah,,lalu Erik jongkok di depanku dan menerbitkan kejantanannya. Ternyata dia telah tidak menggunakan celana dalam,,dengan mengusung kakiku di pundaknya,,dia memasukkan kejantanannya yang telah mengeras ke vaginaku dan mulai mengocok dan menyodok.

Mobil terasa bergoyang-goyang mengiikuti irama goyangan Erik. Kemudian Erik duduk di jok dan aku di pangkuannya,,sekarang aku yang menggoyang-goyang di pangkuan Erik dan mobil pulang bergoyang.

Tidak lama lantas Erik menyemprotkan spermanya ke vaginaku,,dan segera aku turun dari pangkuannya,,kemudian kukulum kejantanannya sampai sisa sperma yang terdapat tak berbekas lagi sebab sebagian telah masuk ke mulut dan beberapa lagi di sapukan ke muka,,leher dan dadaku. Makanya kami datang terlambat dan tubuhku tercium wewangian sperma. kisah Lily pada kami.

Selama dua hari menginap kami berempat mengerjakan pesta sex sampai kepulangan balik ke Jakarta. Banyak kombinasi sex dan variasi yang kami lakukan,,meskipun Nana seorang bi-sex,,tapi sebab istriku straight,,maka kami tidak dapat merasakan permainan lesbi show.

Variasi aku bermain dengan Nana dan Istriku,,sementara Erik melulu melihat seraya memegangi sendiri kejantanannya yang kesudahannya dikeluarkan di mulut di antara Nana atau istriku,,begitu sebaliknya.

Dan pun bagaimana kami berdua,,aku dan Erik,,secara bergantian mengeroyok Nana lantas ganti mengeroyok istriku. Atau di ranjang yang sama kami main dengan pasangan setiap (bukan istri),,kemudian berganti ke istri setiap tiap 5 menit dan pulang lagi ke pasangannya,,yang terbit duluan jadi pononton. Atau siapa saja boleh mengerjakan terhadap istri/suami siapa saja dimana saja kapan saja asal dia mau.

Sepertinya kami sedang di surga dunia,,yang melulu berhenti bermain sex bilamana saatnya santap tiba. Banyak yang kami kerjakan bersama-sama,,baik di ranjang,,ruang tamu,,kolam renang,,taman,,sambil santap atau bahkan di mobil.

Tapi dari semua tersebut yang sangat berkesan ialah ketika kami bermain sex dengan istri setiap di ruang tamu. Aku lagi mengocok istriku dengan doggie style di kursi sedangkan Nana duduk di pangkuan Erik dengan posisi membelakangi suaminya di kursi sofa yang sama.

Ternyata mereka mengerjakan anal. Sambil mengocok istriku dari belakang, kuremas-remas buah dada Nana. Kulihat Nana menggosok-gosok klitorisnya dengan jari tangannya saat menggoyang kejantanan Erik yang tertanam di anusnya.

Beberapa saat lantas kukeluarkan kejantananku dari vagina istriku, kudekati Nana dari depan dan kucium bibirnya. Dia mengocok kejantananku dengan tangannya seraya tetap bergoyang di atas pangkuan suaminya, lantas kudekatkan kejantananku ke tubuhnya, kuusapkan ke wilayah sekitar vagina, dia menghentikan gerakannya.

Perlahan kudorong masuk kejantananku ke vaginanya yang terasa begitu sempit sebab dinding vaginanya terdorong oleh kejantanan Erik dari anus. Kuangkat kaki kanannya untuk mempermudah menembus vaginanya.

Liang Vagina Nana jadi begitu sempit, dengan kesabaran dan pelan-pelan kesudahannya aku dapat menenggelamkan seluruh kejantananku di vagina Nana. Kini dia menerima dua kejantanan di kedua lubangnya. Terlalu sulit untuk Nana maupun suaminya guna bergoyang, maka aku lah yang mendapat keharusan mengocok vaginanya.

Dengan satu goyangan dariku, baik Erik maupun istrinya menikmati sensasi yang luar biasa. Kurasakan ganjalan kejantanan Erik di dinding vagina istrinya ketika aku mengocok terbit masuk. Sementara istriku menghampiri ke arah Erik dan mereka berciuman saat aku mengocok vagina istrinya.

Tidak lama lantas kurasakan denyutan pada dinding vagina Nana dibuntuti erangan keras dari suaminya. Ternyata Erik menyemprotkan spemanya di anus istrinya, kuteruskan kocokanku. Sebenarnya aku berniat guna mengubah posisi Erik di anus Nana, namun dia tidak mengijinkan. Setelah Erik menerbitkan kejantanannya dari anus istrinya, maka aku pun menerbitkan dari vaginanya dan pulang berpaling ke istriku yang dari tadi menyimak aksi kami.

BANDAR Q – Setelah lumayan lama aku mengocok istriku dengan sekian banyak posisi dan ditonton suami istri Erik-Nana, kesudahannya aku merasakan orgasme. Kusodorkan kejantananku yang baru menyemprotkan sperma di vagina istriku ke mulut Nana yang lagi duduk di sebelah suaminya. Tanpa ragu disambutnya dengan sarat hasrat. Itulah variasi yang sangat berkesan.

TOGEL HONGKONG – Kami memang sering mengerjakan acara laksana ini, khususnya dengan pasangan yang usianya sebaya dengan kami. Just for fun dan sekedar menggali variasi dari pada selingkuh di belakang pasangan kami masing-masing. Lebih baik selingkuh resmi laksana ini, sangat tidak tersebut lah pemikiran kami ketika ini, dan kami yakin tidak sedikit yang tidak setuju maupun yang setuju.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *