Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Janda Montok Yang Menjadi Agresif Karena Puas Dengan Pelayananku

Janda Montok Yang Menjadi Agresif Karena Puas Dengan Pelayananku – Cerita mesum ngewe dengan janda montok yang lama tidak dijamah pria dengan judul,”Janda Montok yang Menjadi Agresif Karena Puas dengan Pelayananku”,yang tidak kalah serunya dan dipastikan dapat menambah libido seks, selamat menikmati.

Peristiwa itu berawal ketika aku bercita-cita untuk menggali tempat kos-kosan di Surabaya. Pada ketika itu, penelusuran tempat kost-kostan ternyata membuahkan hasil. Setelah aku menetap di lokasi kost-kostan yang baru,,aku berkenalan dengan seorang wanita,,sebut saja namanya Anggun.

Usia Anggun saat tersebut baru memasuki 30 tahun dengan kedudukan janda beranak satu. Perkenalanku semakin berlanjut. Pada ketika itu,,aku baru saja berakhir mandi sore. Aku menyaksikan Anggun sedang duduk-duduk di kamarnya seraya nonton TV. Kebetulan,,kamarku dan kamarnya bersebelahan. Sehingga memudahkanku untuk memahami apa yang diperbuatnya di kamarnya.

Dengan melulu mengenakan handuk,,aku mengupayakan menggoda Anggun. Dengan terkejut ia kemudian meladeni olok-olokanku. Aku semakin berani mengolok-oloknya. Akhirnya ia mengejarku. Aku pura-pura berjuang mengelak dan mengupayakan masuk ke kamarku. Eh,,,ternyata dia tidak menghentikan niatnya guna memukulku dan ikut masuk ke kamarku.

”Awas kau,,,entar kuperkosa baru tahu”,gertaknya.

”Coba bila berani”,tantangku sarat harap.

Aku menatap matanya, kulihat,,ada kecintaan yang sekitar ini terpendam, oleh jamahan lelaki. Kemudian,,tanpa dikomando ia memblokir kamarku. Aku yang sebenarnya pun menahan gairah tidak membuang-buang peluang itu. Aku meraih tangannya, Anggun tidak menolak.

Kemudian kami sama-sama berpagutan bibir. Ternyata, janda montok ini paling agresif. Belum lagi aku mampu melakukan lebih banyak,,ternyata ia menyambar handuk yang kukenakan. Ia terkejut saat melihat kejantananku sudah separuh berdiri. Tanpa basa-basi, ia menyambar kejantananku serta meremas-remasnya.

”Oh,,,ennaakk,,,terussh”, desisanku ternyata mengundang gairahnya untuk melakukan lebih jauh. Tiba-tiba ia berjongkok,,serta melumat kepala kontolku.

”Uf.. Sshh.. Auhh.. Nikmmaat”,Ia paling mahir laksana tidak menyerahkan kesempatan untuk untuk melakukan tanya.

Dengan semangat,,ia terus mengulum dan mengocok kontolku. Aku terus diayun dengan sejuta kenikmatan. Sambil terus mengocok, mulutnya terus melumat dan memaju-mundurkan kepalanya.

”Oh,,,aduhh”,,teriakku kenikmatan.

Akhirnya nyaris 10 menit aku menikmati ada sesuatu yang mendesak berkeinginan keluar dari kontolku.

”Oh,,,tahann,,,sshh. Uh,,,aku inginkan kkeluaar.. Oh”.

Agen BandarQ Online Terpercaya – Dengan mendadak muncratlah air maniku ke dalam mulutnya. Sambil terus mencok dan mengulum kepala kontolku, Anggun berjuang membersihkan segala mani yang masih tersisa. Aku menikmati nikmat yang luar biasa. Anggun tersenyum. Lalu aku menghirup bibirnya. Kami berciuman kembali. Lidahnya terus dimasukkan ke dalam mulutku. Aku sambut dengan mengulum dan menghisap lidahnya.

Perlahan-lahan kejantananku bangkit kembali. Kemudian,,tanpa kuminta, Anggun mencungkil seluruh pakaiannya tergolong bra dan CDnya. Mataku tak berkedip. Buah dadanya yang montok berwarna putih mulus dengan puting yang kemerahan terasa menantang guna kulumat. Kuremas-remas lembut payudaranya yang semakin bengkak.

”Ohh.. Teruss Ted.. Teruss”,desahnya.

Sementara tangan kiriku mencari pangkal pahanya. Akhirnya aku sukses meraih belahan yang sedang di celah-celah pahanya. Tanganku mengesek-geseknya. Desahan kesenangan semakin melenguh dari mulutnya. Kemudian ciumanku berpindah ke perut dan terus ke bawah pusar.

Aku membaringkan tubuhnya ke kasur. Tanpa dikomando, kusibakkan pahanya. Aku menyaksikan vaginanya berwarna merah muda dengan rumput-hitam yang tidak begitu tebal. Dengan sarat nafsu, aku menciumi memeknya dan kujilati semua bibir kemaluannya.

”Oh,,teruss.. Ted.. Aduhh.. Nikmat”.

Aku terus mempermainkan klitorisnya yang cukup besar. Seperti orang yang sedang mengecup bibir, bibirku merapat dibelahan vaginanya dan kumainkan lidahku yang terus berputar-putar di kelentitnya laksana ular cobra.

”Ted,,oh,,,teruss sayangg.. Oh.. Hhh”.

Desis kesenangan yang terbit dari mulutnya,,semakin membuatku bersemangat. Kusibakkan bibir kemaluannya tanpa menghentikkan lidah dan sedotanku beraksi.

”Srucuup-srucuup,,,oh.. Nikmat.. Teruss.. Teruss”,teriakannya semakin merintih.

Tiba-tiba ia menekankan kepalaku ke memeknya, kuhisap powerful lubang memeknya. Ia mengusung pinggul,,cairan lendir yang terbit dari memeknya semakin banyak.

”Aduhh.. Akku,,keluuaarr.. Oh.. Oh.. Croot.. Croot”.

Ternyata Anggun merasakan orgasme yang dahsyat. Sebagaimana yang ia kerjakan kepadaku,,aku pun tidak menghentikan hisapan serta jilatan lidahku dari memeknya. Aku menelan seluruh cairan yang kelyuar dari memeknya. Terasa tidak banyak asin namun nikmat. Anggun masih merasakan orgasmenya,,dengan spontan, aku memasukkan kontolku ke dalam memeknya yang basah. Bless..

”Oh,,,enakk”.

Tanpa merasakan hambatan,,kontolku terus menerjang ke dalam lembutnya vagina Anggun.

”Oh.. Angguna,,,sayang,,,enakk”.

Batang kontolku sepeti dipilin-pilin. Anggun yang mulai bergairah pulang terus menggoyangkan pinggulnya.

”Oh.. Ted.. Terus.. Sayang.. Mmhhss”.

Kontolku kuhujamkan lagi lebih dalam. Sekitar 15 menit aku menindih Anggun.. Lalu ia meminta supaya aku sedang di bawah.

”Kamu di bawah ya,sayang”,bisiknya sarat nikmat.

Aku melulu pasra. Tanpa mencungkil hujaman kontolku dari memeknya, kami merobah posisi. Dengan motivasi menggelora, kontolku terus digoyangnya. Anggun dengan hentakan pinggulnya yang maju-mundur semakin membenamkan kontolku ke liang memeknya.

”Oh.. Remas dadaku.. Sayaangg. Terus.. Oh.. Au.. Sayang enakk..” erangan kesenangan terus menyemprot dari mulutnya.

”Oh.. Anggun,,,terus goyang sayang”,teriakku memancing nafsunya.

Benar saja. Kira-kira 15 menit lantas goyang pinggulnya semakin dipercepat. Sembari pinggulnya bergoyang,,tangannya mengurangi kuat ke arah dadaku. Aku mengimbanginya dengan mendongkrak pinggulku supaya kontolku menghujam lebih dalam.

”Tedii.. Ah,,aku.. Keluuaarr,,sayang.. Oh”.

BalakTiga.com – Ternyata Anggun telah menjangkau orgasme yang kedua. Aku semakin mengupayakan mengayuh pulang lebih cepat. Karena kelihatannya otot kemaluanku telah dijalari rasa nikmat hendak menyemburkan sperma. Kemudian aku mengembalikan tubuh Anggun, sampai-sampai posisinya di bawah. Aku menganjal pinggulnya dengan bantal. Aku memutar-mutarkan pinggulku laksana irama goyang dangdut.

”Oh.. Anggun.. Nikmatnya.. Aku keluuarr”.

Crott.. Crott.. Tttcrott.

Aku tidak powerful lagi menjaga sepermaku. Dan langsung saja mengisi liang vagina Anggun.

”Oh.. Ted,,,kau begitu perkasa”.

Telah lama aku menunggu hal ini. Ujarnya sembari tangannya terus membelai punggungku yang masih merasakan kesenangan karena, Anggun memainkan otot kemaluannya guna meremas-remas kontolku. Kemudian,,tanpa kukomando, Anggun berjuang mencabut kontolku yang terlihat mengkilat sebab cairan spermaku dan cairan memeknya.

Dengan posisi 69,,lantas ia meneduhi aku dan langsung mulutnya bergerak ke kepala kontolku yang telah mulai layu. Aku memandangi lobang memeknya. Anggun terus mengulum dan memainkan lidahnya di leher dan kepala kontolku. Tangan kanannya terus mengocok-ngocok batang kontolku. Sesekali ia menghisap dengan keras lobang kontolku. Aku merasa nikmat dan geli.

”Ohh.. Anggun.. Geli”,desahku lirih.

Namun Anggun tidak peduli. Ia terus mengecup, mengulum dan mengocok-ngocok kontolku. Aku tidak bermukim diam,,cairan rangsangan yang terbit dari vagina elegan membuatku bergairah kembali. Aku lantas mengecup dan menjilati lobang memeknya. Kelentitnya yang sedang di sebelah atas tidak pernah aku lepaskan dari jilatan lidahku. Aku menempelkan bibirku dikelentit itu.

”Oh.. Ted,,nikmat,,ya.. Oh”,desisnya.

Anggun menghentikan sejenak aksinya sebab tidak powerful menahan kesenangan yang kuberikan.

”Oh.. Terus.. Sss”,desahnya sembari kepalanya berdiri tegak.

Kini mememeknya mengisi mulutku. Ia menggerak-gerakkan pinggulnya.

”Ohh.. Yaahh. Teruss.. Oh.. Ooohh”,aku menyedot powerful lobang vaginanya.

”Ted.. Akukk ohh.. Keluuaarra.. Ssshhss”.

Ia menghentikan gerakannya,,namun aku terus menyedot-nyedot lobang memeknya dan nyaris senmua cairan yang keuar masuk kemulutku. Kemudian dengan sisa-sisa tenaganya,,kontolku berubah menjadi sasaran mulutnya. Aku paling suka sekali dan menikmatinya. Kuakui, Anggun adalahjanda montok yang paling pintar membahagiakan laki-laki.

Anggun terus menghisap dan menyedoti kontolku sembari mengocok-ngocoknya. Aku menikmati nikmat yang tiada tara.

”Oh.. Anggun.. Teruss.. Teruss”,rintihku menyangga sejuta kenikmatan. Anggun terus mempercepat gerakan kepalanya.

”Au.. Anggun.. Aku.. Keluuarr.. Oh”.

Croott.. Croott.. Croot.

Maniku tumpah ke dalam mulutnya. Sementara elegan seakan tidak merelakan setetespun air maniku meleleh keluar.

”Terimakasih sayang”,ucapku.

Aku merasa puas,,ia mengecup bibirku.

”Ted,,,mungkinkah selamanya kita dapat seperti ini. Aku paling puas dengan pelayananmu. Aku tidak hendak perbuatan ini kau kerjakan dengan perempuan lain. Aku paling puas. Biarlah aku saja yang menerima kepuasan ini”,aku melulu terdiam.

Togel4d.bid – Sejak ketika itu, aku tidak jarang meniduri di kamarnya, tidak jarang kali dalam suasana telanjang bulat, terkadang dia pun tidur di dalam kamar kostku,,pasti saja dengan mengendap-endap. Terkadang,,kami istirahat saling tumpang tindih, menyusun posisi 69, aku tertidur dengan menghirup wewangian segar kemaluannya,,Sedangkan Anggun mengulum penisku.

Di kala pagi,,penisku tidak jarang kali ereksi,,diemut-emutnya penisku yang ereksi itu,,sedangkan aku dengan cueknya tetap istirahat sambil merasakan oral si janda montok ini,,terkadang aku jilat kemaluannya sebab gemas.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *