Situs BandarQ Terpercaya
DAFTAR DI SINI www.BANDARPKV.com 1 ID Play 8 Games | Minimal Setor dan Tarik dana Rp.20.000 Bonus Referral 20% dan Bonus Turn Over 0.5%

Nikmatnya Bercinta Dengan ABG Labil !!!

Nikmatnya Bercinta Dengan ABG Labil!!! – Untuk pembaca yang baru kali ini menyimak ceritaku, ijinkan aku mengenalkan diri. Aku biasa dipanggil Wawan. Aku berumur 24 tahun dan ketika ini masih berstatus mahasiswa di di antara PTS di Jakarta. Sebuah kedudukan yang hendak secepatnya kutanggalkan,,agar aku dapat segera menjadi sarjana. Tinggal skripsi yang masih mencegat langkahku.

Seperti sudah kuceritakan pada cerita-ceritaku terdahulu,,aku telah memiliki bisnis sendiri,,dimana hasilnya lebih dari lumayan utk mengongkosi kuliah dan hidupku di ibukota ini. Termasuk pastinya untuk“,,biaya kenakalan laki-laki”,,hehe.

Siang tersebut aku sedang suntuk sehabis berjam-jam menguras waktu di depan notebook untuk menggarap salah satu proyek dari klienku. Memang aku hendak secepatnya menuntaskan proyek ini, menilik nilainya yang lumayan besar. Terbayang nikmatnya berlibur di Bali atau Lombok bila nanti sudah menerima pembayaran dari klienku ini.

REDMIQQ – Karena perut telah keroncongan,,aku segera memungut kunci mobilku dan pergi ke mal di wilayah Jakarta Barat untuk santap siang. Memang di kulkas kamar kostku hanya tersisa sepotong pizza bekas semalam. Tiba di mal tersebut,,aku mengarah ke KFC untuk santap siang.

Seperti biasa,,sehabis santap siang aku cuci mata melihat-lihat toko di mal tersebut. Setelah itu,,aku mampir di studio 21 yang terletak di lantai 3 mal tersebut untuk melihat-lihat film yang sedang diputar. Memang rencananya bila ada film yang bagus aku hendak nonton guna refreshing sebelum mengawali mengerjakan proyekku lagi nanti malam.

Saat menginjak lobby,,setelah melalui lorong yang dipergunakan guna bermain video-game,,kulihat seorang gadis manis sedang duduk sendiri seraya memainkan handphonenya. Aku laksana merasakan,,“deja vu”. Teringat olehku pengalaman sejumlah waktu lalu ketika mau menggoda seorang gadis sendirian di lobby studio 21,,yang ternyata membawa cowoknya. Tetapi tak mengapa,,aku sok nekat saja duduk di sebelahnya seraya tersenyum. Dia pun membalas tersenyum sambil lantas kembali sibuk dengan hpnya.

“Ren,,lo terdapat dimana sih? Cepetan dong gue udah di lobby nih” katanya.

“Ya udah..cepetan deh”,,ujarnya lagi.

“Sedang nunggu pacar ya?”,,tanyaku sok akrab.

“Nggak kok mas. Teman”,,sahutnya singkat seraya tersenyum.

“Mas sendirian aja?”,,tanyanya lebih lanjut

“Wah agresif pun nih cewek” pikirku. “Iya sendirian aja. Mau nemenin? Jalan yuk”,,tanyaku nakal.

“Mau ngajak kemana?”,,tanyanya

“Jalan-jalan aja”,,sahutku. Dia tersenyum lagi meningkatkan manis wajahnya yang berbibir tipis itu.

Aku punya perasaan dia ini ABG badung yang tidak jarang nongkrong di mal-mal menggali mangsa.

“Oh ya,,namanya siapa?”,,tanyaku

“Elis”,,sahutnya seraya mengulurkan tangannya

“Wawan”,,kataku menyambut uluran tangannya. Kuperhatikan penampilan Elis,,gadis manis ini. Rambutnya sebahu dgn wajah yang manis. Berpakaian kaos ketat dipadu celana jeans. Buah dadanya terlihat menonjol ranum di balik kaos ketat yang dipakainya. Terbayang nikmatnya bila aku dapat merasakan kenyalnya buah dada ranum ABG manis ini.

“Nggak sekolah?”,,tanyaku lebih lanjut

“Nggak sedang bolos. Males sih”.

“Emang sekolah dimana?”.

Dia lantas menuliskan di antara SMU Negeri di distrik Jakarta Barat.

“Hey,,,sori ya gue telat”. Tiba-tiba seorang gadis menyapa.

“Sialan lo,,,gue udah nunggu lama tau”,,sahut Elis pada sang gadis.

Kulihat si gadis yang baru datang,,dan mataku terkagum-kagum menyaksikan penampilannya. Wajahnya paling cantik,,dengan rambut panjang, serupa dengan Ratu Felissa bintang sinetron remaja yang familiar itu.

“Ren, ini kenalin rekan gue”,,katanya mengenalkanku.

Kami segera berkenalan. Kemaluanku semakin berontak ketika jemarinya yang halus tidak banyak kuremas ketika kami berjabat tangan. Ternyata namanya Rena. Tanktopnya yang seksi semakin meningkatkan hot penampilannya. Tetapi kulihat buah dadanya tidak sebesar milik temannya. Akan namun kulit tubuhnya yang putih mulus menyebar wewangian seksual yang tinggi.

“Mau kemana nih mas? Kita santap dulu aja yuk?”,,ajak Elis.

Akhirnya kami bertiga pergi ke suatu restoran fast food. Saat kami berjalan,,banyak cowok yang menyimak tingkah laku kedua ABG ini dengan pandangan bernafsu. Terutama untuk Rena yang memang paling cantik itu. Karena telah makan,,aku melulu memesan minum saja untukku,,sementara mereka menikmati santap siangnya. Sambil merasakan pesanan masing-masing,,kami berbincang-bincang. Kupancing-pancing mereka,,,agar aku yakin mereka dapat kuajak check-in nanti. Aku tidak inginkan kecele,,setelah menerbitkan uang tidak sedikit untuk mereka ternyata mereka tidak dapat dinikmati,,,hehe..

Ingin segera aku menikmati kehangatan dan kemulusan tubuh belia mereka. Akan tetapi,,ternyata tidak semudah itu. Banyak proses yang mesti dilalui,,alias ada ongkos yang mesti dikeluarkan terlebih dahulu. Sesudah makan,,mereka mohon dibelikan pulsa HP,,terus melakukan pembelian barang baju,,dll. Tetapi tak apalah, pikirku. Kebetulan baru minggu kemudian aku menerima pembayaran dari salah seorang klienku. Memang bila mau barang bagus terdapat harga yang mesti dibayar. Apalagi terbayang nikmatnya bilamana aku dapat menyetubuhi kedua gadis ABG ini secara bersamaan.

“Yuk jalan. Pusing nih di mal terus”,,kataku sesudah mereka berlalu berbelanja. Memang aku telah menilai limit pengeluaran untuk mereka. Disamping itu,,aku telah tidak tahan hendak segera merasakan tubuh seksi Elis dan wajah cantik Rena.

Mereka kesudahannya setuju dan kami mengarah ke tempat parkir. Kukebut mobilku mengarah ke hotel jam-jaman langgananku.

Singkat cerita,,kami sudah berada di dalam kamar hotel. Tak menantikan lama lagi,,langsung kuraih wajah cantik Rena dan kulumat bibirnya. Leher dan pundaknya yang putih mulus segera kucium dan kujilati. Setelah itu,,wajah manis Elis menjadi sasaranku. Saat kuciumi bibirnya yang tipis,,kuremas buah dadanya dari balik kaosnya yang ketat.

“Buka dulu aja mas”,,bisik Rena ketika aku masih sibuk merasakan menciumi dan meremasi tubuh temannya.

“Bukain ya”,,kataku.

Aku menghentikan ciumanku pada wajah manis Elis,,dan mereka berdua lantas melucuti pakaianku.

Tak lama aku sudah berdiri melulu dengan mengenakan celana dalam saja. Keadaan tersebut tidak dilangsungkan lama,,karena jemari lentik Rena segera unik celana dalamku. Kemaluanku yang sudah menegang segera berdiri dengan gagahnya di depan kedua ABG ini. Mata mereka agak tidak banyak kaget menyaksikan ukuran kejantananku.

“Besar sekali mas. Rena suka”,,kata si ABG cantik seraya tangannya mulai mengocok-ngocok penisku perlahan. Sementara Elis tidak berkomentar,,hanya bibirnya yang tipis tidak banyak terbuka. Matanya memandang kemaluanku dengan gemas. Mereka berdua sudah berjongkok di depanku.

Rasa hangat segera menjalari kemaluanku ketika Rena mulai memasukkan batang kejantananku ini ke dalam mulutnya yang mungil. Kepalanya mulai dimaju mundurkan merasakan kelelakianku. Kupandang ke bawah terlihat wajah cantik gadis ini dengan pipi yang tidak banyak menonjol disesaki perangkat vitalku. Sementara Elis menciumi dan menjilati pahaku menantikan giliran.

Sesaat kemudian. Rena menerbitkan penisku dari mulutnya,,dan Elis langsung meraihnya dengan bernafsu. Dijilatinya terlebih dahulu mulai dari kepala hingga ke pangkal batangnya,,dan perlahan dia mulai menghisap kemaluanku. Terkadang gadis seksi ini bergumam gemas saat merasakan kejantananku.

Aku tarik tubuh Rena sampai-sampai dia berdiri di sebelahku. Kemudian pulang dengan gemas kuciumi wajah cantiknya. Rena dengan bergairah menjawab pagutanku. Ciuman dan jilatannya kemudian berpindah ke puting dadaku. Sementara kemaluanku masih menjejali mulut Elis,,temannya yang seksi.

Wajah cantik Rena yang sedang menjilati puting dadaku membuatku semakin gemas hendak menyetubuhinya.

“Ayo buka pakaiannya dong sayang”,,kataku.

Rena menurut. Dibukanya tanktop dan BH yang dikenakannya. Tak ketinggalan pun celana jeans ketatnya. Dia terlihat semakin cantik dengan melulu memakai celana dalam hitam berenda.

“Biarin aja Ren,,kamu lebih seksi gunakan itu”,,kataku ketika dia hendak membuka celana dalamnya.

Segera kutarik pulang Rena kedalam pelukanku. Kujilati puting buah dadanya. Memang buah dadanya tidak terlampau besar,,tetapi bentuknya yang mencuat dengan puting merah mudanya sangat memicu sekali.

“Ahh,,,ssstt”,,erangan nikmat terbit dari mulut Rena. Erangan ini semakin keras terdengar ketika jemariku mengusap-usap liang nikmatnya. Desahan Rena diselingi dengan gumaman nafsu Elis yang masih berjongkok merasakan kemaluanku.

Jemariku menikmati vagina Rena sudah lembab oleh cairan nafsu. Wajahnya yang paling cantik terlihat menggairahkan ketika dia mengerang-erang nikmat disetubuhi jemariku. Puting payudaranya pun telah mengeras sebab jilatan lidahku. Ingin segera kusetubuhi ABG cantik ini.

“Sebentar ya Lis”,,kataku sambil menarik keluar penisku dari jepitan bibir tipis Elis. Setelah itu,,kutarik Rena mengarah ke tempat tidur. Kusibakkan celana dalamnya,,dan kuarahkan penisku ke dalam liang nikmatnya.

“Pelan-pelan ya mas”,,desahnya perlahan.

Kemaluanku mulai menerobos perangkat vital ABG cantik ini. Erangannya semakin menjadi. Tangannya terlihat meremas sprei ranjang. Mulutnya separuh terbuka,,dan matanya terpenjam.

“Ahhhh,,ahhhh”,,desah gadis cantik ini ketika aku mulai menggenjot kelaminku di dalam perangkat vitalnya. Karena sempitnya kelamin gadis cantik ini,,baru setelah sejumlah kali genjotan penisku sukses menerobos lebih dalam,,walau mungkin melulu dua pertiga batang kemaluanku yang sukses masuk. Ranjang mulai menerbitkan deritan-deritan seirama dengan goyangan tubuhku merasakan sempitnya liang vagina Rena. Tubuh mulus Rena mengelinjang-gelinjang menikmati hujaman penisku yang menyesaki liang vagina gadis belia ini. Sementara Elis,,temannya yang seksi dengan bergairah menyaksikan adegan kami.

“Kamu buka pun dong Lis” kataku. Elis lantas membuka kaos ketatnya dan celana jeansnya.

“Biarin aja pakaian dalamnya Lis”,,ujarku lagi ketika dia hendak membuka BHnya. Elis lantas kuminta mendekat.

Kuhentikan hujaman penisku di kelamin Rena sejenak,,dan kuminta dia merubah posisi. Aku segera berbaring di lokasi tidur sedangkan si cantik Rena menaiki tubuhku. Diarahkannya pulang kelaminku ke dalam vaginanya.

“Ahhhh”,,erangnya kembali ketika penisku menerobos liang nikmatnya. Dia lantas menggoyang-goyangkan tubuhnya merasakan kejantananku. Kuraih wajah manis Elis yang terdapat di sebelahku,,dan kami langsung berciuman dengan bergairah. Kuremas buah dadanya yang besar,,dan kuangkat daging kenyal ranum ini sehingga terbit dari cup BHnya. Tampak spektakuler seksi Elis ketika itu,,dengan wajahnya yang manis dan kedua payudaranya yang mencuat keluar. Puting susunya yang kecoklatan segera menjadi santapanku.

“Sstttthhhh,,sstttt”,,erangnya ketika kujilati dan dengan gemas kuhisapi buah dadanya yang kenyal itu.

Sementara Rena,,temannya yang cantik,,masih menggoyang-goyangkan tubuhnya yang mulus di atas selangkanganku. Matanya terpejam dengan wajah yang memerah meningkatkan ayu wajah cantiknya. Tanganku memilin-milin puting buah dadanya. Sementara Elis mulai menjilati puting dadaku.

“Ahhhhh”,,erang Rena panjang ketika dia merasakan orgasmenya. Tubuhnya mengejang sejumlah saat,,kemudian lunglai di atas tubuhku. Kuciumi pundaknya yang putih halus sejumlah saat,,sebelum kugulingkan tubuhnya kesebelahku.

“Giliranmu Lis”,,kataku. Elis langsung menghentikan hisapannya pada puting dadaku,,dan dengan bergairah dia menggantikan posisi Rena. Disibakkannya celana dalamnya,,dan diarahkannya kelaminku ke liang surganya.

“Ihhh,,gede banget…iihhhh”,,desahnya ketika penisku menerobos vaginanya. Ranjang pulang berderit keras ketika dengan bernafsu Elis menggoyang-goyangkan tubuhnya menikmatiku. Buah dadanya yang kenyal berguncang-guncang menggemaskan ketika ia menyetubuhiku. Terkadang sebab gemas,,,kutarik tubuhnya supaya aku dapat menghisapi puting payudaranya.

Bosan dengan posisi ini,,kuminta Elis menungging seraya memegang tepian unsur kepala ranjang. Kusodokkan penisku pulang ke dalam unsur tubuhnya yang sangat vital,,dan erangan Elis kembali tersiar ditimpali dengan suara derit ranjang.

“Ihhihh”,,desahnya ketika kusetubuhi dia dari belakang. Pantatnya yang montok terlihat paling merangsang. Sementara kulihat Rena tak berkedip menyaksikan temannya sedang disetubuhi secara “doggy-style”.

“Sini Ren”,,panggilku. Saat dia menghampiriku,,langsung pulang kuciumi wajahnya yang paling cantik itu. Sementara tersebut tanganku memegang pinggang Elis,,temannya,,sambil sesekali menepuk-nepuk pantatnya yang padat.

“Ihh,,ihh.. Elis hingga mas,,ihhhh”,,erang Elis saat menjangkau orgasmenya. Kulepaskan penisku dari dalam vaginanya. Sementara itu,,aku masih sibuk melayani ciuman Rena. Penisku yang masih tegang sehabis merasakan vagina temannya,,langsung diraih dan dikocok-kocoknya perlahan.

Sesaat lantas kubalikkan tubuh Elis,,dan kunaiki tubuhnya. Kujepitkan kemaluanku salah satu gunung kembarnya yang besar. Kugoyangkan tubuhku merasakan kekenyalan buah dada Elis. Sementara Rena menyodorkan payudaranya ke mulutku guna kunikmati.

Rasa nikmat yang spektakuler menjalari syaraf kemaluanku. Aku merasa telah tak tahan lagi menahan orgasmeku. Kulepaskan pagutanku dari buah dada Rena,,dan semakin cepat kugoyangkan tubuhku merasakan jepitan buah dada Elis. Tak lama kemudian,,aku menjerit nikmat ketika berejakulasi di buah dada ranumnya.

Setelah mencuci diri,,kami bertiga tiduran seraya istirahat di atas ranjang. Elis di sebelah kiriku dan Rena di sebelah kanan. Aku masih telanjang,,sementara mereka melulu mengenakan celana dalam saja. Elis sudah melepas BHnya yang basah sebab ejakulasiku.

“Mas mainnya hebat banget”,,kata Rena seraya tersenyum manis.

“Iya,,kita berdua aja diciptakan kewalahan”,,sahut Elis seraya mengusap-usap dadaku.

“Habis kalian cantik-cantik sih. Jadi nafsu nih”,,jawabku asal.

“Pasti ceweknya si mas puas banget ya Lis”,,kata Rena pada temannya.

“Yang gemesin ini lho,,gede banget ukurannya. Coba cowokku segede ini”,,kata Elis seraya mulai mengusap-usap kemaluanku.

“Iya.Rahasianya apa sih mas? Biar nanti Rena kasih tahu cowok Rena,,supaya bisa buat Rena puas”. Tangannya yang halus pun mulai merabai kemaluanku yang mulai menegang kembali.

“Mas,,buat kenang-kenangan Rena video ya”,,ujar Rena tiba-tiba,,sambil bangkit memungut HPnya.

“Jangan ah. Udah nggak usah” tolakku.

“Ah,,nggak apa mas. Habis mr,,happy-nya gemesin banget deh..Rena nggak ambil mukanya kok”,,sahutnya.

“Awas,,bener ya. Jangan kelihatan mukanya lho”,,kataku.

“Mas berdiri di sini aja biar lebih jelas. Terus elo isepin Lis.. Ntar gantian”,,katanya bak sutradara kawakan.

Kuturuti kemauannya. Aku bangkit dan berdiri di samping ranjang. Elis lantas berjongkok di depanku,,dan mulai menjilati kemaluanku.

“Rambut lo Lis,,,jangan nutupin”,,kata Rena seraya mulai merekam adegan itu.

Kubantu Elis menyibakkan rambutnya,,dan dia mulai mengulum kemaluanku. Kunikmati jepitan bibir tipis Elis di batang kemaluanku. Tangannya yang halus mengelus-elus buah zakarku.

Rena merekam adegan kami dengan antusias. Aku merintih nikmat,,sambil tanganku menolong menyibakkan rambut Elis yang sedang sibuk merasakan kemaluanku. Cukup lama gadis ABG seksi ini mengalirkan nafsunya.

Sementara terlihat Rena paling terangsang menyaksikan temannya merasakan penisku.

“Lis,,gantian gue dong”,,katanya sejumlah saat kemudian.

Hpnya di berikan ke Elis,,dan gantian Rena kini yang berjongkok di depanku. Disibakkannya rambutnya kesamping supaya temannya bisa merekam adegan dengan jelas. Dijilatinya perlahan semua batang kemaluanku. Lubang kencingku digelitik dengan lidahnya,,kemudian mulutnya mulai mengulum perlahan batang kemaluanku.

“Jangan gunakan tangan Ren”,,kata Elis yang sedang merekam adegan kami.

Rena lantas melepas tangannya yang memegang batang kemaluanku,,dan ia memaju mundurkan kepalanya merasakan jejalan penisku di mulutnya. Sesaat lantas dia menerbitkan kemaluanku dari mulutnya dan,,tetap dengan tanpa memegang penisku,,menjilatinya seraya bergumam gemas. Kemudian dihisapnya pulang kemaluanku dengan bernafsu.

Bandar Q – Mendapat perlakuan laksana ini bergantian dari kedua gadis belia,,aku merasa tak lama lagi akan menjangkau kepuasan.

“Arrghh,,,hampir hingga nih”,,erangku.

“Mas yang ambil ya”,,kata Elis sambil memberikan hp padaku. Dia lantas berjongkok bareng dengan Rena. Diambilnya penisku dari mulut temannya dan dikocok-kocoknya.

Aku tak tahan lagi. Sambil merekam adegan, aku berejakulasi mengairi wajah manis kedua gadis ABG ini.

Hasil Togel – Setelah beristirahat sejenak,,aku memesan minuman. Sambil menantikan pesanan datang,,aku meminta hp Rena. Aku hendak meyakinkan wajahku tidak tampak di rekaman video yang tadi diambil.

Kami mengobrol sejumlah lama di kamar hotel itu,,sebelum beranjak kembali menjelang malam. Kuantar mereka pulang ke mal lokasi aku bertemu dengan mereka. Kuberi mereka duit taksi secukupnya.

“Makasih ya Mas. Sering-sering telpon anda ya”,,ujar Rena ketika turun dari mobil.

“Ok,,daaggh”,,kataku pada mereka berdua.

Aku segera menjalankan mobilku kembali mengarah ke tempat kost. Sehabis santap malam, aku melanjutkan menggarap proyek dari klienku. Pikiranku sudah menjadi fresh kembali sesudah diservis oleh Rena dan Elis. ABG Mal yang cantik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *