Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Nekat Ml Di Kantor Dengan Teman Wanitaku Yang Agresif

Nekat Ml Di Kantor Dengan Teman Wanitaku Yang Agresif – Cerita mesum skandal karyawan rekan wanita agresif yang genit padaku dengan judul ” Nekat ML di Kantor dengan Teman Wanitaku yang Agresif ” yang tidak kalah serunya dan dipastikan dapat menambah libido seks, selamat menikmati.

Kejadian ini dilangsungkan ketika waktu tersebut saya dialihkan oleh manajemen ke Bandung guna memimpin kantor cabang Bank di Bandung. Suatu hari, senja sekitar pukul 18.00 WIB menjelang malam sebelum pulang, saya ngobrol dengan operational manager saya di ruangan saya.

Di kantor bermukim kami berdua, office boy dan semua marketing telah ijin pulang. Saya berdiri dengan badan merapat di badannya yang duduk di kursi seraya saya memandang ke arah jalan di luar. Saking dekatnya tak terasa kemaluan saya menempel ke lengan kanannya.

Saya sejenak tertegun bakal apa yang terjadi, namun dia sepertinya suka dan cuek saja seraya sedikit senyum dikulum. Sedikit saya gambarkan operational manager saya yang seorang perempuan agresif dan seksi ini, saya tidak akan melafalkan siapa namanya, saya tidak hendak dia menjadi malu sebab sampai ketika ini kami masih tetap bersangkutan baik.

Wajahnya lumayan cantik, manis dengan senyum yang menggoda, dia mempunyai tubuh yang mungil dengan rambut sebahu, kulitnya putih sekali, buah dadanya tidak begitu besar tapi paling padat, bibirnya paling sensual. Tiba-tiba tangannya memegang jari-jari tangan kanan saya kemudian mengusapnya perlahan, kemudian saya memandang wajah cantiknya, dia tersenyum.

Saya hendak sekali mendekap tubuh mungilnya. Dengan perlahan saya menurunkan muka saya ke mukanya, saya sentuh bibir seksinya, saya cium dengan lembut, dengan sarat perasaan, kemudian dia balas dengan melumat bibir saya dengan kuluman lidahnya yang menggairahkan sambil unik dasi saya guna lebih merapat ke badannya.

Tangan sayapun mulai turun mengusap-usap buah dadanya, tangannya juga tidak inginkan kalah, batang kemaluan saya diusap-usap dan diurut-urut dengan lembut dari luar pantalon saya. Sebelum saya lebih bernafsu, saya kunci pintu, saya hendak take safe.

Saya langsung mendekap dan menciumi semua muka dan lehernya begitu saya kunci pintu kantor saya. Dia yang seorang perempuan agresif kemudian mendesah dan merintih nikmat tidak karuan. Ini yang saya sukai darinya, dia begitu ekspresif dan amat merasakan ciuman dan cumbuan saya.

Dengan agresif dia membuka celana saya, kemudian dia duduk seraya memasukkan penis saya ke dalam mulutnya dan menghisapnya perlahan-lahan kemudian menariknya kembali seraya kedua bibirnya mengatupkan rapat di seputar batang kemaluan saya. Oooh, berikut yang saya sangat sukai dari dia, pintar sekali mengulum milik saya. Saya tahu bahwa dia sangat menyukai saya, karenanya dia selalu menyerahkan yang terbaik guna saya.

BandarQ online terpercaya – Saya benar-benar telah tidak tahan. Segera saya tarik badannya dan saya dudukkan di atas meja saya, kedua kakinya menjuntai ke kursi. Dia benar-benar pasrah masa-masa saya angkat rok mininya kemudian saya tarik celana dalamnya, kemudian saya lumat berakhir selangkangannya, “Aahh”, dia menjerit perlahan seraya menjambak rambut saya.

Lebih tidak cukup 10 menit saya mengerjakan foreplay kemudian saya masukkan kemaluan saya ke dalam lubang cintanya. Pelan-pelan saya mulai menggoyang pantat saya maju mundur, diapun menggoyang-goyangkan pinggulnya naik turun mengekor irama pantat saya, kaki kanannya saya angkat ke pundak saya seraya jari tangan kiri saya meremas-remas kedua buah dadanya. Lima menit lantas dia mempercepat gerakannya seraya mendesah-desah,

“Oohh…, Maasss…, Maass…, nikmat Maass”, desahnya.

Tiba-tiba kaki kanannya diturunkan, lantas kedua kakinya dilingkarkan ke belakang pantat saya, kemudian dia separuh bangun, tangan kanannya memegang leher saya, sementara tangan kirinya menopang badannya. Bibirnya menciumi dada saya kemudian lidahnya menjilat-jilat puting dada saya.

“aaghh Pak…, ooohh..,

Pak…, eennaakk paakk…, uuughh”, begitulah rintihan dan lengguhan nikmatnya seirama dengan maju mundurnya pantat saya. Batang kemaluan saya terasa lebih banyak setelah selama 20 menit menerobos dan membongkar berakhir kemaluannya yang merah dan menggairahkan.

Cerita Seks Indonesia – Saya menikmati bahwa lubang kemaluannya semakin basah tetapi pijatan-pijatan di dalam lubang kemaluannya semakin terasa getarannya. Lima menit lantas dia bangun mendekap tubuh saya erat sekali seraya menciumi dagu saya, pantatnya bergetar hebat dengan kedua kakinya yang semakin erat melingkar di belakang pantat saya.

“Ougghh…, hh…, Pak…, oohh…, Paak…, saya inginkan keluaar…, oooh…, oouuuggh…, maauu keluuaarrr…, sebentar lagi paak”, desahnya seraya terus mengerang-erang kenikmatan.

Saya semakin bergairah dan meningkatkan kecepatan maju mundurnya pantat saya. Tiba-tiba saya menikmati badannya menegang dan menggelepar-gelepar sejumlah detik, dia sedang menikmati ejakulasi, saya pulang mempercepat gerakan pantat saya seraya saya peluk dia erat dan saya mendesah-desah dan membisikkan

“Ahh…, kamu…, aagghh…, aaghh…, agghh…, anda punya nikmat sekali sayang”, demikianlah kelaziman kami bila bercinta, kami tidak jarang kali saling apresiasi bila di antara dari kami menjangkau puncak kenikmatan. Badannya pulang mengejang kuat seraya bergetar hebat merasakan irama goyangan pantat saya serta dahsyatnya batang kemaluan saya.

Sampai suatu saat saya merasa bahwa saya akan menjangkau puncak kenikmatan. Saya bisikkan bahwa saya inginkan keluarin di mulutnya. Dia tersenyum dan mengedipkan matanya pertanda setuju. Saya merasa paling terangsang dan dihargai, kemudian saya percepat gerakan batang kemaluan saya terbit masuk liang vaginanya yang sekarang terasa lebih sempit dan tidak banyak kering.

Dia membisikkan ucapan-ucapan kenikmatan, “Ouuugghh…, ough…, ough…, Paak…, “Pakk…, uuuhh nikmat sekali punya bapaak…, saya inginkan kelluar lagiii Paak”, teriaknya. Tiba-tiba badannya mengejang dan bergetar hebat sejumlah saat, rupanya dia terbit untuk kedua kali.

Saya mempercepat gerakan, 2 menit lantas ketika saya telah tidak tahan lagi, saya keluarkan batang kemaluan saya dari liang vaginanya, kemudian dia langsung jongkok bersimpuh dan saya mulai meremas-remas rambut dan tidak banyak menjambaknya sebelum saya ejakulasi.

Lalu…, “Cret…, cret…, crettt…, crett”, saya muntahkan cairan sperma saya ke dalam mulut seksinya. Sebagian yang masuk ke dalam mulutnya langsung ditelan, beberapa lagi tentang mata, hidung dan dagu serta turun tentang buah dadanya. “Ugh nikmat sekali”.

Kami lalu berdekapan sambil membisikkan ucapan-ucapan sayang, sesudah kami berpakaian dan sama-sama merasa rapi, saya antarkan dia kembali ke rumahnya seraya saling berjanji guna melakukannya esok hari.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *