Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Cerita Dewasa | Melakukan Seks Dengan Temen Kerja Suami Lita

Melakukan seks dengan temen kerja suami lita – Dengan Teman Kerja Suami, Lita – Sebut saja nama ku Lita, wanita usia 20 thn dan orang-orang bilang format tubuhku amatlah proposional, tinggi 155cm berat 45kg dan ukuran buah dada 34A, ditunjang wajah cantik (itu pun orang-orang yang bilang) dan kulit putih cerah. Sebelumnya aku memang tidak jarang bekerja menjadi Customer Service pada pameran mobil dan tidak sedikit orang mengelilingi mobil yang aku pamerkan bukan utk menyaksikan mobil namun untuk melihatku.

Menikah dengan Leo, 21 thn, seorang pekerja sukses. Kami memang sepakat utk tidak punya anak terlebih dahulu dan kehidupan seks kami baik-baik saja, Leo bisa memenuhi keperluan seks ku yang boleh dibilang agak hyper..sehari dapat minta 2 sesi pagi sebelum Leo berangkat kerja dan malam sebelum tidur.

Dan kisah ini bermula dari kesuksesan Leo bekerja di kantornya dan mendapat keyakinan dari sang atasan yang paling baik. Kepercayaan ini menciptakan dia tidak jarang harus bekerja overtime, pada tadinya aku dapat menerima semua tersebut tetapi kelamaan keperluan ini mesti diisi juga dan itulah yang menciptakan kami sering cekcok karena kadang Leo mesti berangkat lebih pagi dan lewat tengah malam baru pulang.

Dan mulailah kisah ini saat Leo mendapat tanggung jawab guna menangani sebuah proyek dan dia ditolong oleh teman kerjanya Hendy dari luar kota. Pertama diperkenalkan Hendy langsung laksana terkesima dan tidak jarang menatapku, urusan tersebut membuatku risih. Hendy lumayan tampan gagah dan kekar.

Karena tuntutan kegiatan dan efisiensi, kantor Leo memutuskan supaya Hendy bermukim di lokasi tinggal kami utk sementara. Dan memang mereka berdua tidak jarang bekerja sampai larut malam di lokasi tinggal kami. Hendy istirahat di kamar serupa di seberang kamar kami.

Sering di malam hari aku berpamitan istirahat matanya yang badung suka menculik pandang diantara sela-sela baju istirahat yang aku kenakan. Aku memang senang istirahat bertelanjang supaya jika Leo datang dapat langsung bercinta.

MitoQQ.com – Pernah sebuah saat saat pagi hari kami aku dan Leo bercinta di dapur masa-masa masih pagi sekali dengan posisiku duduk di meja dan Leo dari depan, tiba-tiba Hendy hadir dan menyaksikan kami, dia menempelkan telunjuk dimulutnya supaya aku tidak menghentikan pekerjaan kami, sebab kami sedang dalam puncaknya dan Leo yang membelakangi Hendy dan aku pun tidak tega menghentikan Leo, kesudahannya ku biarkan Hendy menyaksikan kami bercinta tanpa Leo sadari sampai kami berdua orgasme. Dan aku tahu Hendy menyaksikan tubuh telanjangku saat Leo mencungkil penisnya dan terjongkok di bawah meja.

Setelah kejadian tersebut Hendy lebih sering menyimak tiap lekuk tubuhku. Sampai sebuah waktu saat pekerjaan Leo benar2 sibuk sehingga nyaris seminggu tidak menyentuhku. Di hari Jum’at kantor lokasi Leo bekerja menyelenggarakan pesta dinner bareng di lokasi tinggal atasan Leo . Rumahnya terdiri dari dua lantai yang paling mewah di lantai 2 terdapat semacam galeri barang2 antik. Kami datang bertiga dan malam tersebut aku mengenakan pakaian yang paling seksi, gaun malam warna merah yang tersingkap di unsur belakang dan melulu dikaitkan di belakang leher oleh kaitan kecil sampai-sampai tidak memungkinkan menggunakan BH, unsur bawahpun ada sobekan panjang sampai sejengkal di atas lutut, malam tersebut saya merasa paling seksi dan Hendy juga sempat terpana melihatku terbit dari kamar.

Sebelum berangkat aku dan Leo sempat bercinta di kamar dan tanpa sepengetahuan kami ternyata Hendy mengintip lewat pintu yang memang kami sembrono tidak tertutup sampai-sampai menyisakan celah yang lumayan untu menyaksikan kami dari pantulan cermin, sayangnya sebab letih atau terburu-buru inginkan pergi Leo orgasme terlebih dahulu dan aku dibiarkannya tertahan. Dan Hendy memahami hal itu.

Malam tersebut ketika acara paling ramai tiba-tiba Leo dipanggil oleh atasannya guna diperkenalkan oleh customer. Leo berbicara padaku untuk menantikan sebentar, sambil menantikan aku ke lantai 2 untuk menyaksikan barang2 antik, di lantai 2 ternyata keadaan lumayan sepi melulu 2-3 orang yang melihat-lihat di ruangan yang besar itu. Aku paling tertarik oleh suatu cermin besar di pojokan ruangan, tanpa fobia aku menyaksikan ke sana dan mengaguminya pun sekaligus mengagumi keseksian tubuhku di depan cermin, tanpa ku sadari di sampingku telah berada Hendy .

“Udah nanti kacanya pecah lho..cakep deh..!”, canda Hendy

“Ah dapat aja anda Hendy”,balasku tersipu.

Setelah berbincang2 di depan cermin lumayan lama Hendy meminta bantu dipegangkan gelasnya sampai-sampai kedua tanganku memegang gelasnya dan gelasku.

“Aku dapat membuat anda tampak lebih seksi”,katanya seraya langsung memegang rambutku yang tergerai dengan paling lembut. Tanpa dapat mengelak dia sudah menggulung rambutku sampai-sampai menampak leherku yang jenjang dan mulus dan terus cerah aku laksana terpesona oleh suasana diriku yang laksana itu. dan memang benar aku tampak lebih seksi. Dan ketika terpesona tersebut tiba-tiba tangan Hendy meraba leherku dan membuatku geli dan detik berikutnya Hendy sudah menempelkan bibirnya di leher belakangku, wilayah yang sangat sensitif buatku sampai-sampai aku lemas dan masih dengan memegang gelas Hendy yang sudah menyudutkanku di dinding dan menciumi leherku dari depan.

“Hendy apa yang anda lakukan..lepaskan aku Hendy..lepas..!”,rontaku namun Hendy tahu aku tidak bakal berteriak di keadaan ini sebab akan mempermalukan seluruh orang.

Hendy terus menyerangku dengan kedua tanganku memegang gelas dia bebas meraba buah dadaku dari luar dan terus menciumi leherku, seraya meronta-ronta aku menikmati gairahku meningkat, lagipula saat tiba-tiba tangan Hendy mulai meraba belahan bawah gaunku sampai ke selangkanganku.

“Hendy..hentikan Hendy aku mohon..tolong Hendy..jangan kerjakan itu..”,rintihku, namun Hendy terus menyerang dan jari tengah tangannya hingga di bibir vaginaku yang ternyata sudah basah sebab serangan itu. Dia menyadari bila aku melulu mengenakan G-string hitam dengan kaitan di pinggirnya, kemudian dengan sekali sentakan dia menariknya dan terlepaslah G-stringku.

Agen bandarq online terpercaya – Aku terpekik pelan lagipula merasakan terdapat benda keras mengganjal pahaku. Ketika Hendy telah semakin binal dan akupun tidak bisa melepaskan, tiba-tiba tersiar suara Leo memanggil dari pinggir tangga yang menciptakan pegangan himpitan Hendy terlepas, kemudian aku langsung lari sambil membereskan pakaian ku mengarah ke Leo yang tidak menyaksikan kami dan meninggalkan Hendy dengan G-string hitamku. Aku sungguh terkejut dengan kejadian tersebut tapi tanpa disadari aku menikmati gairah yang lumayan tinggi menikmati tantangan mengerjakan di lokasi umum meski dalam kelompok diperkosa.

Ternyata pesta malam itu dilangsungkan hingga larut malam dan Leo menuliskan dia mesti mengerjakan meeting dengan customer dan atasannya dan dia menyimpulkan aku guna pulang bareng Hendy.

Tanpa dapat menolak kesudahannya malam tersebut aku diantar Hendy, diperjalanan dia melulu mengakatakan “Maaf Lita..kamu sungguh cantik malam ini.” Sepanjang jalan kami tidak berkata apaun. Hingga hingga dirumah aku langsung masuk ke dalam kamar dan menelungkupkan diri di kasur, aku menikmati hal yang mengherankan antara malu aku baru saja merasakan perkosaan kecil dan perasaan malu mengakui bahwa aku terangsang hebat oleh serangan tersebut dan masih menyisakan gairah.

Tanpa sadar ternyata Hendy sudah mengunci seluruh pintu dan masuk ke dalam kamarku, aku terkejut saat mendengar suaranya’, “Lita aku hendak mengembalikan ini”‘ katanya sambil memberikan G-stringku berdiri dengan celana pendek saja, dengan berdiri aku ambil G-stringku dengan cepat, namun saat tersebut juga Hendy sudah menyergapku lagi dan langsung menciumiku seraya langsung unik kaitan gaun malamku, maka bugilah aku diahadapannya.

Tanpa menunggu tidak sedikit waktu aku langsung dijatuhkan di lokasi tidur dan dia langsung menindihku. Aku meronta-ronta seraya menendang-nendang?

”Hendy..lepaskan aku Hendy..ingat kau rekan suamiku Hendy..jangan..ahh..aku mohon”, erangku ditengah rasa bingung antara nafsu dan malu, namun Hendy terus menekan sampai aku berteriak ketika penisnya menyeruak masuk ke dalam vaginaku, ternyata dia telah siap dengan melulu memakai celana pendek saja tanpa celana dalam.

“Ahhhh?Hennn..kau..:’ Lalu mulailah dia memompaku dan lepaslah perlawananku, kesudahannya aku melulu menutup mata dan menangis pelan..clok..clok..clok..aku mendengar suara penisnya yang besar terbit masuk di dalam vaginaku yang sudah paling basah sampai memudahkan penisnya bergerak. Lama sekali dia memompaku dan aku melulu terbaring mendengar desah nafasnya di telingaku, tak berdaya meski dalam hati menikmatinya. Sampai tidak cukup lebih satu jam aku kesudahannya melenguh panjang.

“Ahhh?..” ternyata aku orgasme terlebih dahulu, sungguh aku paling malu merasakan perkosaan yang aku nikmati.

Sepuluh menit lantas Hendy mempercepat pompaannya lalu tersiar suara Hendy di telingaku “Ahhh..hmmfff?” aku menikmati vaginaku sarat dengan cairan kental dan hangat selama tiga puluh deti lantas Hendy terkulai di atasku.

“Maaf Lita aku tak kuasa menyangga nafsuku..”bisiknya pelan kemudian berdiri dan meninggalkanku tergeletak dan menerawang. hinga tertidur Aku tak tahu jam berapa Leo pulang sampai pagi harinya.

Esok paginya di hari sabtu laksana biasa aku berenang di empang renang belakang,, Leo dan Hendy berpamitan guna nerangkat ke kantor. Karena tak terdapat seorang juga aku memberanikan diri guna berenang tanpa pakaian. Saat asiknya berenang tanpa disadari, Hendy ternyata berdalih tidak enak badan dan pulang pulang, sebab Leo paling mempercayainya maka dia izinkan Hendy kembali sendiri. Hendy masuk dengan kunci kepunyaan Leo dan menyaksikan aku sedang berenang tanpa pakaian. Lalu dia bergerak ke empang renag dan mencungkil seluruh pakaiannya, ketika itulah aku sadari kedatangannya,

“Hendy..kenapa kau terdapat di sini?” tanyaku.

“Tenang Lita suaimu terdapat di kantor sedang sibuk dengan pekerjaannya”, aku menyaksikan tubuhnya yang kekar dan penisnya yang besar mengangguk angguk ketika dia berlangsung telanjang masuk ke dalam empang “Pantas sajaku semalam vaginaku terasa sarat sekali”‘pikirku.

Aku buru-buru berenang menjauh namun tidak berani terbit dr dalam kolam sebab tidak mengenakan pakaian apapun juga. Saat aku bersandar di pingiran sisi beda kolam, aku tidak menyaksikan ada tanda2 Hendy di dalam kolam. Aku menggali ke sekeliling empang dan tiba-tiba aku menikmati vaginaku hangat sekali, ternyata Hendy terdapat di bawah air dan sedang menjilati vaginaku seraya memegang kedua kakiku tanpa dapat meronta.

Akhirnya aku hanya dapat merasakan lidahnya merayapai semua sisi vaginaku dan menginjak liang senggamaku..aku melulu menggigit bibir menyangga gairah yang masih bergelora dari semalam. Cukup lama dia mengerjai vaginaku, nafasnya powerful sekali pikirku. Detik berikutnya yang aku tahu dia sudah berada di depanku dan penisnya yang besar sudah meneyruak menggantian lidahnya?

“Arrgghh..” erangku menyangga nikmat yang telah seminggu ini tidak tersentuh oleh Leo. Akhirnya aku tidak mempedulikan dia memperkosaku pulang dengan berdiri di dalam empang renang. Sekarang aku melulu memeluknya saja dan tidak mempedulikan dia menjilati buah dadaku seraya terus memasukan penisnya terbit masuk. Bahkan ketika dia tarik aku ke luar empang aku melulu menurutinya saja, tak waras aku mulai menikamti perkosaan ini, pikirku, namun ternyata gairahku sudah menutupi fakta bahwa aku sedang diperkosa oleh rekan suamiku. Dan di pinggir empang dia membaringkanku kemudian mulai menyetubuhi kembai tubuh mulusku..

”Kau paling cantik dan seksi Lita..ahh” bisiknya ditelingaku.

Aku melulu memejamkan mata berpura-pura tidak menikmatinya, padahal bila aku jujur aku sangat hendak memeluk dan menggoyangkan pantatku mengimbangi goyangan liarnya. Hanya suara eranggannya dan suara penisnya maju mundur di dalam vaginaku, clok..clok..clep..dia tahu bahwa aku telah berada dalam kekuasaannya. Beberapa saat lantas kembali aku yang merasakan orgasme dimulai eranganku,”Ahhh”.

aku menggigit keras bibirku seraya memegang keras pinggiran kolam,

“Nikmati sayang?”demikian bisiknya menyadari aku merasakan orgasme. Sebentar lantas Hendy lah yang berteriak panjang.

“Kau hebat Lita..aku cinta kau..AAHHH..HHH” dan aku menikmati semburan powerful di dalam vaginaku. Gila hebat sekali dia dapat membuatku menikmatinya pikirku. Setelah dia menarik keluar penisnya yang masih terasa besar dan keras, aku reflek menamparnya dan memalingkan wajahku darinya. Aku tak tahu apakah tamparan tersebut berarti kekesalanku padanya atau sebab dia menarik keluar penisnya dari vaginaku yang masih lapar.

Setelah Leo pulang anehnya aku tidak mengisahkan kejadian malam kemudian dan pagi tadi, aku bercita-cita Leo dapat menyerahkan kepuasan padaku. Dengan melulu menggenakan kimono dengan tali depan aku dekati Leo yang masih asik di depan komputernya di dalam kamar, kemudian aku buka tali kimonoku dan kugesekan buah dadaku yang besar tersebut ke kepalanya dari belakang, bercita-cita da berbalik dan menyerangku.

Ternyta yang kudapatkan ialah bentakannya “Lita..apakah anda tak dapat melihat bila aku sedang sibuk? Jangan kau ganggu aku dulu..ini untuk masa mendatang kita” teriaknya keras.

Poker online terpercaya – Aku yakin Hendy pun mendengar teriakannya. Aku terkejut dan menangis, kemudian aku terbit kamar dengan menghempaskan pintu, kemudian aku pergi ke pinggir empang dan duduk di sana merenung dan menyangga nafsu. Dari empang aku dapat melihat bayang-bayang di Leo di depan komputer dan lampu di kamar Hendy. Tampak samar-samar Hendy terbit dari kamar mandi tanpa sehelai benangpun menutupi tubuhnya. Karena di luar gelap tak barangkali dia melihatku.

Tanpa sadar aku menghampiri ke jendelanya dan menyimak Hendy mengeringkan tubuh. Gila kekar sekali tubuhnya dan yang unik perhatianku ialah penisnya yang besar dan tegang mengangguk-angguk bergoyang sekanan memanggilku.

Aku malu sekali mengagumi dan mengaharapkan pulang penis tersebut masuk ke dalam vaginaku yang memang masih haus. Perlahan aku membelai-belai vaginaku sampai terasa basah, kesudahannya aku menyimpulkan untuk memintanya pada Hendy, dengan hati yang berdebar kencang dan nafsu yang telah menutupi kesadaran, aku nekat masuk ke dalam kamar Hendy dan langsung mengunci pintu dari dalam.

Hendy paling terkejut “Lita..apa yang anda lakukan?”, aku melulu menempelkan telunjuk di bibirku dan memberi isyarat supaya tidak bersuara sebab Leo terdapat di kamar seberang.

Langsung aku membuka pakaian tidurku dan terpampanglah tubuh putih mulusku tanpa sehelai benagpun di hadapannya, Hendy melulu terperangah dan menatap kagum pada tubuhku. Hendy tersenyum sambil menunjukkan penisnya yang semakin membesar dan terlihat berotot.

Dengan segera aku langsung berlutut di hadapannya dan mengulum penisnya, Hendy yang masih terkejut dengan kejadian ini melulu mendesah perlahan menikmati penisnya aku kulum dan hisap dengan nafsuku yang telah memuncak.

Sambil mulutku tetap di dalam penisnya aku perlahan naik ke atas lokasi tidur dan menanam vaginaku di mulut Hendy yang telah terbaring, dia memahami maksudku dan langsung saja lidahnya melahap vaginaku yang sudah paling basah, lumayan lama kami dalam posisi itu, terinat bakal Leo yang dapat saja tiba-tiba datang aku langsung memungut inisiatif guna merubah posisi dan perlahan duduk di atas penisnya yang telah mengacung tegang dan besar panjang. Perlahan aku arahkan dan masukan ke dalam lubang vaginaku, rasanya bertolak belakang dengan ketika aku diperkosanya, perlahan tapi tentu aku merasaskan sebuah sensasi yang amat besar hingga akhirnya borongan batang penis Hendy masuk ke dalam vaginaku.

“Ahh..sssfff..Hennn!” erangku perlahan menyangga suara gairahku supaya tidak terdengar, aku menikmati seluruh penisnya mengisi vaginaku dan menyentuh rahimku.

Sungguh sebuah sensasi yang tak terbayangkan, dan sensasi tersebut semakin meningkat saat aku mulai menggoyangkan pantatku naik turun sedangkan tangan Hendy dengan puasnya terus memainkan kedua buah dadaku memuntir-muntir putingku sampai berwarna kemerahan dan keras

“ahh..ahh..” demikian erangan kami perlahan mengiringi suara penisnya yan terbit masuk vaginaku clok..clok..clok? Tak tahan dengan nafsunya seketika Hendy duduk dan mengulum buah dadaku dengan rakusnya bergantian kiri kanan bergerak ke leher dan terus lagi. Aku sungguh tak dapat menyangga gairah yang sekitar ini terpendam.

Mungkin sebab nafsu yang sudah paling tertahan atau fobia Leo mendengar tak kuasa aku mencungkil puncak gairahku yang kesatu sambil memeluk erat Hendy dan menggigit pundaknya supaya tidak bersuara, kudekap erta Hendy seakan tak dapat dicungkil mengiringi puncak orgasmeku. Hendy menikmati penisnya diguyur cairan hangat dan tahu bahwa aku merasakan orgasme dan membiarkanku mendekapnya paling erat seraya memelukku dengan usapan hangatnya.

Selesai aku orgasme sekiat 30 detik, Hendy membalikan aku dengan penisnya masih tertancap di dalam vaginaku. Hendy mulai mencumbuku dengan menjilati leher dan putingku perlahan, entah kenapa aku pulang bernafsu dan menjawab ciumannya denga mesra, lidah kami saling berpagutan dan Hendy menikmati penisnya pulang dapat terbit masuk dengan mudah sebab vaginaku telah kembali basah dan siap menerima serangan berikutnya. Dan Hendy langsung memompa penisnya dengan motivasi dan cepat menciptakan tubuhku bergoyang dan buah dadaku bergerak naik turun dan sungguh suara yang timbul antara erangan kami berdua yang terbendung derit lokasi tidur dan suara penisnya terbit masuk di vaginaku kembali menghanguskan gairahku dan aku bergerak menaik turunkan pantatku guna mengimbangi Hendy.

JazzQQ.com – Dan benar saja 10 menit lantas aku hingga pada puncak orgasme yang kedua, dengan meletakan kedua kakiku dan mengurangi keras pantatnya sampai penisnya menyentuh rahimku. Kupeluk Hendy dengan erat yang tidak mempedulikan aku merasakan deburan ombak kesenangan yang menyerangku berkali-kali bersamaan keluarnya cairanku. Kugigit bibirku supaya tidak menerbitkan suara, lumayan lama aku dalam suasana ini dan herannya setelah berlalu aku berada dalam puncak ternyata aku telah kembali mengimbangi gerakan Hendy dengan menaik turunkan pantatku. Saat itulah kudengar pintu kamarku tersingkap dan detik berikutnya pintu kamar Hendy diketuk Leo,

“Hendy..kau telah tidur?”, demikian ketuk Leo. Langsung saja Hendy mencungkil pelukannya dan menyuruhku bersembunyi di kamar mandi. Sempat menyambar pakaian tidurku yang terbaring di lantai aku langsung lari ke kamar mandi dan mengunci dari luar. Sungguh hatiku berdebar dengan kerasnya menginginkan apa jadinya andai aku ketahuan suamiku.

Hendy dengan santai dan masih bertelanjang membuka pintu dan menyuruh Leo masuk, Leo sempat terkejut menyaksikan Hendy telanjang,

”Sedang apa anda Hendy” tanpa curiga dengan lokasi tidur yang berantakan yang kalau diacuhkan dari dekat terdapat cairan kenikmatanku. Hendy melulu tersenyum dan mengatakan,

”Mau tau aja..” Dasar Leo dia langsung merundingkan suatu hal kegiatan dan mereka terlibat percakapan itu. Kurang lebih sepuluh menit mereka berkata dan sepuluh menit pun hatiku sungguh berdebar-debar tapi herannya dengan suasana ini nafsuku sungguh semakin menjadi-jadi. Setelah Leo keluar, Hendy pulang mengunci pintu kamar dan mengetuk kamar mandi perlahan,”Lita buka pintunya..sudah aman”.

Begitu aku buka pintunya Hendy langsung unik aku dan mendudukanku di meja dekat kamar mandi, langsung saja dibukanya kedua kakiku dan bless penisnya kembali mengisi vaginaku “Ahhh..ahh..” erangan kami berdua kembali tersiar perlahan seraya terus menggoyangkan pantatnya maju mundur Hendy melahap buah dadaku dan putingku.

Sepuluh menit selesai dan goyang Hendy semakin cepat sampai-sampai aku tahu dia akan menjangkau puncaknya, dan akupun menikmati hal yang sama “Heennn lebih cepat sayang aku sudah nyaris keluar..” desahku

“Tahan sayang anda bersamaan keluarnya”, dan benar saja ketika kurasakan maninya menyembur deras dalam vaginaku aku merasakan orgasme yang ketiga dan lebih hebat dari yang kesatu dan kedua, kami saling berdekapan erat dan merasakan puncak gairah tersebut bersamaan.

“Heeennnn..,” desahku tertahan.

“Ahhh Lita..kau hebat..” demikian katanya.

Akhirnya kami saling berdekapan lemas berdua, sungguh suatu peperangan yang paling melelahkan. Saat kulirik jam ternyata telah dua jam kami bergumul.

“Terima kasih Hendy..kau hebat..” kataku dengan kecupan mesra dan langsung menggunakan pakaian tidurku pulang dan pulang ke kamarku.

Leo tidak curiga sama sekali dan tetap berkutat dengan komputernya dan tidak menghiraukanku yang langsung berbaring tanpa melepas pakaianku seperti seringkali karena aku tahu terdapat bekas ciuman Hendy di sekujur buah dadaku. Malam tersebut aku merasa paling bersalah pada Leo namun di beda sisi aku merasa paling puas dan istirahat dengan nyenyaknya.

Esoknya laksana biasa di hari Minggu aku dan Leo berenang di pagi hari tetapi menilik adanya Hendy, kami yang seringkali berenang bertelanjang kesudahannya memutuskan menggunakan pakaian renag, aku syukuri sebab hal ini bisa menutupi buah dadaku yang masih memar sebab gigitan Hendy. Saat kami berenang aku menyadari bahwa Hendy sedang menatap kami dari kamarnya. Dan ketika Leo sedang asyik berenang kulihat Hendy memanggilku dengan tangannya dan yang menciptakan aku terkejut dia menunjukan penisnya yang telah mengacung besar dan tegang. Seperti di hipnotis aku nekat berlangsung ke dalam.

”Leo aku inginkan ke dalam ambil makanan ya..!” kataku pada Leo, dia melulu mengiyakan seraya terus berenang, Leo memang sangat kegemaran berenang dapat 2 jam nonstop tanpa berhenti.

Aku dengan tergesa masuk ke dalam dan mengarah ke kamar Hendy. Di sana Hendy sudah menantikan dan tak sabar dia melucuti pakain renangku yang memang melulu menggunakan tali sebagai pengikatnya. “Gila anda Hendy..bisa ketahuan Leo lho,” protesku tanpa perlawanan sebab aku sendiri paling bergairah oleh kendala ini. dan dengan kasar dia menciumi punggungku seraya meremas buah dadaku.

“Tapi anda menikmatinya khan?!,” goda Hendy sambil menghirup leher belakangku. Dan aku melulu mendesah menyangga nikmat dan kendala ini. Yang lebih tak waras Hendy menarikku ke jendela dan masih dari belakang dia meremas-remas buah dadaku dan meciumi punggung sampai pantatku,

“Gila kau Hendy, Leo dapat melihat kita,” tapi herannya aku tidak berontak sama sekali dan menyimak Leo yang benar-benar paling menikamti renangnya. Di kamar Hendy juga aku sangat merasakan sentuhan Hendy.

“Lita anda suka ini khan?” tanyanya seraya dengan keras menusukan penisnya ke dalam vaginaku dari belakang.

“AHH..Hendy..” teriakku kaget dan nikmat, kini aku berani bersuara lebih kencang sebab tahu Leo tidak bakal mendengarnya. Langsung saja Hendy memaju mundurkan penisnya di vaginaku..

”Ahh.. Hendy lebih kencang..fuck me Hendy..puaskan aku Hendy..penismu sungguh luar biasa..Hendy aku sayang kamu..” teriakku tak keruan dengan masih menyimak Leo.

Agenpkv.net – Hendy mengimbangi dengan gerakan yang liar sampai vaginaku terasa lebih dalam lagi tersentuh penisnya dengan posisi ini,

”Lita..khhaau hhebat..” desahnya seraya terus menekanku, bila saja Leo menyaksikan sejenak ke kamar Hendy maka dia akn paling terkejut meilhat pemandangan ini, istrinya sedang bercinta dengan teman kerjanya. Ternyata kami memang dapat saling mengimbangi, kali ini dalam masa-masa 20 menit kami sudah menjangkau puncak secara bersamaan

“Teruuus Hendy lebih khheeenncang..ahhhh aku terbit Heeennn”, teriaku.

“Aaakuu pun Tyyaaasss..nikkkkmat ssekali mmmeemeekmu..aahhhhh.” teriaknya bersamaan dengan puncak kesenangan yang datang bersamaan. Setelah tersebut aku langsung menghirup bibirnya dan pulang mengenakan pakaian renangku dan pulang berenang bareng Leo yang tidak menyadari kejadian itu.

Setelah tersebut hari-hari berikutnya sungguh menyebabkan gairah baru dalam hidupku dengan kendala bercinta bareng Hendy. Pernah sebuah saat saat akhirnya Leo inginkan bercinta denganku di sebuah malam sampai akhirnya dia tertidur kelelahan, aku berkeinginan mengambil susu di dapur dan sebab sudah larut malam aku nekat tidak mengenakan pakaian apapun.

Togel4D.bid – Saat aku menunduk di depan lemari es sekelebat ku lihat bayang-bayang di belakangku sebelum aku menyadari Hendy telah di belakangku dan langsung menubruku dari belakang. Penisnya langsung menusuk vaginaku yang membuatku melulu tersedak dan menyangga nikmat tiba-tiba ini. Kami bergumul di lantai dapur kemudian dia memungut kursi dan duduk di atasnya seraya memangku aku, “Hendy anda nakal” desahku yang pun menikmatinya dan kami bercinta hingga nyaris pagi di dapur. Sungguh bareng Hendy kudapatkan gairah terpendamku sekitar ini.

Akhirnya saat proyek kantor Leo berlalu Hendy mesti pergi dari lokasi tinggal kami dan malam sebelum pergi aku dan Hendy menyempatkan bercinta kembali

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *