<TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DI SITUS KAMI DAN JANGAN LUPA DI BAGI KE TEMAN TEMAN LINK KAMI YA
Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR AKUN DISINIwww.BDPKV.ORG 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus TurnOver 0.5%, Mudah Menang Dan Coba Sensasinya

Cerita Dewasa | Perkenalan Dengan Tante Ratna Sang Rentenir

Perkenalan Dengan Tante Ratna Sang Rentenir – Namaku Dandi usiaku kini 25 tahun,,aku hendak menceritakan empiris kesatuku ketika kesatu kali aku melepas keperjakaanku,,tepatnya sebelas tahun yg lalu,,tahun 1995,,waktu tersebut aku baru berumur 14th.

Siang tersebut aku sedang tidur2an didepan tv saat seorang datang dan mengetuk pintu rumahku,,ketika kubuka pintu,,kulihat seorang perempuan berusia 35 tahunan dan menanyakan,,“ibunya terdapat dik?”.

lalu ku jawab,,“maaf,,tante siapa?,,ibu terdapat dikamar,,sebentar saya panggilkan”

sambil tersenyum dia bilang,,“saya ratna,,temannya ibu anda dari cilandak”.

itulah mula perkenalanku dengan tante ratna,,yg belakangan baru aku ketahui bahwa dia ialah “rentenir”,,dan ibuku terbelit hutang yg lumayan tidak sedikit sama dia…terus cerah kehidupan kami dikala tersebut sangatlah sulit,,semenjak ayahku yg lebih memilih meninggalkan ibuku demi istri baru,,aku bareng kakak dan adik2ku melulu tinggal dirumah petakkan, dan hidup dengan paling kekurangan.

hari2 terus berlalu,,semakin tidak jarang aku bertemu dengan tante ratna,,karena nyaris setiap hari dia tidak jarang kali kerumah guna menagih angsuran hutang.

Pagi tersebut hari minggu 12 april 1995 (masih ku ingat jelas).

aku baru saja bangun tidur,,sambil merasakan secangkir teh manis hangat.

sampai kudengar tahapan kaki mengarah ke pintu depan rumahku,,belum saja dia mengetuk,,pintu telah kubuka…

aku :“eh tante,,cari ibu ya?”.

tante ratna :“iya,,masih dirumah nggak?,,tante kesiangan nih…tante bilang sih jam 9 inginkan kesini,,sekarang udah jam 10 lebih”.

aku :“iya,,ibu lagi nganter adik2 tuh ke gereja kayaknya…saya aja baru bangun nih,,mungkin sebentar lagi tan…tunggu saja kalo mau”.

tante :“gitu ya?,,ya udah deh tante tunggu aja”.

setelah kupersilahkan duduk,,aku juga ke dapur guna membuatkan minuman untuknya.

Tante :“wah repot2 anda Di,,tante kan dapat ambil sendiri”.

aku :“gak apa2 tante…gak repot kok”.

Tante :“kamu sendirian dirumah?”.

aku :“iya nih tan,,aku aja baru bangun,,tau2 udah gak terdapat siapa2,,kakak aku sih biasa dia kalo hari minggu ngajar karate di sekolahan”.

tante :“oh gitu,,lha anda sendiri gak kemana-mana?”.

aku :“nggak tan,,kalo aku sangat dirumah aja nonton tv atau kerumah temen di sebelah”.

tante :“gak pacaran?,,eh ngomong2 udah punya pacar belum kamu?”.

aku :“hehehehe…masih kecil tan,,belum dapat cari duit sendiri,,aku gak inginkan pacaran,,nanti kalo udah kerja baru deh”.

tante :“masih kecil gimana?,emang umur anda berapa?”.

aku :“aku khan baru 14th tan,,baru ruang belajar 3 smp”.

tante :”hah,,14th kok bongsor ya?,,tante kira anda sma,,hehehe”.

aku :“ah tante dapat aja…emang sih tidak sedikit yg bilang kalo aku bongsor,,maaf tan,,permisi sebentar aku bermukim mandi dulu gak apa2 ya”.

tante :“wah belom mandi ya?,,ih pantesan bau,,hehehe,,ganteng2 kok jorok belum mandi,,ya udah mandi aja sana,,apa inginkan tante yg mandiin?

(sambil tersenyum nakal)

aku :“ah tante dapat aja…sebentar ya tan”,,tapi belum sempat aku berdiri dari lokasi dudukku,,tangan tante ratna langsung unik tangan ku.

tante :“sebentar sini Di,,tante gak berkelakar kok,,mau nggak tante mandiin.

enak loh,,beneran deh gak bohong”.

seketika tersebut juga jantungku berdegup kencang,,mukaku memerah saat tante ratna menempatkan tangannya di pahaku.

tante :“beneran kok Di,,tante janji deh gak kisah siapa2…kamu gak usah takut,,tante khan gak galak hehehehehe…sini deh”,,tangan kanan tante unik pinggangku,,seraya menyuruhku guna lebih rapat duduk didekatnya.

aku masih berdiam diri tak dapat berbicara apa2 saat tangan kirinya telah masuk kedalam celanaku dan meremas buah zakarku…

aku :“aah tante”,,(sambil mengerang keenakkan saat ia memainkan buah zakarku).

tante :”tenang aja ya sayang…pokoknya tante jamin enak deh”,,bisik tante ratna seraya menjilat telingaku…kemudian leherku,,akupun mengerang saat dia menghisap pentil dadaku…

aku :“tante,,akh,,hmmmnnn,,aaaak h”.

kemudian bibirnya terus menciumi perutku dan aku kian tak kuasa saat kepala penisku mulai dijilati dan dikulum-kulum olehnya…aku hanya dapat mengerang tanpa dapat menolak lagipula berontak,,saat tante ratna melahap buah zakarku dan memainkannya dengan lidahnya…ooohh…kemudian tante mulai membuka baju dan roknya…aku pun kian terpana dengan kemontokkan tubuhnya…payudaranya,,ooh tante.

tante :,,“sini sayang…kamu jilatin ini ya”,,sambil mendorong kepalaku kearah vaginanya yg ditumbuhi bulu2 halus…aku juga langsung saja menjilati vagina tante ratna dengan rakus.

tante :,“OOOhhh,,dandi,,terus sayang…ooohh…jangan berhenti sayang,,ooooh,,iya sayang disitu,,iya terus,,terus,,terus,,oaaaahh”.

setelah sejumlah menit kujilati vaginanya.

tante :,,”kamu hebat Di”,,tante ratna meregangkan kedua kakinya,,sambil unik penisku,,“sini sayang,,masukkan kesini…aaaaahhh”,,ia juga mengerang,,ketika penisku mulai masuk ke dalam vaginanya, seraya kedua tangannya mendorong dan unik pantatku,,tante ratna terus mengerang

”Ooooh Dandi…terus sayang…Oooh Tuhan…Aaaahhhkh”.

setelah sejumlah menit,,aku langsung menikmati ketegangan,,seluruh tubuhku terasa kaku,,dan akhirnya,,Aaaaaaakkkhhhh,,tapi tangan tante ratna terus mengurangi pantatku sampai-sampai aku,,“keluar”,,di,,”dalam”,,nya,,dan lantas dia tidak mempedulikan aku terkapar lemas diatas tubuhnya.

tante:,,“hehehe…kamu jagoan Di”,,sambil menghirup keningku”,,tante janji,,gak bakal bilang siapa2 sayang,,kamu nggak usah takut,,ini rahasia anda berdua ya sayang”.

aku :,,“tapi gimana kalo ibu aku tau? atau suami tante?”.

tante :,,“nggak,,mereka nggak akan tau,,tenang aja ya sayang,,pokoknya tante janji deh,,terus cerah tante sudah,,“kepingin”,,sama anda dari dulu…akhirnya dapet juga,,hehehehe”.

Setelah kejadian pagi itu,,kami juga semakin tidak jarang melakukannya di masing-masing ada kesempatan,,tante ratna mengajariku beragam gaya,,dari foreplay dan seterusnya…dan masing-masing kali aku orgasme,,tante ratna tidak jarang kali menyuruhku guna orgasme di dalam vaginanya, dia bilang lebih nikmat rasanya… bahkan kadang dia menyuruhku untuk,,“keluar”,,di mulutnya…awalnya aku fobia kalo nanti dia hamil,,ternyata tante ratna jujur padaku bahwa bahwasannya dia tidak bakal pernah dapat mempunyai keturunan (mandul) dan kedua anaknya yg masih kecil2 ialah anak hasil adopsi.

Berhubungan dengannya perlahan kehidupan ekonomi keluargaku membaik,,walaupun aku selalu berdusta pada ibuku,,mengenai duit yg tante ratna tidak jarang berikan kepadaku…selain tersebut diapun mengisi segala macam keperluan sekolahku dari kebutuhan membeli buku,,sampai mengongkosi uang sekolah guna masuk SMU,,malahan semenjak kami bersangkutan dia tidak pernah lagi menagih hutang ke ibuku,,padahal jumlahnya nyaris 30jt.

Tiga tahun aku menjalin hubungan dengan tante ratna,,sampai ketika krisis moneter menimpa indonesia,,tante ratna menyimpulkan pindah ke solo bareng suami dan kedua anak angkatnya.

sampai kini aku tak pernah lagi mendengar kabar beritanya.

karena sejak krisis moneterpun rumahku pindah ke wilayah yg lebih terpencil.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *