Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Cerita Porno | Cerita Seks | Kontol Kamu Son Enak Banget Hmm

Kontol Kamu Son Enak Banget Hmm – waktu tersebut aku berdiri sendirian di depan ekskalator, di lantai 2 Dieng Plaza Malang. Selama di situ, aku hanya takjub sambil menyaksikan orang-orang lewat di depanku. Sampai tiba-tiba terdapat cewek menghampiriku sambil membawa barang belanjaannya.

Aku lihat kayaknya tidak banyak lebih tua dariku. Yah, kutaksir selama 30-an deh. Tapi dia cantik sekali, sesuai jadi bintang film. Apalagi dengan dandanannya yang natural dan rambutnya yang tergerai estetis sedada berwarna merah kecoklatan, cakep sekali deh! Bodinya seksi banget. Pake tank top warna putih, yang kayaknya kekecilan bikin dadanya sampai-sampai terlihatlah putingnya di balik bajunya. Aku terpukau sekali melihatnya, namun aku fobia dia marah.

Tiba-tiba,,dia nepuk pundakku seraya bertanya,”Maaf mas,kalau,pasar ikan”,”adanya dimana ya”?

Aku berjuang menutupi kekagetanku dan berjuang menjawab sesantai mungkin,”Ahh.., Mbak ini becanda ya,,disini mana terdapat yang jual ikan mbak. Adanya ya di pasar besar”.

”Oh,,gicu ya Mas ya”,katanya seraya mikir.

Itulah mula pembicaraan kami rupanya dia tadi melulu memancingku aja,,sampai kesudahannya kenalan dan ngobrol North-South. Namanya Juliet,,umur 31 tahun, lokasi tinggal di Jl. Taman Wilis 1C Malang,,mantan gadis sampul yang bersuami seorang pengusaha. Kebetulan suaminya lagi tugas 1 bulan ke Liverpool Inggris, jadi dia jalan-jalan sendirian. Belum punya anak,,karena suaminya menderita impoten.

Setelah ngobrol sekitar 1 jam sambil santap di cafe. Lalu, aku diajaknya ke rumahnya. Dia mengemudikan mobil mewahnya BMW Sport 1 pintu.

Setelah hingga di rumahnya yang paling besar. Padahal aku baru melihatnya dari depan saja,Setelah di-klakson sama dia, seorang satpam membuka pintu pagar.

Sebelumnya, Mbak Juliet telah bilang,“Kalau ada penolong saya,,kamu bilang aja saudara dari suamiku, ya”?

Sambil berakting layaknya bintang sinetron, Mbak Juliet mengenalkan aku sebagai saudara suaminya pada pembantunya Dan kemudian menyuruhnya guna masak-masak buat santap malam.

”Ayo masuk Son,? Duduk-duduk saja dulu sebentar di dalem,,ya,,Aku inginkan ganti baju dulu”,katanya sesudah pembantunya pergi ke dapur.

”Eee,, mbak,,kamar kecilnya dimana ya,?”tanyaku.

”Ayo deh, Mbak tunjukin”,katanya seraya menggandeng tanganku,Sampai kesudahannya tiba di kamar mandi.

”Tuh kamar mandinya di sana”,,katanya seraya menunjuk ke pintu di ujung kamar.

Aku langsung ke sana, dan saat mau memblokir pintu, Mbak Juliet tiba-tiba menyangga pintu dari luar kamar mandi sambil berbicara dengan genit,”Jangan lama-lama ya Son”,Terus diblokir deh pintunya sama dia.

Pas lagi pipis,,mataku tiba-tiba tertuju pada suatu benda panjang yang sedang di balik botol-botol sabun. Ketika kuambil,,,ternyata Penis plastik yang berwarna hitam!

Lalu karena pintunya tidak kukunci, secara diam-diam Mbak Juliet masuk ke kamar mandi. Karena saat tersebut aku sedang kaget, tiba-tiba aku dipeluk dari belakang secara lembut. Tangan kiri Mbak Juliet meraih tanganku yang lagi memegang Penis tiruan itu,,sementara tangan kanannya meremas kontol-ku.

”Ini mainan aku Son,,bila lagi kesepian”,bisiknya tepat di telingaku.

Aku terdiam laksana patung, keringat mengucur dengan deras sekali.

”Tapi jauh lebih enak bila pake yang pribumi Son”,desahnya.

Aku benar-benar tidak dapat melakukan apa-apa saat dia mulai menjilat leher selama telinga. Rasanya geli-geli enak dan aku benar-benar tersihir. Sambil terus menjilat dia berjuang membuka celanaku dari belakang.

”Hhh,,,tidak boleh Mbak”,aku berjuang mengingatinya.

Tapi,,mengapa Son..? Hhhmm slurp,,slurp,,,nggak suka ya..?,”desisnya seraya tetap menghirup dan menjilat leherku.

”Hhh,,sony masih perjaka mbak”!,,kataku.

”Ahh,,masak sih,, mari dong,,ntar Mbak ajarin deh.. nikmat kok Son,,inginkan ya Son,,?,”katanya.

”Tapi mmbakk,,hh”,teriakku.

”Ayo ikut ke kamar Mbak aja ya,,biar lebih enak”,katanya sambil unik lenganku.

JazzQQ.com – Dia menuntunku terbit kamar mandi hingga di pinggir ranjang, langsung memagut mulutku dengan ganas. Lidahnya meliuk-liuk mencari-cari lidahku, sedangkan tangannya kembali berjuang membuka celanaku. Aku yang telah pasrah dan bengong, memeluk tubuhnya yang sexy dan montok.

Setelah celanaku melorot,,ciumannya berpindah ke leher, ke dada, perut, dan kesudahannya ke Penisku. Dia mengurut Penisku pelan-pelan,”Woowww,,enak banget rasanya,,ohh,,?,”desahku.

”Kamu tetap berdiri,,ya Son,,tidak boleh rebah”,,pintanya seraya tersenyum manis.

”Aku mengangguk saja”.

”Kontol kamu,,Sonn,, enak banget,,hhmm”.

”Tiba-tiba dia langsung menghisap penisku,bahkan mengocok-ngocok di mulutnya”.

”Ohh..?,”desahku keenakan.

”Hhmm,,slurp,,slurp,,Aahh,,slurp,,slurp”.

”Kadang-kadang dia sengaja mengguncang-guncang penisku ke kiri ke kanan dengan mulutnya, sedangkan kedua tangannya mengelus-elus pantat dan bijiku”.

”Aahh,,tidak boleh kenceng-kenceng dong, Mbak”,kataku ketika dia menghisap dengan bernafsu.

Dia melulu tersenyum,,kemudian meneruskan kegiatannya. Hisap,,lepas,,hisap.. lepas,,,terus hingga akhirnya dia laksana kelelahan.

”Hmm,,kontol anda enak banget Son”,katanya seraya menjilat bibirnya yang sarat lendir.

”Kelihatan sekali dari sorot matanya yang liar bila dia sudah paling horny”.

”Udah lama saya nggak ngisap kontol seenak ini,Son”.

”Mbak”,panggilku.

”Jangan panggil aku Mbak dong”,desisnya sambil menghirup kepala kemaluanku,”Panggil Jull,,aahh,,aja ya,,sstt”,desahnya.

Kembali dia menjilat kemaluanku dengan lidah meliuk-liuk laksana lidah ular. Kali ini jilatannya naik ke atas,,seraya tangannya membuka T-shirt-ku. Aku pun tidak inginkan kalah, ikutan membuka baju-nya. Dan ohh.. terlihatlah susunya yang besar itu.. kayaknya 36C. Ternyata dia tidak menggunakan BH. Jadi sekarang melulu sisa CD-nya aja.

”Ayo, hisap dong tetekku Son”,desahnya.

Aku tidak menantikan lama-lama lagi,langsung kulumat payudara yang bulat itu. Awalnya yang kiri dan yang kanan kuremas-remas. Juliet merintih dan menjatuhkan diri ke ranjang.

”Aahh,,sstt,,ayyoohh.. sedot yang kuat,,Son,,hh.., hiissaapp,,putingnya oohh,,oohh”,desahnya.

”Aku dengan motivasi menghisap cocok perintahnya. Sesaat kugigit lembut putingnya”.

”Aaahh,,ennakk..! Hhh,,sedot terus,,sstt.. yang.. kuathh,,aahh”,jeritnya seraya menggelinjang.

Rupanya arus kesenangan mulai menerpa Juliet. Tangan kananku mulai mengembara memeknya yang masih tertutup CD. Wah,,telah basah rupanya..! Apalagi ketika jari tengahku menyelinap salah satu Labia majora, kerasa sekali beceknya.

Pinggulnya mulai naik turun, rupanya Juliet sadar terdapat benda asing yang menggesek kemaluannya. Apalagi ketika jariku menyentuh klitorisnya,,kian kencang goyangannya. Seakan berusaha supaya jariku tetap di klitorisnya,,tidak pindah kemana-mana. Terbukti ketika tangannya memegang tanganku yang terdapat di kemaluannya,”Ya,,say,,teruss,,oohh,,sstt,,gesek itilku,,oohh”,,erangnya.

Sekarang ciumanku telah pindah ke lehernya yang jenjang dan harum mulus. Memeknya tetap dihibur dengan jariku, sedangkan tanganku yang lain mengelus rambut indahnya.

”Udahh,,Son,,aku nggak tahan say,,sst”,kata Juliet.

Lalu dia menelentangkan aku dan dia terdapat di atasku. Dia langsung menanam lubang kemaluannya tepat di depan wajahku dan secara perlahan dia buka CD-nya dengan membuka ikatan tali di sampingnya. Tercium semerbak wangi memeknya yang benar-benar membuatku terangsang. Tampak cucuran lendir di lubang memeknya.

”Hm,,wangi sekali Jul,,sony suka baunya”,kataku.

”Kamu suka bau memekku,,Son..?,”katanya manja.

”Ya Jul, keduanya say”.

”Kalo gitu, jilatin dong say memekku”,katanya seraya menurunkan memeknya ke wajahku.

”Ayo jilat,,say”,desahnya.

Kuhisap-hisap klitorisnya yang menyembul, kujilat memek dan anusnya. Dan seluruh yang ada di dekat kemaluannya kujilat dan kuhisap.

”Jilaatt,,ohh,,terruusshh,,son,,jillaatt,,itilnyaa,,itilnyaahh,,teerruusshh,,ohh”,desahnya.

Wajahku benar-benar dijadikan gosokan sama dia. Digosoknya terus memeknya di wajahku, kadang berputar-putar. Lalu,,juliet mengolah posisinya jadi di bawah, namun tetap seraya kujilat memeknya. Dia menggeliat-geliat, kadang menyentak ke belakang ketika klit-nya kuhisap atau kujilat. Kadang mengerang,,menjerit,,melolong, bahkan kadang kepalaku diapit dengan kedua pahanya yang putih mulus itu.

”Ahh,,ohh,,oohh,,Jul inginkan keluaarr,,,Sayyhh,,ohh,,ohh”,desahnya.

Saat dia menjerit-jerit cepat-cepat kuhentikan jilatanku dan cepat-cepat berdiri di samping ranjang.

”Jul,,anda nggak pa-pa kan”,kataku bingung.

Tidak lama lantas Juliet tersadar.

”Ahh..? Lho..? Koq.. Kenapa brenti sih Son..?,”separuh menjerit, kemudian celingukan mencariku.

Setelah melihatku terdapat di sampingnya seraya bengong,,juliet benar-benar geram.

”Kamu,,bener-bener jahat Son”.

Juliet memasukkan 2 jari kirinya ke memeknya.

”Sony,,anda bener-bener jahat”,jeritnya.

”Tapi,,jul kan tadi menjerit,,sony jadi ketakutan”,kataku.

”Aduh,,anda kok culun amat sih Son,,dasar perjaka,,namun nggak pa-pa deh”,katanya.

Untung diluar masih hujan besar,jadi jeritannya tertutup dengan suara hujan.

“Sini dong Son..!” pintanya manja.

Karena aku takjub terus kemudian dia dengan meraung laksana macan dia melompat dari ranjang, berjuang menerkamku. Tapi gagal, sebab aku berkelit sebab ketakutan. Aku berjuang menghindar dari sergapannya yang diisi hawa nafsu.

”Jahat,,!,jahat,,!,jahat,,!,”jeritnya sambil berjuang mengejarku.

Kami berdua laksana penjahat dengan korbannya yang lagi main kejar-kejaran.

BandarQ Online Terpercaya – Karena keletihan aku sukses ditangkapnya. Aku langsung duduk di kursi sofanya. Lalu, tanpa basa-basi lagi, Juliet langsung duduk berhadapan di pahaku. Bulu kemaluannya terasa lembut menyentuh pahaku, sementara batang kemaluanku merapat di perutnya.

”Mau lari kemana, Son..? Jahat..!” katanya seraya menggesek-gesekkan puting susunya ke putingku, rasanya nikmat sekali.

”Orang Jul lagi inginkan,”keluar”,koq dikerjain,,hh,,? Itu nggak boleh, Say,,!,”omelnya seraya menatap tajam.

”Ya Jul,,sony salah”,kataku.

Lalu kupagut bibirnya yang basah itu. Langsung dijawab dengan ganas. Juliet memelukku dengan erat seraya menggesek naik turun kemaluannya ke kontolku.

Kemudian dia menghentikan pagutannya,,kemudian tersenyum mengejekku.

”Kamu udah buat Jul pusing,,anda harus Jul hukum”,katanya.

”Dihukum apa Jul,,?,”kataku penasaran.

”Hukumannya ini Son”,kemudian Jul meraih kontolku dan langsung dimasukkan ke memeknya, “Ngentotin hingga aku puaass.. oohh..!”

Lalu, Juliet langsung menggenjot kontolku UP-DOWN.

Aduh,,,benar-benar nikmat nggak tahunya. Begitu ketat memegang erat kontolku. Sementara itu, di depan wajahku terpampang payudara besar yang terguncang-guncang.

”Ahh,,oohh,,,kontol kamu,,,enak Son,,sstt,,ahh,,,sst,,ahh”,desahnya seraya naik turun.

Aku tidak bisa menjawab,,soalnya lagi asyik melumat teteknya. Tanganku mengelus-elus selama pantat semoknya hingga belakang memeknya,,biar dia benar-benar puas.

”Ah,,ah,,terus Son,,! Jangan berhenti Say,,! Jul, suka ngentot sama kamu,,hh enak,,ohh,,ahh,,!”,jeritnya.

Kadang kusentak pun dari bawah, dan Juliet senang sekali bila sudah begitu.

”Sentak lagi,,oohh,,Aaa,,! Iya,,iya,,gitu,,lagi,,lagii,,oohh,,!”.

Lagi enak-enaknya dia menggenjot kontolku, tiba-tiba kuberdiri seraya membopongnya. Lalu aku jalan-jalan keliling kamar seraya tetap dia mengocok kontolku dengan memeknya yang luar biasa. Sebagai ganti sentakan yang dia suka, aku jalannya kadang laksana orang melompat. Kan jadi sama nyentaknya. Tapi tersebut tidak bisa lama-lama, sebab badannya cukup berat. Jadi aku balik ke ranjang.

”Kamu di bawah ya,,say,,! Jul suka di atas,,ss”,desisnya manja.

”Ya,,bikin Jul,,apa aja deh,,!,”kataku.

AgenPkv.com – Tanpa tidak sedikit buang waktu, Juliet pulang melanjutkan goyangannya. Kadang goyangnya benar-benar maut, hingga menyentak kepalanya ke belakang. Atau kadang seraya meremas payudaranya,,laksana di film-film Vivid. Atau dengan merebahkan kepalanya di dadaku. Sambil mengocok, laksana biasa dia suka sekali berbicara kotor.

”Hhmm,,oh,h, yess,, Kontol mu .. ahh.. hhmm.. enak kan, Say..?”

”Enakk,,,banget, Jul”,,lenguhku.

”Seneng khaann,, Son,,!”.

”Ya,,,sseneng,,ohh”.

”Jul,,sukka.. kontol kamu,,Son,,oohh”,desahnya manja.

”Sony pun suka memek Jul,,ohh”,desahku.

10 menit kemudian, aku merasa laksana akan pipis, sebab kontolku telah berdenyut. Rupanya Juliet pun begitu. Dinding memeknya mulai bergetar dan telah basah sekali. Genjotannya pun telah mulai mengganas, seperti ketika dia menjerit tadi.

”Oohh,, Son,, Sony mau,,pipis”.

”Jul.. pun Son,,inginkan keluar,,,tahan yah,, Son, anda barengan ya,, Son,,!,”desahnya.

Lalu, Juliet telah semakin tegang,,kian erat memelukku.

”Auh,, I’m comin”,say,,ohh,,ahh,,ahh,,!,”jeritnya,,kian lama kian keras.

Dan,”Teruss,, Son,,teruss,,aku,,ohh,,ahh,, Jul keluarr”.

Dia menjerit dan menghentak-hentak dengan ganasnya. Saat itu, otot memeknya sungguh-sungguh tegang dan memerah batang kontolku. Dia menyemprotkan tidak sedikit sekali cairan..

Lalu,

“Jul.. Sony inginkan pipis juga.. ohh..!”

”Pipiskan aja di dalam Son,,tidak boleh dilepass,, Say,,aa,,!”.

”Crot,,crot,,crot,,!,”cairankuku muncrat di dalam memeknya.

Aku tidak dapat berbicara apa-apa lagi, hanya dapat menerawang ke langit-langit. Menikmati orgasme. Masih ada sejumlah hentakan lagi,,sebelum kesudahannya Juliet terkulai lemas di dadaku. Rambutnya yang estetis itu membentang bebas, langsung kubelai.

”Son,,,makasih ya,,anda telah memberi drainase yang sekitar ini belum pernah Jul rasakan”,katanya sambil menghirup bibirku dengan lembut.

”Terus gimana Jul,,mengenai rencana selanjutnya,,?,”tanyaku.

”Entar aja deh,biar Jul pikir-pikir dulu,, Son”,katanya.

”Bila Jul benar-benar inginkan cerai ama Fadli. Sony inginkan jadi gantinya”,kataku.

”Ahh,,yang bener Son,,emang anda masih inginkan ama aku,,cewek yang udah tua ini,,?,”katanya.

”Sony cinta ama Jul semenjak kesatu anda ketemu. Sony nggak memperdulikan umur Jul berapa yang urgen Sony cinta ama Jul,,”kataku seraya mengecup bibirnya.

Togel4d.bid – ”Ohh,, Son kau sungguh pria jantan dan bertanggung-jawab. Sebetulnya Jul pun suka ama anda tapi khan aku sadar bila usiaku udah diatas kamu. Tapi,,kenyataannya anda suka ama Jul. Jadi, Jul setuju aja,,namun Sony sabar dulu ya,, Biar Jul selesaikan hal dengan suami Jul,,ya manis”,katanya seraya mengecup bibirku lagi.

”Ya Jul, Sony bakal tunggu..?”tanyaku.

”Nah gitu dong,,oh ya say,,,sony mesti datang kesini dan mesti memuaskan Jul masing-masing waktu,,ya sayang”,katanya.

”Ya say”,jawabku. Lalu,,anda berciuman dan kesudahannya tertidur pulas.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *