Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Cerita Dewasa | Cumbuan Yang Sungguh Menghanyutkan

Cumbuan Yang Sungguh Menghanyutkan – Namaku Erwin (30 thn). Sebenarnya aq sudah memiliki seorang istri yg cantik dan telah dikaruniai seorang anak laki-laki yg berumur 3 thn. Tapi hasrat berpetualang dan merasakan hubungan seks yg bervariasi membuatku hendak selalu mencoba menggali pasangan selian istriku.

Aq tdk suka ‘jajan’. Sebab selain fobia akan resiko-resiko yg tak diinginkan,,aq pun tdk suka hubungan yg didasari,,‘jual beli’,,,tak terdapat romantisnya. HUbungan laksana itu melulu seperti bila kita hendak buang air kecil di toilet umum,,setelah berlalu tinggal menerbitkan uang receh, kemudian pergi. Belum lagi menginat resiko penyakit menular seksual yg kini bermacam-macam jenisnya.

Aq mempunyai sejumlah kisah unik sehubungan dengan petualanganku untuk mengupayakan variasi seksual di samping dengan istriku. Hampir borongan affair tersebut aq kerjakan dengan wanita-wanita yg kukenal baik melewati chatting di internet ataupun perkenalan tanpa sengaja di kendaraan umum saat delam perjalananku mengarah ke ke lokasi kerja. Aq bercita-cita dengan kisah yg kukirim ini,,para pembaca bakal memberi masukan,,baik berupa saran maupun hal-hal lainnya.

Salah satu kisah yg bakal kubagi disini ialah pengalaman kesatuku dengan seorang gadis muda,,seorang perempuan yg bekerja sebagai seorang karyawati disebuah perusahaan yg bergerak dalam penyediaan lokasi pameran,,seminar,,dan lain-lain.

Petualangan yg bakal kuceritakan ini terjadi tdk terlampau lama berselang. Sebagai seorang karyawan suatu perusahaan asing yg yg bergerak dibidang konsultasi teknis yg bertempat di wilayah Kelapa Gading,,aq berangkat dan kembali dari kantor selalu memakai kendaraan umum. Aq seringkali menggunakan bis Patas AC. Aq selalu berjuang untuk memilih lokasi duduk yg berdampingan dengan seorang wanita.

Ini ialah pertimbanganku supaya perjalanan yg lumayan jauh dari tempat tempat tinggalku menjadi nyaman. Karena dengan duduk berdampingan dengan wanita,,kesatu-tama aq merasa aman sebab akan jauh dari dari rasa was-was terhadap bisa jadi menjadi korban copet. Kedua, wewangian para wanita seringkali lebih enak,,dan pasti saja bakal adalahpenambahan rasa aman sekitar diperjalanan.

Pada sebuah ketika,,aq duduk berdampingan dengan seorang dara cantik.

Aq seringkali membawa majalah guna dibaca-baca supaya dapat mengenyahkan kejenuhan perjalanan. Sebab dengan jarak perjalanan yg lumayan jauh,,tanpa pekerjaan apa apa akan menciptakan suasana menjadi bosan dan membosankan. Ketika aq sedang asyik membaca,,gadis cantik disebelah aq kuperhatikan pun ikut melirik bacaan yg sedang kubaca. Aq ketahui dari ekor mataku yg meliriknya menyimak bacaan yg kubawa. Kemudian aq mulai berbasa-basi kepadanya.

”Mau ngantor ya mbak?,,”,,tanyaku klise guna memecahkan kekakuan.

”Iya”,,jawab gadis tersebut singkat.

”Kantornya dimana mbak?,,”,,tanyaku lagi guna lebih memperpanjang pembicaraan.

“Di wilayah Kemayoran”.

Lalu kamipun tercebur obrolan tentang hal-hal yg ringan. Sebelum aq turun, aq tak tak sempat meminta nomor teleponnya. Dan meminta izin apakah aq dapat meneleponnya di kantor. Singkat cerita,,kamipun selalu bersangkutan melalui telepon. Selanjutnya kuketahui kalo dia mempunyai nama Indri.

Gadis tersebut mempunyai rambut yg estetis serta bibir yg sensual sekali. Tinggi badannya selama 165 cm. Kami terkadang janjian untuk kembali bareng,,karena rute bis yg kami lalui sama. Suatu ketika aq mengajaknya guna nonton di Atrium, Senen. Sebelum film diputar,,kami santap dulu di di antara fast food resto yg terdapat disitu. Dari situ dia kemudian bercerita mengenai masalah pribadinya.

Dia bercerita bahwa dia mempunya affair dengan atasannya yg sudah memiliki istri di kantor. Aq bertanya mengapa tdk menggali pria yg lebih muda dan masih single. Dia membalas bahwa dia telah terlanjur sayang dengan lelaki ini. Aq bilang dia mesti berjuang melepaskan diri dari lelaki berisitri ini. Aq punya cara,,tawarku. Lalu kamipun menginjak teater 21, sebab film telah mulai diputar.

Redmi99.net – Selama film diputar,,aq berjuang untuk menciumnya. Tapi dia masih berjuang bertahan. Akhirnya,,aq bersabar aja. Lalu saat film telah usai,,aq mengajaknya untuk menggali tempat ngobrol dan santap lagi, sebab perutku belum kenyg dengan makanan,,‘fast food’,,tadi. Kami mengarah ke ke Hotel Cempaka Sari,,dimana disitu kuketahui pun mempunyai restoran. Setelah memesan nasi makanan dan minuman. Aq menawari untuk Indri untuk santap dikamar supaya lebih nyaman dan dapat sambil ngobrol.

Lalu Entah apa yg terbersit di pikirannya,,dia langsung mengiyakan saja ajakanku itu. Lalu aq mengarah ke ke front office dan memesan kamar seraya mengatakan supaya makanan yg kami pesan tadi langsung diantar kekamar. Sesampainya dikamar,,aq menawarkan supaya dia mandi dulu. Dia bilang nanti aja,,setelah berlalu makan. Setelah berlalu makan,,aq berbaring ditempat tidur. Aq menatap wajah gadis yg memang cantik ini. Lalu aq unik tangannya untuk bareng berbaring di kasur. Lalu aq mulai memancingnya bercerita lebih jauh lagi mengenai affair dirinya dengan atasannya di kantor.

Sambil bercerita aq dekatkan diriku semakin dekat dengan dengan tubuhnya. Kugenggan tangannya kemudian kubelai rambutnya. Dia diam tdk bereaksi. Lalu tanganku beralih membelai pipinya, Pelan2 tanganku kuturunkan ke bibirnya,,dia pun diam tak bereaksi. Kulihat matanya terpejam. Lalu aq mendekatkan wajahku ke wajahnya. Aq menghirup pipinya. Dia agak menghindar kali ini. Aq kemudian membaringkan dirinya tepat di bawahku. Dia memejamkan matanya. Aq tau ini ialah sebuah tanda. Lalu kukecup kening,,kedua pipinya. Kemudian aq berpindah kebibirnya yg sensual itu. Dia melulu diam tdk membalas.

“Jangan ah”,,ujarnya.

Aq tdk menghiraukan larangannya. Karena aq tau dia mulai menyenangi serangan2ku. Aq mengelus payudaranya seraya kukecup terus bibirnya. Perlahan,,dia mulai merintih dan membuka mulutnya.

“Ah,,sshh,,jangan,,aq gak dapat kayak gini,,sshh”,,protesnya perlahan tanpa mengerjakan perlawanan yg berarti.

Aq kemudian mulai membuka,,kancing bajunya. Namun dia menggenggan tanganku bermaksud tidak mengizinkan aq guna meneruskan perbuatanku. Aq mesti agak sabar memang. Kuturunkan wajahku ke perutnya yg masih dibalut kemeja warna coklat muda. Ku tatap belahan selangkangannya yg pun masih ditutupi celana yg senada dengan kemejanya. Lalu kecium belahan diantara kedua pahanya. Dia mengerang lagi.

“Ahh”.

Aq terus mencium wilayah yg sangat sensitive itu selama sejumlah saat. Dia mulai merenggangkan kakinya.

“Buka aja yah celananya,,biar agak enakan?”,,ujarku guna meminta izinnya.

“Jangan ah. Begini aja. Nanti keterusan”.

“Gak apa apa kok. Gak bakalan hingga keterusan”,,jawabku mendinginkan hatinya.

Lalu kutarik risleting celananya. Kemudian kuturunkan perlahan celananya. Dia mendongkrak pinggulnya menolong .Terlihatlah CELANA DALAM nya yg berwarna cream yg tercipta dari bahan katun halus. Tepat ditengahnya terpampang gundukan estetis yg kelihatan mulai basah. Lalu kucium gundukan itu.

“Ahh,,sshh..” Indri memegang kepalaku.

Sambi terus mengecup dan menjilat gundukan memeknya yg masih tertutupi CELANA DALAMnya, aq membuka celana jeans yg kupakai. Lalu kulempar jeans itu tak perduli ia terbang kemana. Lalu aq melepas pun kemejaku. Kulihat Indri menatap diriku yg bugil dan agak kaget menyaksikan k0ntolku yg telah menegang dan siap menyerang. Dia tampak pasrah dan tak perduli lagi apa yg bakal kulakukan selanjutnya.Lalu kuturunkan lagi wajahku ke wajahnya. Aq mengecup bibirnya.

Kali ini dia membalas. Bahkan dia melingkarkan tangannya ditubuhku. Aq meregangkan kedua belah kakinya. Kugesek2kan k0ntolku di diatas memeknya yg masih berbalut CELANA DALAM. Lalu aq memegang k0ntolku. Aq udah gak tahan. Aq mencari2 sela diantara CELANA DALAM nya untuk dapat menyentuh memeknya dengan kepala k0ntolku.

“Jangan dimasukin,,ahh,,aq gak bisa,,sshh..” Kembali dia protes.

Tapi aq tdk perduli. Aq tau dia mulai menyenangi permainanku. Setelah kubuka tidak banyak celah CELANA DALAMnya yg tepat menutupi bibir memeknya,,aq menggosok-gosokkan kepala k0ntolku di bibir memeknya,,tentu masih dengan pertolongan tanganku. Terasa basah dan berlendir. Lalu aq mencari-cari lubang memek yg adalahtarget utamaku. Ketika terasa kepala k0ntolku telah tepat sedang di depan lubang memeknya yg licin dan basah,,aq mendorong pantatku perlahan.

“Ooghhh,,sshh,,jangann,,ahh..” Dia mengerang saat kepala k0ntolku mulai menerobos masuk. Aq lalu mengurangi lebih powerful lagi. Dan,,blssesbb,,masuklah dengan berhasil k0ntolku kedalam lubang kesenangan miliknya. Matanya yg estetis itu tidak banyak terbelalak,,lalu terpejam kembali

“Ahh,,sshh,,ohh..” Dia melingkarkan kedua kakinya ke pinggangku.

Aq terus menyodok dan mendorongkan k0ntolku kedalam memeknya. Aq melakukannya lumayan lama. Sekitar 25 menit. Lalu tampak dia menegang dan merangkulku dengan kencang. Aq tau ini saatnya dia orgasme. Aq pun tdk inginkan kehilangan moment ini. Aq semakin mempercepat ritme kocokan k0ntolku menghujam lubang memeknya.

“Ahh,,jangan dikeluarin didalam,,,hh,,ohh..yahh..”Bisiknya.

Lalu terasa aliran klimaks mulai mengaliri diriku. Aq merasa k0ntolku bakal memuntahkan sperma. Aq mengocok semakin keras. Lalu aq mendekap dirinya erat-erat berbarengan dengan tarikan kakinya yg semakin mendekap pinggangku dengan kuat. Aq tak berdaya lagi. Dan,,crett,,creett,,creett,,tumpahlah spermaku menghujani lubang memek hingga ke rahimnya.

“Ooghhh..” Dia merintih keras.

Aq menatapnya lemas tanpa menerbitkan k0ntolku yg masih berada didalam memeknya yg terasa masih memijat-mijat k0ntolku. Terlihat dia tersenyum,,tapi kulihat terdapat linangan air mata dipipinya.

”Kamu nakal. Tapi anda sangat lama bercinta daripada pacarku”,,Katanya.

Sesudah tersebut tertidur,,hingga jam dua pagi aq terbangun kembali. Aq menatap disekelilingku dan mencoba-mencoba menginngat apa yg sudah terjadi. Kemudian kulihat seorang wanita tergeletak disisiku. Indri. Ah,,ternyata dia begitu masih menggairahkan,,pikirku dalam hati. Aq lalu beranggapan untuk menyetubuhinya sekali lagi. Lalu kubuka selangkangannya yg sudah dia tutupi dengan celana dalamnya. Kemudian kujilat celah diantara pahanya. Aq lalu menerbitkan k0ntolku. Kubuka CELANA DALAMnya pelan-pelan tanpa berjuang membangunkannya. Kuusap bukit berbulu yg estetis tersebut tepat ditengah-tengah,,terasa begitu basah. Lalu kulumuri batangku dengan lendir memeknya yg beraroma paling khas.

Aq telah nggak tahan. Lalu perlahan kuarahkan kepala k0ntolku yg mengkilat kedepan lubang memeknya yg kubuka dengan pertolongan dua jari tanganku. Lalu kudorong perlahan. Keliatan dia menggeliat sebentar. Lalu terdiam kembali. Aq mendorong k0ntolku lebih dalam, dan sebab laing memeknya telah begitu basah, amblas seluruh batangku menyeruak daging empuk, hangat dan lembab tersebut. Aq kemudian menyodok dan mengocok dengan perlahan. Terdengar dia mendesis,,tapi seakan tdk inginkan membuka matanya. Crekk.. crekk,,crekk.. Zlhebb .. Zlheebb. Semakin cepat dan semakin cepat. Dia lalu mengerang halus.

“Ooghh,,sshh,,,sshhhh”.

Aq lalu menyaksikan dia mengejang dan kakinya merapat. Aq tau dia mulai menikmati orgasmenya,,ntah dia sadar atau tdk. Aq lalu pun merasa gumpalan-gumpalan naik menuju kepala k0ntolku siap guna dimuntahkan. Lalu kutekan dalam-dalam k0ntolku saat kurasa semburan pejuhku bakal meledak. Crott,,crott,,crott,,crott,,crott.

“Hegghh,,oohhh,,”jeritnya.

Daftar Bandar Poker – Aq tau dia menikmati semburan pejuhku yg panas telah memenuhi lubang memek sampai ke rahimnya. Sampai-sampai saat kuacabut perlahan,terliat menetes masih dalam kekentalan terbit disela-sela lubang memek sampai menetes ke paha dan lubang anusnya. Ah,betapa nikmatnya,pikirku.

HK 4D – Lalu kami terus terlelap sampai keesokan pagi. Sejak ketika itu. Indri tdk inginkan bertemu lagi denganku. Dia melulu bilang,dia merasa bersalah sudah mengkhianati pacarnya yg sudah beristri tersebut. Dan saat aq meneleponnya sekali-sekali seraya mengingatkan dirinya mengenai peristiwa malam tersebut,dia melulu bilang supaya jangan terulang pulang dan melulu menjadi rahasia kami berdua saja.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *