Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Menjadi Lupa Diri Ketika Tanganku Boleh Meraba Paha Mbak Santi

Menjadi lupa diri ketika tanganku boleh meraba paha mbak santi – kisah nafsu birahi mbak santi mengizinkan orang beda meraba paha & payudaranya yang kenyal dengan judul “ Menjadi Lupa Diri Ketika Tanganku Diperbolehkan Meraba Paha Mulus Mbak Santi ” yang tidak kalah serunya dan dipastikan dapat menambah libido seks, selamat menikmati.

Kisah ini terjadi sejumlah hari yg lalu, ini berawal saat aku sedang menolong sahabatku yg sedang mengemban persiapan pernikahannya di rumahnya. Lazimnya acara pernikahan pasti tidak sedikit orang yg turut menolong keluarga sahabatku itu, dari mulai tetangga hingga teman2 bermain sahabatku itu. Dari sekian tidak sedikit orang yg membantu tersebut ada salah seorang perempuan yg unik perhatianku.

Wanita ini menggunakan gaun pesta yg sangat elegan dan seksi, dia menggunakan gaun terusan warna ungu dengan belahan rok memanjang sampai sampai ke pertengahan pahanya. Bila dia berjalan tentu kulit mulus pahanya sekilas mengintip, membangunkan gairah siapapun yg melihatnya, khususnya aku sendiri. Wajahnya biasa saja tapi sebab kulitnya putih mulus menciptakan gairahku bangkit, aku berkhayal sekiranya aku dapat menyentuh kulit mulusnya tersebut aku tentu akan mengerjakan apapun yg diminta.

Aku berjuang mencari tahu siapa gerangan perempuan itu. Rupanya dia ialah adik mamanya, umurnya kutaksir selama 30 thn-an dan dia telah memiliki putra 2 orang. Suaminya tidak dapat hadir sebab sedang mengurus bisnisnya di luar kota. Aku tidak jarang meliriknya terutama ketika dia berjalan, putih pahanya menyilaukan mataku dan membangunkan gairahku. Rupanya diam2 dia mengetahui bila aku tidak jarang mencuri2 pandang terhadapnya.

Suatu ketika aku terpergok dirinya ketika aku sedang melirik ke belahan dadanya yg tidak banyak telihat dari luar gaunnya, sontan aku paling malu dan takut sekiranya dia marah lalu melaporkan perbuatanku tersebut pada family sahabatku itu, duuh malunya aku sekiranya dia kerjakan itu. Tetapi rupanya dia tidak marah, malah malah tersenyum ketika dia memahami aku sedang menculik pandang ke arah unsur tubuhnya.

Bukan main senangnya hatiku saat memahami dia tidak marah sebab kenakalan mataku, mudah2an ini pertanda baik bagiku, batinku berkata. Aku menggali cara supaya aku bisa berdampingan lalu berkenalan dengannya, tapi sebab keadaan yg serba sibuk saat tersebut membuatku tidak mempunyai peluang untuk mendekatinya.

Akhirnya kesempatan tersebut tiba ketika aku diminta bantu oleh mamanya sahabatku guna mengambilkan pesanan kue di toko langganan mamanya, dan yg menciptakan hatiku bersorak ialah kala mamanya mengajak adiknya guna mengantarku ke toko kue itu. Dengan memakai mobilnya kami berangkat melulu berdua, wah peluang emas nih, sorak batinku dalam hati.

Agen BandarQ Online Terpercaya – dalam mobil aku hendak memulai percakapan dan berkenalan dengannya namun entah kenapa bibirku terasa kelu, aku jadi serba salah sebab selama di mobil pahanya yg putih bersih terbuka sebagian karena format belahan gaun dan posisi duduknya yg seakan2 sengaja tidak mempedulikan pahanya terbuka. Sesekali aku melirik ke arah pahanya dan tanpa terasa adikku perlahan mulai bangkit, ini membuatku jadi salah tingkah. Dia rupanya diam2 pun memperhatikan tingkah lakuku dan semakin menggoda diriku dengan gerakan kakinya yg menciptakan belahan gaunnya semakin lebar terbuka, menciptakan pahanya semakin makin terlihat olehku.

“Hayo, tadi liatin apa masa-masa di rumah?” ucapnya memecahkan keheningan. Aku yg mendapat pertanyaan tersebut sontan memerah, aku tersipu namun pura2 tidak memahami apa maksud pertanyaanya itu.

“Kamu nggak usah bohong deh ama mbak, mbak tau kok tadi anda ngelirik ke arah mbak terus, emang terdapat yg mengherankan ya..?” pancingnya kepadaku.

“Emm, nggak kok mbak, eh gimana ya mbak, aduh aku jadi nggak enak bila mau terus cerah ama mbak, fobia mbak marah nanti” jawabku kikuk sebab aku fobia dia marah bila dia tau aku bernafsu oleh tubuhnya yg estetis itu.

Dengan tertawa kecil dia mendesakku guna mengatakannya, kesudahannya dengan tidak banyak malu2 aku berterus cerah bahwa aku suka menyaksikan pahanya yg putih mulus itu. Selesai berbicara begitu aku menjadi tambah gugup sebab aku fobia dia bakal marah mendengar penjelasanku tadi. Tetapi dia melulu tertawa kemudian tanpa kuduga sama sekali dia kemudian berkata,

“Emang anda belum pernah megang paha cewek, bila kamu inginkan megang pahaku pegang aja namun nggak boleh ngelantur megangnya ya..” katanya seraya tersenyum padaku.

“Bener nih mbak, mbak nggak marah..” jawabku meyakinkan ucapannya.

Dia tidak membalas tapi tangannya langsung bergerak meraih tanganku kemudian meletakkannya di pahanya. Aku yg mendapat perlakuan seperti tersebut sontan menjadi lebih berani, kubelai pahanya dan kurasakan kulit mulusnya yg hangat menyentuh telapak tanganku. Kubelai2 pahanya dan sesekali kuremas gemas, kemudian perlahan tanganku menelusup ke balik gaunnya merayap naik ke arah selangkangannya.

Saat ujung jariku menyentuh kain penutup bagian sangat sensitifnya, kudengar lenguhan tertahannya. Aku semakin bersemangat, perlahan kutelusupkan jariku ke pinggiran kain berendanya kemudian mulai mulai menginjak celana dalamnya. Aku dapat menikmati bulu2 halus di dekat vaginanya, tonjolan yg terdapat di dalam celana dalamnya kurasakan semakin keras mengacung.

Aku menjadi semakin tak sempat diri, tapi ketika jariku mulai menyentuh bibir vaginanya yg sudah membasah, dia menyangga tanganku kemudian memberi isyarat keluar. Rupanya kami sudah tiba di tujuan. Setelah membereskan gaunnya yg tidak banyak berantakan sebab kenakalan tanganku tadi, kami beranjak terbit dari mobil lalu mengarah ke ke toko kue langganan mama temanku dan memungut kue pesanannya.

Dalam perjalanan kembali kembali ke lokasi tinggal temanku aku hendak mengulang pulang usahaku tadi yg sempat terhenti, namun dengan halus dia menolakku dan menuliskan nanti saja beda hari dia bakal mengajakku ke rumahnya guna menyelesaikan hasrat kami yg sempat tertunda hari ini. Aku paling senang mendengar ucapannya, kemudian kucium pipinya dengan sarat gairah. Dia melulu tertawa kecil mendapat perlakuanku itu. Selama perjalanan kami hanya berkata seadanya namun tanganku sesekali membelai paha mulusnya dan tangannya sempat sejumlah kali meremas kejantananku seakan tak sabar hendak menikmatinya.

Namanya Santi, dia menyatakan sering merasa kesepian sebab suaminya jarang sedang di rumah, suaminya ialah seorang pebisnis berhasil yg mempunyai sejumlah anak perusahaan sampai-sampai dia lebih tidak jarang berada di luar lokasi tinggal mengurus bisnisnya ketimbang istrinya yg seksi ini. Lalu anda saling bertukar nomer telepon dan dia berjanji bakal menghubungiku nanti bila saatnya tepat.

Setelah kejadian tersebut aku tidak jarang kali teringat bakal dirinya dan bercita-cita dia bakal mengajakku main ke rumahnya kemudian bercinta dengannya, aku tidak berani menghubunginya sebab aku fobia bila terdapat suaminya di rumahnya aku fobia rencanaku dapat berantakan bila ketauan dengannya. Akhirnya Sinta menghubungiku, saat tersebut aku baru mandi pagi dan sedang bersiap akan terbit mencari pekerjaan sebab saat tersebut aku masih pengangguran.

Dia mengundangku guna ke rumahnya, dia bilang anak2nya sedang sekolah dan pembantunya sedang kembali ke kampungnya kemarin menengok anaknya yg sakit. Saat ini dia sedang sendirian di lokasi tinggal dan mengajakku memanfaatkan masa-masa yg terdapat bersama. Bukan main senangnya hatiku, dengan bergegas aku berpamitan pada orang tuaku, kukatakan aku bakal pergi melamar kerja laksana biasanya.

Singkat kisah sampailah aku di alamat lokasi tinggal yg diberikannya, dia bermukim di suatu komplek kompleks elit. Kulirik sesaat jam tanganku, jam 9 kurang, berarti terdapat waktu sejumlah jam sebelum putra2nya kembali dari sekolah, pikirku. Kupencet bel rumahnya, kemudian tak lama lantas dari rumah tersebut terdengar suatu suara yg kukenal namun sosoknya tidak terbit rumah, yg menyuruhku guna langsung masuk dan mengunci pulang pagar depan rumahnya. Setelah mengunci pagar aku langsung bergegas masuk ke rumahnya.

Saat aku sudah berdiri di hadapannya barulah kusadari ternyata dia melulu memakai gaun istirahat yang paling merangsang. Warnanya hitam dan ukurannya paling pendek sampai sebagian pahanya bisa terlihat jelas olehku, dan yg sangat membuatku bernafsu ialah ternyata dia tidak mengenakan apa2 lagi di balik gaunnya itu. Itulah sebabnya dia tadi tidak membukakan pagar rumahnya dan melulu berteriak menyuruhku masuk, rupanya dia sudah merencanakan seluruh ini, batinku berkata.

Poker online terpercaya – lalu tanpa dikomando kami bergerak saling rangkul dan bibirnya ialah sasaran kesatuku. Kami berciuman dengan paling panas, lidah kami saling berbelit di dalam rongga mulut kami. Tangannya erat merangkul pinggangku, tangan kananku membelai punggungnya dan tangan kiriku meremas bokongnya gemas.

Sekitar lima menit-an kami bercumbu dengan posisi tersebut sampai dia mencungkil pagutannya pada bibirku kemudian menyeretku mengarah ke kamarnya yg terletak di tengah. Setelah memblokir dan mengunci pintu kamar dengan nafas mengejar dia kemudian mulai mempreteli bajuku satu persatu hingga tak tersisa, akupun enggan kalah kulepaskan gaun tidurnya hingga kami sama2 polos tanpa sehelai benangpun menempel di tubuh kami.

“Wow gede banget kontolmu Lingga, mbak pengen banget ngerasain kontolmu ini..” katanya seraya meraih kontolku dan dengan cepat dikulumnya. Aku melulu mendesah lirih ketika bibir dan lidahnya bermain di kejantananku, kadang aku meringis nikmat ketika lidahnya dengan lincah menggelitik ujung kontolku, menciptakan kejantananku semakin keras menegang.

Kepalanya bergerak binal maju mundur kadang berputar di kejantananku, memunculkan sensasi nikmat yg sulit kuungkapkan dengan kata2. Sekitar 15 menit dia mengulum kontolku, kemudian dia berdiri dan mengulum bibirku, lantas dia beranjak ke ranjang, duduk di tepian ranjang seraya membuka kakinya lebar2. Aku memahami keinginannya kemudian aku berjongkok di depannya, kupandangi sejenak vaginanya seraya jariku meraba klitorisnya yg kulihat sudah berdiri mengacung.

“Ayo sayang, tidak boleh diliatin aja dong..cepet jilatin punya mbak, aku udah nggak tahan nih..” rintihnya memohon padaku untuk mengawali aksiku seraya tangannya meraih kepalaku kemudian didekatkan ke arah vaginanya. Dengan gerakan cepat dan tiba2 aku langsung menerkam klitorisnya dengan kedua bibirku kemudian menguncinya erat. Lenguhannya keras terdengar ketika aku kerjakan itu.

“Aah sayang..kamu badung ya, anda ja..eugh” ucapannya terputus ketika lidahku dengan gerakan cepat menyapu klitorisnya, kadang kutekan kepalaku ke arah vaginanya dan kutempelkan lidahku pada vaginanya rapat, kemudian dengan gerakan cepat kugerakkan kepalaku berputar dengan posisi lidahku masih erat menempel di klitorisnya. Lenguhan dan erangannya semakin keras tersengar mengisi seluruh ruang, nafasku dan nafasnya telah sama2 memburu. Vaginanya semakin basah, cairan dari dalam vaginanya bercampur dengan air ludahku menciptakan vaginanya berkilat tertimpa cahaya lampu.

“Udah sayang..masukkan kontolmu, aku udah nggak tahan, aku mau..ughh..” rintihnya seraya tangannya unik tubuhku naik, bercita-cita aku segera menginjak tubuhnya. Tapi aku sengaja bertahan, aku hendak dia menikmati orgasme kesatunya dari permainan lidah dan bibirku.

Kugencarkan seranganku pada vaginanya hingga kurasakan tiba2 tubuhnya menegang kaku, kedua pahanya erat mengapit kepalaku dan tangannya powerful meremas sprei. Diiringi jerit nikmat tubuhnya kemudian menyentak binal tak terkendali, pinggulnya terangkat sejenak kemudian tubuhnya lunglai, kedua kakinya lemah terbaring ke lantai. Matanya rapat terpejam dan bibirnya separuh terbuka menggumamkan erangan lirih. Aah rupanya dia sudah mendapat orgasme kesatunya, pikirku senang.

Aku bergerak berdiri kemudian kuangkat semua tubuhnya yg sudah lunglai ke atas pembaringan, lantas aku berbaring disisinya. Kupandangi wajahnya yg sarat keringat, kuseka keringat yg menetes di wajahnya kemudian kukecup dahinya lembut. Mendapat perlakuanku tersebut matanya tersingkap lalu bibirnya tersenyum, seraya mencubitku gemas dia memelukku erat.

“Kamu badung ya, kamu buat mbak terbit bukan pake kontolmu gede tersebut tapi justeru pake bibirmu yg memble itu..” cibirnya sambil mencubit gemas pipiku.

“Tapi rasanya sama enak kan mbak” sahutku seraya meremas lembut dadanya.

Dia mencubit pipiku lagi kemudian berkata, “Ternyata anda pinter pun ya, hayoo ketauan anda sering begituan ama cewek yaa..” selidiknya seraya memasang muka masam.

“Aah nggak kok mbak, aku cuma tidak jarang nonton film BF, jadi aku tau gimana teknik muasin cewek” balasku menangkis tudingannya.

“Udah nggak apa2 kok, mbak justeru senang anda udah pinter, kan mbak nggak butuh ngajarin anda lagi kan, naah kini mbak inginkan ngerasain kontolmu tersebut sayang..” sahutnya seraya tangannya meremas kontolku yg masih tegang dengan gemas.

Judi Bola Online Terpercaya – Mendengar ucapannya tersebut aku langsung menghirup dadanya, kuciumi kedua payudaranya dengan lembut namun puting susunya sengaja aku tidak lumat, melulu aku sentuh dan gesek dengan bibirku seraya sesekali kugesekkan ujung hidungku pada puting susunya yg mulai mengeras. Dia melulu merintih geli ketika kulakukan itu, kemudian dengan gerakan cepat dan tiba2 aku menerkam puting susunya yg sebelah kiri dengan bibirku. Kugigit lembut putingnya dengan bibirku kemudian kubuat gerakan memelintir puting susunya, tubuhnya tersentak sedikit ketika kulakukan itu.

Tangannya meremas rambutku lembut, mulutnya menggumamkan kata2 tidak jelas pertanda birahinya mulai beranjak naik lagi. Tanganku bergerak meremas dadanya yg sebelah kanan, kemudian kupelintir puting susunya dengan dua jariku, perlahan kurasakan kedua puting susunya kian mengeras. Tangannya kian kuat meremas kontolku dan kurasakan tidak banyak sakit ketika jarinya meremas kontolku dengan agak kuat, kugeser pantatku sedikit supaya remasannya pada kontolku dapat sedikit berkurang.

Puas bermain di dadanya, kugeser tanganku perlahan menuruni tubuhnya, kuraba perutnya yg masih rata tanpa lemak walau telah pernah mencetuskan lalu semakin turun ke bawah ke arah vaginanya. Kakinya semakin dilebarkan ketika jemariku hingga di wilayah paling sensitif di tubuhnya.

Jari telunjukku kuletakkan tepat di atas klitorisnya dan jari tengahku menyentuh permukaan bibir vaginanya yg sudah mulai membasah lagi. Kugerakkan kedua jariku berirama dan kuhisap kuat2 puting susunya, perlakuanku tersebut membuatnya kian tidak dapat menahan diri. Tiba2 dia mendorong tubuhku kemudian dengan cepat dia menaiki tubuhku.

“Kamu nakal..awas ya kini giliran anda kubikin lemes..” ucapnya seraya memegang kontolku kemudian diarahkannya ke arah vaginanya yg sudah merekah basah. Setelah dirasa pas kemudian dia mengurangi pinggulnya perlahan, erangan nikmat terbit dari mulut kami bersamaan ketika kulit kelamin kami mulai bersentuhan, nikmat sekali. Karena vaginanya telah paling basah maka dengan gampang seluruh kontolku bisa masuk ke dalam vaginanya, kemudian pinggulnya mulai bergerak naik turun dengan cepat.

Kuimbangi gerakan naik turunnya dengan arah berlawanan, jadi penetrasi yg terjadi semakin dalam dirasakannya. Kontolku terasa diapit oleh vaginanya, aku tidak menduga walaupun dia pernah mencetuskan sampai 2 kali ternyata vaginanya masih paling nikmat, dapat menjepit dan menyerahkan gesekan nikmat pada kontolku.

Suara berkecipak dampak kelamin kami yg beradu diperbanyak suara rintihan dan erangan nikmat dari mulut kami menciptakan suasana kamar menjadi semakin erotis. Kuremas kedua payudaranya yg bergelantungan di atas tubuhku, kupilin puting susunya kadang kutarik lembut sampai membuatnya kian tak dapat menahan diri. Beberapa menit kami mengerjakan ini, aku berjuang bertahan guna tidak terbit terlebih dulu, sebab aku hendak memberinya kepuasan ganda hari itu. Akhirnya puncak kenikmatan tersebut mulai dirasakannya, rintihan nikmatnya kian kuat terdengar.

“Uugh sayang, aku mau terbit lagi..eempf..” rintihnya, tangannya kuat memegang erat dadaku dan kurasakan kukunya mencakar kulit dadaku. Dibarengi teriakan nikmatnya kemudian tubuhnya menegang kaku sesaat, kedua matanya rapat terpejam dan mulutnya tersingkap menggumamkan jerit kenikmatan. Mendengar rintihan nikmatnya membuatku tak dapat lagi menyangga diri, aku pun mulai menikmati adanya aliran yg semakin powerful membuncah di kontolku seakan hendak meledak.

Togel4d.bid – “Aah mbak..Santii..aku juga..aahh..” ucapku tersendat ketika air maniku tak dapat lagi kubendung memancar kuat di dalam vaginanya. Mendapat semprotan air maniku yg powerful di dalam vaginanya menciptakan dirinya orgasme guna ketigakalinya. Saat orgasmenya yg ketiga dia melumat bibirku dengan buas, teriakan nikmatnya terbendung di dalam mulutku bercampur dengan erangan nikmatku. Kami saling berdekapan erat merasakan sisa orgasme yg kami rasakan, kontolku masih tertancap powerful di dalam vaginanya.

Bibirku dan bibirnya saling melumat, dengan mata terpejam kami merasakan sensasi nikmat ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *