<TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DI SITUS KAMI DAN JANGAN LUPA DI BAGI KE TEMAN TEMAN LINK KAMI YA
Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR AKUN DISINIAyo Daftar Di Situs Pkv Games BAGIQQ Dengan Minimal Deposit Rp10,000 Dapatkan Juga Bonus Dari Kami Turnover 0,5% Dan Refferal 20%. Di Jamin Mudah Menang Win Rate Tinggi

Cerita Seks | Ngentot Cewek Sma Pake Obat Perangsang

Ngentot Cewek Sma Pake Obat Perangsang – Selesai mandi aku ke ruang tamu nonton bola, sejumlah orang tetanggaku datang ke rumahku seperti seringkali kalau terdapat pertandingan bola live rumahku rame layaknya bioskop. Di sela-sela nonton kami sering membual mulai update politik, kabar tetangga sampai hal wanita.

Pak Salman ialah seorang tetanggaku yang tekenal suka berkelakar tapi yang berbau pornografi, dia tiba-tiba nyeletuk katanya dia melakukan pembelian sebuah obatperangsang perempuan Cair yang harganya mahal, diapun mulai kisah panjang lebar mengenai khasiat obat Perangsang Cair tersebut katanya dapat meningkatkan libido perempuan dengan cepat, akupun iseng-iseng mohon ke dia obat perangsang wanita tersebut pengin buktikan, sebab kami memang sudah lumayan akrab diapun tanpa pikir panjang menyerahkan sebotol kecil obat perangsang perempuan itu, namun pesannya jangan digunakan semua, sisanya dia mohon dikembalikan, percaya ga percaya akupun mengambilnya, walau dalam hati bertanya pun mau dicobain ke siapa ya, perempuan di rumahku Cuma terdapat pembantuku sedangkan istriku sedang kembali ke lokasi tinggal orang tuanya…. ah sudahlah sementara ditabung dulu…

Pertandingan bola sudah dilangsungkan 45 menit, televisi telah menghadirkan komentator dan diselingi iklan, di masa-masa jeda seperti tersebut bapak-bapak seringkali juga ikut komentar seraya ngobrol satu sama lain. Akupun ke luar sebentar guna menjernihkan mataku yang tidak banyak pedes, aku terbit di halaman lokasi tinggal untuk sejumlah saat. Kemudian muncullah dua anak SMA masih dengan seragamnya menyapaku sebab lewat depan rumahku, aku mengenali mereka berdua anak tetangga RT sebelah, namanya Fera dan Dita. Setelah berjalan sejumlah langkah melalui rumahku tiba-tiba mereka berhenti dan kelihatannya saling berbisik lantas kembali lagi mendekatiku, mereka menyodorkan suatu Proposal untuk pekerjaan Karangtaruna, aku terima proposalnya dan aku suruh mereka pulang lagi nanti senja untuk ambil uangnya.

Akupun masuk ke lokasi tinggal melanjutkan nonton TV pertandingan sepakbola, semakin seru dan sesekali bapak-bapak bersorak saat tim kesayangannya sukses menjebol gawang lawan. Beberapa menit lantas pertandinganpun berlalu dengan hasil imbang 2-2. Satu persatu mulai pamit kembali dan rumahkupun pulang sepi. Pembantuku mulai mencuci ruangan dan membasuh gelas-gelas kotor sebab memang tadi tetanggaku tidak sedikit sekali yang datang. Perutku mulai terasa lapar dari tadi belum makan, akupun mengarah ke ruang makan.

Poker online – Pembantuku membuatkan teh panas dan menaruhnya di dekatku, gagasan jahil hadir dalam pikiranku, aku hendak menguji keampuhan obat perangsang cair yang diberi Pak Salman tadi, kuteteskan obat Perangsang cair ke dalam teh panas dan aku memanggil pembantuku, “Dina, ini tehnya buat anda aja, aku dari tadi telah terlalu tidak sedikit minum manis, aku air putih saja”. Dina pun menyerahkan air putih kepadaku dan membawa teh panas tersebut ke dapur. “Jangan dilemparkan lo Din, sayang, anda minum aja gapapa”, kataku.

Dan jebakanku juga berhasil, kuperhatikan dari ruang makan, Dina meminum teh panas yang telah kucampur dengan obat perangsang perempuan tadi. Hampir separuh gelas ia teguk, dan ia melanjutkan membasuh gelas dan piring, sejumlah saat lantas ia meminum lagi teh tersebut dan menghabiskannya, mungkin sebab gelasnya inginkan sekalian dicuci.

Wah, jebakanku berhasil, Dina telah meminum semua, aku tinggal menantikan reaksi obat perangsang perempuan itu. Beberapa menit lantas Dina memungut sapu untuk mencuci ruang tamu, aku pura-pura cuek masuk ke kamar dan menyimak koran, namun pintu kamar kubiarkan tersingkap untuk menyimak gerak-gerik Dina dari kejauhan, ternyata benar gelagat Dina mulai terlihat aneh, dia menyapu tak selincah biasanya, tatapannya laksana melamun serupa orang yang sedang memikirkan sesuatu.

Dina menempatkan sapunya dan masuk ke dalam kamarnya.

Aku terbit kamar pura-pura ke kamar mandi, sesampai di depan kamar Dina kuintip dia dari lubang yang di pintu.

Wah….dugaanku benar, Dina masturbasi guna memuaskan nafsunya, ternyata khasiat

obat perangsang wanita tersebut sudah terbukti, kulanjutkan mengintip Dina mengupayakan tak menerbitkan suara, fobia mengganggu fokus Dina, apalagi aku merasakan pemandangan itu, ternyata tubuh Dina estetis juga, wajahnya nampak cantik sewaktu mengerjakan masturbasi, dia membuka lebar-lebar pahanya, selangkangannya diraba-raba dengan tangannya sendiri dan satu lagi tangannya meremas-remas payudaranya.

Matanya terpejam bibirnya tidak banyak tergigit seperti menyangga nikmat yang begitu hebat. Kemudian jarinya ia masukkan ke dalam Vaginanya yang lebat dengan rambut hitam di sekelilingnya. Dikocok-kocoknya memek Dina jarinya terbit masuk semakin cepat lantas melambat dan lantas dipercepat lagi, dimainkannya itil yang tidak banyak nampak berwarna merah, diputar-putar lantas digesek-gesek. Wajahnya mendongak ke atas dengan mata tetap terpejam Dina mempercepat jarinya terbit masuk ke dalam vaginanya.

Terus cerah akupun mulai terangsang, aku membuka perlahan retsletingku dan kukeluarkan kontolku, dengan tangan kananku kuurut-urut penisku maju mundur, aku onani di depan pintu kamar Dina.

Sambil terus mengintip dari lubang pintu tersebut kubayangkan aku sedang meniduri Dina, aku sedang di atas tubuh Dina dan memasukkan penisku ke dalam memeknya, bayang-bayang itu semakin jelas dalam pikiranku yang semakin kotor, aku mengocok penisku terus menerus tapi berjuang tak menerbitkan suara, fobia Dina mengetahuinya, sejumlah saat lantas Dina sedikit merintih tapi mencoba menyangga suaranya, pinggulnya naik tidak banyak ke atas kepalanya merebah ke samping tangannya terbit masuk memeknya semakin cepat dan lantas terhenti, Dina terkulai lemas kelihatannya dia sudah menjangkau puncaknya, Dina orgasme, sedangkan aku masih onani sebab nanggung penisku sedang nikmat-nikmatnya dikocok, kuintip Dina masih terkulai lemas dengan pahanya masih tersingkap lebar, kukocok-kocok pulang semakin cepat seraya kuperhatikan gundukan memeknya yang basah, oh menggairahkan sekali, tak lama lantas aku pun menerbitkan sperma di depan pintu Dina, cepat-cepat kubersihkan dengan keset di sekitar pintu kamarnya dan kumasukkan pulang kontolku, aku juga kembali ke kamarku berpura-pura tidak terjadi apa-apa.

Dari kamar kulihat Dina melanjutkan menyapu lantai ruang tamu, kuperhatikan Dina dan kuingat pemandangan tadi ternyata Dina cantik pun sewaktu telanjang.

Jam mengindikasikan pukul 5 sore, aku terbit dari kamar guna memberi santap ikan-ikanku di akuarium, Dina mendekatiku membawa sebuah tas kecil, dia terlihat cantik kelihatannya segar berakhir mandi dan berhias dengan tidak banyak make up di wajahnya, dia pamit inginkan pulang sebab di rumahnya terdapat hajatan mungkin kelak sore baru dapat kembali lagi.

aku memberi duit Rp.50.000 guna naik angkot dan ojek. Dina pun selesai dari pandanganku dan kuperhatikan dari belakang bokongnya yang terlihat sintal dan seksi, kubayangkan dia telanjang laksana tadi senja waktu dia aku intip sedang masturbasi. Dina memang cantik guna ukuran seorang pembantu, sayang barangkali karena hal ekonomi jadi orangtuanya tidak dapat membiayainya sekolah.

Beberapa saat lantas pintu rumahku diketuk, kelihatannya ada tamu.

Ternyata Dita, anak SMA yang tadi memberiku proposal dan aku janji mau menyerahkan sumbangan senja ini, aku menyuruhnya masuk. “Mana Fera?”,tanyaku. “Fera ke lokasi tinggal Pak RW ngambil donasi juga, kami untuk tugas”,jawab Dita. Aku juga masuk ke dapur dan menciptakan Dita minuman, ketika memasukkan gula ke dalam gelas, hadir niat jahilku, aku terkenang dengan obat tetes yang tadi berhasil mengerjai Dina pembantuku.

Akupun mengupayakan untuk ngerjain Dita, kuteteskan sejumlah tetes ke dalam teh yang aku buat guna Dita dan kubawa ke ruang tamu. Aku mempersilakannya minum dan kukatakan padanya bahwa pembantuku sedang ada butuh dan kembali ke rumahnya, jadi aku yang membuatkan minuman. “Ah jadi ngrepotin om, makasih ya”, Dita meminum seteguk dan kami juga ngobrol, kuperhatikan Dita menyatakan panjang lebar tentang pekerjaan yang akan dilakukan sambil kuperhatikan sesekali dia meneguk minuman yang kucampur obat tetes itu.

Aku menantikan reaksinya namun berpura-pura menyimak apa yang dia omongkan. Beberapa menit lantas Dita mulai tersedak, omongannya mulai tidak banyak gagap dan sebentar-bentar terhenti, aku tersenyum kecil dan dalam hati bersorak karena

obat perangsang wanita tersebut mulai mengindikasikan reaksinya, kaki Dita bergerak-gerak kecil laksana menggesekkan pahanya ke memeknya, namun dia berjuang menyembunyikannya dariku, sebenarnya aku tahu tersebut karena libidonya mulai naik. “Minumnya dikuras mumpung masih anget, apa aku tambah lagi?” kataku.

“ah u…udah ga usah ma…makasih”, jawabnya seraya sedikit terbata dan menguras minumnya, Dita berdiri dan inginkan pamit. Dia mengulurkan tangannya guna bersalaman, kupegang tangannya dan kurasakan tidak banyak bergetar.

“Nanti aja pulangnya, anda ngobrol dulu”, kudekati tubuhnya dan kupegang tangannya yang satu lagi. kami juga berpegangan tangan dan berdiri berhadapan, Dita mulai salah tingkah, kutarik tubuh pelan-pelan dan tidak banyak menyentuh tubuhku, kurasakan dadanya berdegup kencang dia menundukkan pandangannya. Kuangkat dagunya dan dia menatapku, kami bertatapan dengan mesra kusentuh bibirnya yang mungil, Dita diam saja dan kurasakan dadanya semakin berdegup kencang.

Agen bandarq online terpercaya – Kudekatkan tubuhku sampai tubuh kami bersentuhan kupegang pinggulnya, dan menariknya ke tubuhku pelan-pelan. Kudekatkan bibirku ke wajahnya, kusentuh bibirnya dengan bibirku, Dita diam saja justeru memejamkan matanya seolah mengijinkan aku menciumnya, selanjutnya bibir kami juga berpagutan, kami berciuman lumayan mesra layaknya dua orang yang saling mencintai. Tanganku mulai bergerilya, kuremas-remas bokongnya dengan tanganku, kontolku mulai ereksi sebab bersentuhan dengan memeknya yang kenyal. Tubuh kami bergerak-gerak laksana sedang mencari kesenangan yang mulai terasa mengalir ke darah kami masing-masing.

Kudorong tubuhnya ke pintu kupeluk dia dan ciuman ku turunkan ke lehernya, kuciumi lehernya yang putih dan tersebut membuat Dita semakin pasrah dalam kenikmatan, kuturunkan lagi wajahku menciumi dadanya, seraya perlahan tanganku mengusung kaosnya ke atas, kuremas dadanya dengan tanganku, Dia menggelinjang kuciumi pulang lehernya dan kubuka pengait BHnya dari belakang.

Kini puting susunya nampak jelas di depanku, kumainkan dengan jariku dan kuremas-remas lantas kuhisap-hisap, Dita menggelinjang dan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Dita mulai kesetanan, aku semakin bernafsu saja menyaksikan Dita yang pasrah memberikan tubuhnya guna kunikmati.

Tanganku turun ke bawah menyelinap ke dalam celana Dita, kurasakan kehangatan memek Dita yang masih mungil, kugesek-gesek dengan jariku dan kucoba memasukkan dengan lembut jariku ke dalam memeknya.

Dita memegang tanganku seperti menyangga dan menyuruhku memasukkan jariku dengan perlahan. Akupun memasukkan jariku jauh lebih ke dalam, Dita mendesah semakin nikmat. Aku pun semakin energik mengocok-ngocok jariku ke dalam vaginanya.

Tanganku hendak semakin bebas meraba-raba memeknya sampai-sampai aku turunkan saja celana Dita sekaligus celana dalamnya, Dita memelukku erat laksana tidak hendak kehilangan kesenangan itu. Kubalas pelukannya dengan memeluknya pun semakin erat, kuraba-raba memeknya dan kujilati puting susunya. Aku sangat merasakan permainan itu.

MitoQQ.com – Kugendong tubuh Dita masuk ke dalam kamarku, kurebahkan dia di atas kasur, kutelanjangi dia dan dia diam saja melulu sedikit memblokir vaginanya dengan tangannya barangkali malu. Akupun mencungkil baju dan celanaku, sampai-sampai kami berdua sama-sama telanjang bulat. Aku tidak menyangka dapat mendapatkan rejeki nomplok sehebat ini.

Seorang cewek cantik SMA yang pastinya sedang nikmat-nikmatnya sekarang bertelanjang bulat di depanku dan pasrah aku entot. Oh ini berkat obat perangsang perempuan Potenzol dari Pak Salman. Aku membuka pahanya lebar-lebar dan menidurinya, kuciumi bibirnya seraya tanganku meremas-remas kedua belah dadanya, penisku seperti mengejar sarangnya, tangan Dita memegang penisku dan menunjukkan ke dalam lubang senggamanya, sejumlah saat lantas sleeppppp penisku masuk ke dalam vagina Dita, dinding vagina yang masih sempit menyerahkan sensasi kesenangan yang spektakuler bagiku. penisku laksana disedot-sedot oleh memeknya, sempit kenyal dan hangat,oh nikmat sekali.

Kukeluar masukkan Penisku dengan lembut sebab takut menyakiti Dita,,kukocok-kocok dengan perlahan kukeluarkan dan kumasukkan lebih ke dalam. Dita merintih kenikmatan,,bibirnya digigit dengan giginya, aku pun semakin nikmat saja. Kuangkat pahanya ke atas,,kutarik penisku dan kumasukkan dari arah atas memeknya,,kumasukkan lagi perlahan dan sleepp,,,kontolku masuk lagi ke lubang memeknya yang semakin hangat, sekarang penisku menancap semakin dalam di lubang vagina Dita.

Dita memelukku semakin erat, terus saja kukocok-kocok kontolku terbit masuk dan semakin cepat lantas semakin cepat dan penisku terasa panas spermaku laksana mau keluar, cepat-cepat kucabut penisku fobia spermaku masuk di dalam,,nanti Dita hamil. Kugesek-gesekkan kontolku di belahan dada Dita,,tangan Dita menolong mengurut-urut penisku, dan cuuurrrr spermaku pun terbit membasahi dada Dita.

Togel4D.bid – Kukocok-kocok terus untuk mencuci sisa-sisa sperma di dalam penisku.

Oh nikmat sekali ngentot memek anak SMA,,kapan-kapan bakal kuulangi lagi, Dita sudah mau menyerahkan tubuhnya ke aku,,ah siapa tahu kelak Fera atau temannya kesini bakal kuberi obat perangsang Ampuh pun dan kesudahannya,,,kuentot juga,,,ahhh ahhh aaaahhh nikmatnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *